
//SESAMPAI DIRUMAH//
" lalalalala." bernyanyi sambil tersenyum² sendiri.
"sha kamu kenapa?." tanya ibunya.
"nenek dan kakeknya menatap heran.
"sha..." tegur ibunya lagi
"tak mendengarkan karena memakai handsead.
"shasyaaaa." tegur lagi ibunya sedikit berteriak.
" woaaa astafirullah saha' saha' aya' malinggg." shasya terkejut lata dengan gaya kuda² ala
pelisat .
"gak ada maling, ini ibu di belakang kamu.
Kenapa dari tadi senyam senyum ketawa² sendiri di panggil gak denger kesurupan kamu? sahut ibunya.
"hehehe kirain ada maling, enggak bu tadi shasya abis ngerjain orang." jawab nya menggaruk kepala yang tak gatal itu.
"hmmm kamu ini ngerjain siapa, jangan sering² gak baik,nanti berbalik kamu yang dikerjain orang."
" hehehe iya iya bu tapi seruuu."
" haduh sha² terus gimana latihan kamu? katanya mau latihan malah ngerjain orang." *t*anya neneknya.
"lancar kok latihanya nek mmm shasya ke dalen dulu ya mau mandi." jawabnya pergi melarikan diri.
" hahaha sudah lah biarkan saja namanya anak remaja, liat kelakuan shasya ayah jadi teringat sama kamu dulu sarah persis jahilnya seperti shasya." tutur kakeknya.
" hmm iya apa yah? berarti nurun dari aku jahilnya itu." jawab ibu shasya.
"nenek shasya hanya tersenyum mendengarkan.
//KAMAR SHASYA//
menaruh gitar nya lalu membaringkan tubuhnya
"huhh serak nih suara gue tapi, seru juga ngerjain dia, apa lagi liat expresinya itu.
ternyata bisa marah juga tu cowok." gumanya sendiri di kamar.
"untung gue cepet pergi kalo gak udah di tanya² kayak wartawan. gue belum mau mandi ah bentar lagi." gumamnya mengambil ponselnya scroll² beranda sosmed.
"widih sih nayunda foto sok gaya ala² sosialita, gue komen ah sekalian rusuh."
📨widih anak sosialita lewat beranda.
📩 Eitdah ini anak kebiasan mau rusuh lo.
📨 hahahaha apa sih kenapa gak boleh gue komen.
📩 ketawa lagi, pakek ngejek sosialita yang ada sok_sial_lita."
📨 tumben sadar diri.
📩....
" hahaha gue chat aja di grup deh dari pada bosen."
".Grup Somplak."
💬 P
💬 p
💬 p
💬 kenapa rusuh bet dah." Clara
💬 kagak gue cuman rinduu kalean."
shasya.
💬 rindu²-_ tadi ketemu di sekolah bilang aja
lo lagi bosen terus chat di grup." Clara
💬 hehehe tau aja lo clar." Shasya.
💬 ada apaan sih rusuh bet dah." nayunda.
💬 ehh ada anak sosialita, sorry² maksudnya
nayunda." shasya.
💬 ledek aja teross." Nayunda.
💬 hiyaa dan keadaan pun semakin. memanas baik para pemirsa kira kira di antara mereka siapa yang akan mengalah Clara.
💬 heh ogeb lo kira pertandingan sepak bola apa." Nayunda.
💬 tau tuh belagak komentator lo." shasya.
💬 hahaha bodo amat lah ogeb² gini sahabat kalian Clara.
💬 Apa sahabat kalian siapa ya? aku amnesia nama aku siapa?." shasya.
💬....
💬...
💬 dah lah kagak seru gue mau mandi dulu bay bay jangan rindu ." shasya.
__ADS_1
💬 cihh sorry rindu sama lo." Nayunda.
💬 tau kayak lo orang paling berharga aja di dunia ini." Clara.
💬 yaelah ntar kalo gue ilang kalian kejang² jungkir balik, terjun tower." shasya.
💬.....
💬 NAJIS, udah mandi sono kubu jam segini belum mandi." Nayunda.
💬 bayy bay." Shasya.
💬 hus huss cepetan pergi sono." clara.
💬......
💬 huhh." nayunda
💬 Hadehh sabarr² punya sahabat somplak semua..." nayunda.
Percakapan pun berakhir shasha pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Selesai membersihkan diri ia turun kebawah membantu nenek dan ibu nya menyiapkan makan. setelah selesai mereka pun makan bersama, dan seperti biasanya sesudah makan shasya juga membantu membereskan bekas makan. Ia pun kembali ke kamarnya di dalam kamar ia masih merenung tentang bagaimana cara membayar uang ipp sekolahnya. Tetapi disisi lain ia juga gugup akan lombanya besok. Tersadar dari lamunanya shasya menyiapkan semua alat² sekolah yang akan di bawanya besok."
" Huhh semoga lomba besok lancar." gumanya.
" bdw siapa aja pesertanya besok duhh gugup gue, untung no urut 16 kalo no urut 1 duh bisa² belum aja narik nafas dah di panggil ."
///KEDIAMAN RIO///
"riooo sini turun makan malem dulu." teriak ibunya memanggil.
" iya maaa." jawabnya sedikit berteriak dari kamar.
" melamun.
" rio kamu kenapa melamun senyam senyum itu di makan." tegur ibunya.
"hehehe iya ma."
" kayak nya lagi ada sesuatu ni masalah perasaan." ucap ayah meledek.
" hehehe bisa aja papa gak ada apa² kok pa
rio ke kamar ya." jawabnya segera menghabiskan makanan lalu pergi melarikan diri supaya tak di tanya².
" mereka menjawab dengan senyuman.
" ternyata seru juga tu cewek walaupun judes gumam rio sambil senyam senyum."
" ishh apa sih gue masa gue suka sama shasya si cewek jahil itu gak gak, gue gak boleh suka sama dia, secara gue kan gak gampangan, gak gak,, gak boleh." gumamnya tersadar dari lamunan.
/// KEDIAMAN KELVIN///
" berada di balkon. kenapa kayaknya shasya deket sama rio ya, apa jangan² dia suka sama rio?." gumam kelvin.
"gak mungkin, gak mungkin shasya suka sama rio gue aja yang udah lama kenal dia,dianya cuek." Apalagi sama orang baru di kenal.
///KEMBALI KE KAMAR SHASYA///
"grasah grusuh gak bisa tidur. duh kenapa gue gak bisa tidur sih."
sibuk membenarkan posisi tidurnya miring kanan,miring ke kiri, menutup muka nya dengan bantal hingga posisi tubuh terbalik kaki di atas kepala di lantai.
" masih gak bisa tidur gue pasti gara gugup lomba besok ni."
" gue capekin diri aja kali ya okee gogogo." gumamnya.
Kembali menyibukkan dirinya lari keliling ranjang tidurnya bolak balik,jungkir balik rol depan rol belakang, lari loncat ke ranjang hingga kelelahan.
Berbaring lalu langsung tertidur kayak m orang pingsan.
SKIP
" hmmm gimana ni guys gugup guee mana udah penampilan ke 10 lagi bentar lagi gue ni." ucap shasya.
" udah gak papa semangat oke kan ada kita di sini selalu suport lo sha." tutur nayunda menyemangati.
" ia sha semangat yaaa lo pasti bisa kita dukung lo di sini." sahut clara menambahkan.
"makasih ya guys walaupun kadang somplak tapi baik juga kalian." jawab shasya.
" yah sama² gak usah bawak somplaknya kali." Jawab Clara.
"huhhh ." nayunda menghela nafas.
" iya iya kagak bercanda gue makasihh sahabatku love love deh." jawab Clara.
"iya iya gak usah lebaiii juga kali." sahut Clara.
Acara lomba pun terus berlangsung, penampilan² peserta lain yang lumayan bagus percaya diri membuat shasya semakin gugup. hingga sampai ke penampilan peserta nomor urut 15 dan setelah itu baru no urut 16 yaitu dirinya. Dan benar saja penampilan peserta no urut 15 selesai tampil sekarang giliran dia.
" baik lah itulah tadi penampilan² para peserta kita selanjurnya saya panggilkan no urut 16........ kepada no urut 16 kami persilahkan.
ucap mc memanggilnya.
"duhh gays deg deg gan gue." ucap shasya berbisisik.
" udahh gak papa semangat okee." jawab nayunda.
"tarik nafass hembuskan tenang sekarang li anggep aja ini penampilan biasa yang sering lo nyanyi nyayi di kelas yukk semangat."
Sahut Clara menambahkan.
" okee hufff huhh." mengikuti saran Clara berdiri dengan anggun tampil kedepan ditambah sorak sorai para penonton.
" naik panggung. hmm hmm. berdehem menghilangkan gugupnya & mulai bernyanyi.
__ADS_1
TAK ADA YANG ABADI
tak kan selamanya......
tangan ku mendekap mu..
takkan selamanya...
raga ini menjaga mu...
seperti alunan detak jantung ku
tak bertahan melawan waktu...
dan semua keindahan
yang memudar
atau cinta yang telah hilang....
tak ada yang abadi...
tak ada yang abadi...
( tetap lanjut nyanyi ceritanya guys)
Sorak sorai penonton pun membuat shasya bersemangat, para penonton yang ikut bernyanyi terlarut dalam melodi lagu. dengan
lincahnya jari tangan shasya memainkan gitarnya dengan indah dan disertai dengan melodi² lagu yang ia mainkan membuat semua orang ikut bernyanyi dan larut dalam nyanyiannya. Di salah satu penonton ada seseorang yang memegang poster dan berteriak shasya. dengan tulisan shasya is the best siapa lagi kalo bukan kelvin. Teman teman shasya pun terus menyemangatinya. Di kejauhan baris paling belakang ternyata ada rio yang sedari tadi juga melihat penampilan shasya dan tertegun melihat shasya ia juga bersorak memberi semangat kepada shasya, tetapi shasya tak menyadarinya karena rio berada di barisan belakang.
" cieee lo suka sama shasya yaa?." ucap salah satu teman rio.
"iya nih kayaknya ada yang lagi jatuh cintaa hahaha, ternyata bisa jatuh cinta juga ni penghuni kutub utara." sahut teman rio yang lainya.
" huh apaan kalian biasa aja kali namanya ada konser itu ya biasa lah kita sebagai penonton menyemangati." jawab rio membantah.
"hahaha sok² ngeles padahal suka." ucap teman nya berbisik kepada salah satu teman rio.
" Oke Guys Itulah tadi penampilan dari no urut 16 hmm sungguh penampilan yang luar biasa sekali ya nek kita lanjut ke no urut 17 ucap mc pembawa acara.
nayunda dan clara pergi menemui shasya di ruangan para peserta.
" shasyaaa fantastis deh penampilan lo baguss bangett." ucap clara memuji.
"hehehe makasih ya ini jiga berkat kalian kalo gak udh gugup gemeteran gue di panggung."
" ya iyaa lahh kita kan bestfrien." sahut nayunda.
" gue yakin pasti lo juara pertama nanti." tutur clara.
" hmmm shasya gitu lohhh." ucap shasya percaya diri.
SKIP...
" baik lah langsung saja tak menunggu waktu lama kita panggil para pemenang juara lomba kali ini dan juaraa 3 nyaa adalahhh no urut 2... di persilahkan kepada no urut 2 untuk naik ke ataa panggung.."
para penonton bersorak sorai sorai dan bertepuk tangan.
" baik lah lanjut juara ke 2 adalah peserta no urut 25 fantastis ya no urut terakhir menjadi juara ke 2."
" dan yang kira tunggu2 yaitu juara utama lomba ini kira kira siapa yaa..." ucap mc.
" duhh siapa ya juara pertamanya kayaknya shasya dehh." ucap penonton.
" guyss deg deg gan gue." shasya gugup.
" iya nihh semoga elo shaa." jawab clara.
" juaraa utama nya adalahhh no urutttttt 16.....
kepada no urut 16 di persilahkan maju."
" aaaaaaa shasya lo juara pertamaa..." teriak histeris kedua sahabatnta memeluk shasya.
Shasha pun maju ke depan disertai sorak sorai para penonton antusias. shasya pun menerima piala sebagai juara utama dan menerima hadiah uang tunai sebesar 1juta rupiah...
" shasya menuruni panggung dan datang para murid2 mengucapkan selamat.
" selamat ya sha." ucap kelvin
"iya makasih vin."
tak terduga rio pun menghampiri shasya.
" selamat ya." ucap rio mengulurkan tangannya.
" makasih." jawab shasya santai
Para sahabat shasya hanya bengong tertegun apa lagi clara.
" sha gue gak mimpikan rio kasih selamat sama lo." ucap clara lebai.
" iya beneran lo gak liat gak usah kebai deh biasa aj."
" nayunda mencubit pipi clara.
"aduh sakit ndaa lo apa²an sih." jawab clara mendengus sakit sambil mengelus pipinya itu.
" sakitkan berarti gak mimpi." ucap nayunda santai.
" hahahaha." tawa shasya.
" wajah cemberut clara
# **oke readers makasih ya yang udah jadi pembaca setia ku. jangan lupa tinggalin jejak ya
# next cerita😊**
__ADS_1