Aku Adalah Simpanan Produserku

Aku Adalah Simpanan Produserku
TAMU TAK DIDUGA


__ADS_3

Hari-hari yang berat telah Tania lewatin, Ia harus berusaha menyembunyikan masalahnya kepada semua orang dan berusaha terlihat ceria seakan tidak terjadi apa-apa dengannya.


Tania menjalankan aktivitasnya seperti biasa. nyanyi, shooting iklan pun Ia kerjakan dengan profesional.


Tapi, setiap malam selesai menjalankan aktivitasnya Ia terlihat diam dan membuat sang manager kebingungan dan bertanya-tanya, sebenarnya ada masalah apa dengan Tania, Sang manager pun segera menghampiri dan bertanya kepada Tania.


 


 


"Lo kenapa Tan? akhir-akhir ini lo setiap pulang kerja jadi diem banget. di mobil ngga banyak omong, pulang kerumah langsung masuk kamar tanpa ada satu kata pun. lo lagi ada masalah apa? biasanya lo sering cerita kalau lagi ada masalah?" Tanya sang manager kepada Tania.


"Gue ngga papa kok, gue lagi ngga mood aja, cape juga kan pulang malam terus." Jawab Tania sambil rebahan dikasurnya.


"Oh gitu, ya udah lo istirahat aja dulu. kalau ada masalah jangan sungkan-sungkan cerita ke gue yah" Ucap sang manager sambil membawa air dan vitamin untuk Tania.


"Nih minum vitamin dulu biar besok agak enakan." Lanjut ucap sang manager sembari menyondorkan minuman ke Tania.


"Makasih yah lo emang manager gue yang paling baik pokoknya. hehehe" Seru Tania sambil tersenyum tipis kearah sang manager.


"Lo yah bisa aja deh.. hehe, ya udah gue cabut pulang dulu yah. nanti besok ketemu distudio aja ngga usah datang pagi-pagi. Lo cuma ada acara jadi tamu Radio jam 3 sore. Lo bisa gunain waktu Lo buat istirahat okeh" Kata sang manager kepada Tania sambil berpamitan kepada Tania.


"Oke, siap komandan. hehehe" Ucap Tania merasa terhibur dengan tingkah sang manager.


"Gue cabut dulu yah.. byee" Ucap sang manager dan segera keluar dari rumah Tania.

__ADS_1


"Oke bye. hati-hati dijalan." Saut Tania.


 


 


Tania pun sekarang tinggal sendiri dirumahnya. Ia pun langsung masuk kekamar mandi dan segera membersihkan badannya karena sudah merasa sedikit gatal badannya.


Setelah selesai mandi dan bersih-bersih Ia pun langsung menuju ketempat tidurnya dan bersiap-siap untuk istirahat.


"Dinggg,,donggg,, dinggg, donggg.." terdengar suara bel pintu rumah Tania.


"Hmmm pasti manager gue, kebiasaan deh ada barang yg ketinggalan." Ucap Tania dan berjalan kearah pintu rumahnya dengan handuk yang masih ada diatas kepalanya.


"Makanya cek dulu kalau mau pulang ada yang......." Ucap Tania yang dikiranya tamu itu sang managernya ternyata bukan.


Ternyata tamu itu bukanlah managernya melainkan sang produser nya. Ia datang dengan wajah yang sangat merasa bersalah.


"Apa saya boleh masuk." Ucap sang produser dengan suara lirih.


" masuk saja." jawab Tania.


 


Pak Andre pun lalu masuk kedalam rumah Tania dan segera menuju kekamar Tania. Tanpa mengucapkan satu katapun kepada Tania. Tania pun merasa bingung, apa yang sedang pak andre lakukan dan segera menyusulnya keatas.

__ADS_1


"Ada apa ? kenapa langsung masuk kekamar aku? Tanya Tania kepada Pak Andre.


 


 


Pak Andre pun terdiam, beliau tidak menjawab sepatah kata pun. Tapi perlahan-lahan Ia mulai mendekat kearah Tania, dan mencium bibir Tania dengan mesra nya. Tania pun terkejut dengan apa yang Pak Andre lakukan kepadanya. perlahan-lahan Tania pun mulai menikmatinya dan memegang pinggang sang produser.


Mereka pun segera berjalan kearah kasur dan Pak Andre mulai meletakan Tania keatas kasur tersebut dengan lembut.


"I love you Tania" Ucap sang produser dengan mencium kening Tania.


Dan Tania pun tersenyum kearah sang manager dan langsung mencium bibir sang produser dengan lembut.


"Tapi aku ngga bisa menginap bersamamu disini Tania. istri aku pasti menungguku dirumah. apa kamu tidak keberatan jika aku meninggalkanmu ?" Ucap sang produser kepada Tania.


"Iya sudah tidak apa-apa. sebelum pulang mau aku bikinin teh dulu?" Seru Tania sambil menawarkan teh.


"Tidak usah, dengan melihatmu hari ini itu lebih dari cukup Tania." Ucap pak produser dengan memeluk erat tubuh Tania.


"Hmmmm.. makasih yah" Ucap Tania dengan senyum indah terpancar diwajahnya.


"Aku pulang dulu yah. Love you" Ucap sang produser sambil mencium bibir Tania.


"Love you too. hati-hati yah" Ucap Tania dan segera mengantar sang produser keluar dari rumah nya.

__ADS_1


__ADS_2