
" kelvin vin tunggu." teriak shasya memanggil.
" berhenti. kenapa sekarang lo udah deket sama orang lain, gue sadar gue gak setenar dia ternyata bener Rio yang lo maksud itu dia." ketus kelvin.
" Vin maaf gue gak maksud nyakitin lo, dan lo bener gue belum siap buat pacaran apapin keadaannya. Dan bin gue mohon lo jangan marah sama gue, kan hue udah nilang gue anggep lo temen baik gue walaupun lo ngeselin." Jawab Shasya.
" kelvin?!? ada hubungan apa shasya sama kelvin?." gumam Rio menghampiri mereka berdua.
" gak usah minta maaf gue yang salah sha, gue salah nempatin hati gue." jawab kelvin berlalu pergi.
" vin tunggu kelvin." Teriak shasya dan tak di sangka Rio menghentikan langkah kelvin.
" ehh bro dia mau ngomong sama lo kenapa lo tinggalin." ketus Rio.
" Minggir lo gak usah ikut campur." Jawab Kelvin jutek.
" rio lo ngapain ngikuton gue?." Tanya shasya.
" gue gak ngikutin lo cuman gue liat kayak nya lo lagi ada masalah sama cowok ini." jawab Rio.
" udah deh lo gak usah ikut²an pergi sana." Ketus kelvin mendorong Rio.
" santai aja kali malah nyolot, lo mau nantangin gue." Ketus rio kesal.
" ehh gue gak nyolot, di sini tu lo yang nyolot." jawab kelvin.
Rio dan Kelvin bertengkar shasya hanya diam tak tahu harus bilang apa tetapi ia berusaha melerai mereka berdua.
" ehhh udah Rio Kelvin." Teriak shasya.
" eh ini ada apa sih?." tanya Clara dan nanyunda menghampiri.
" Udah Vin Rioo plisss stopp!!!." Teriak shasya dan mereka berhenti.
" Semua salah gue maafin gue, sekarang lo berdua jauhin gue, gak usah ganggu gue lagi, anggap kita gak pernah kenal." Jawab shasya berlari meninggalkan mereka.
" ehh sha mau kemana lagi." teriak 2 sahabatnya lalu pergi menyusul meninggalkan kelvin dan Rio.
" shasya." Teriak Kelvin.
" aisshh kenapa jadi gini sih." Batin Rio sambil mengacak ngacak rambutnya.
" aaahh sial kacau semuanya." Batin kelvin, menatap Rio tajam dan pergi meninggalkannya.
// Kelas//
" duh kenapa jadi kayak gini sihh....
aaahhh." gumam shasya menggebrak meja.
" ehh buset gak usah gebrak² meja dong jantungan gue untung gak ada orang kalo nggak heboh seisi kelas." sahut Clara menghampiri Shasya.
" sebenernya kenapa sha kok bisa kayak gini?." tanya nayunda duduk di samping Shasya.
" gue gak tau nda, gue gak tau harus apa, sebenernya apa sih salah dari perasaan gue nda, gue gak bisa di paksa!!." jawab shasya.
" udah deh tenangin emosi lo sha, ntar lo nangis lagi kalo udah emoai kayak gini." Sahut Clara menambahkan.
" nggak Clar gue gak nangis, gue emosi bingung sama diri gue sendiri." sahut Shasya dan tak lama kelvin datang.
" sha maafin gue, gue gak maksud buat lo sedih." ucap kelvin.
" udah gak papa, lagian lo gak salah." ketus shasya.
" Maafin gue sha, walau gimana pun gue gak mau jauh dari lo." Batin kelvin.
//SKIP//
//pulang sekolah//
shasya sedang berjalan pergi meninggalkan kelas menuju parkiran bersama sahabatnya. Di sana nampak kebingungan dalam wajah shasya.
" Gue harus apa, harus bilang apa sama kelvin, apa gue terima dia??!, gak kalo gue terima dia sama aja gue kasih harapan palsu, karena gue gak cinta sama sekali, terus soal Rio ya gue deket sama dia tapi belum tentu gue bisa suka sama dia, kenapa jadi seribet ini sih." Batin shasya.
" sha shasya lo kenapa?." Tegur nayunda.
" aa apa?." tanya shasya.
" lo kenapa?, melamun terus." sahut clara.
" iya dari tadi ngelamun diem aja." jawab nayunda menambahkan.
" gak papa gue cuman lagi bingung aja." jawab shasya.
__ADS_1
" haii." sapa rio yang tiba² datang.
" Lo ngapain di sini minggir." ketus Shasya.
" sha maafin gue, gue gal bermasud bikin keadaan tambah buruk tadinya." ucap Rio.
" seharunya lo tau, lo gak usah ikut campur, terus kenapa tadi pakek emosi hah selesain masalah gal harus pakek emosi lo tau itu." ketus shasya lagi.
" maafin gue sha maaf, gue tau gue salah." jawab Rio tertunduk sehingga shasya tidak tega melihatnya.
" udah deh gue mau pulang." Ucap shasya yak mau memperkeruh keadaan.
" gue anter ya sebagai permintaan maaf gue."
" gak usah gue bawa sepeda gue pulang sendiri aja." tolak shasya.
" ya udah deh maaf." Jawab Rio.
" shaaa." Teriak Clara memanggil.
" iya kenapa." tanya shasya.
" yaelah masa lo lupa sih, kan kita mau bagiin brosur buat promoin kue lo." jawab clara.
" ohh iya gue lupa hehe."Jawab shasya.
" huh pikun jangan²... ." ucap Clara usil.
" jangan² apa udahh ayok." jawab Shasya.
" tapi sha kita pulang dulu ntar kita jemput ke rumah, soalnya brosurnya bukan kita yang buat tapi rio." tutur Nayunda.
" ohh iya udah gue tunggu di rumah." Jawab shasya.
***********
Shasya pulang dengan mengendarai sepedanya tetapi tiba² saat di tengah jalan..
" ngerem mendadak, duh vin apa'an sih kalo ketabrak gimana." ketus Shasya.
" hehehe iya maaf, sha gue minta maaf tentang kejadian tadi gue harap gak bikin lo sedih." ucap kelvin meminta maaf.
" hmm iya, minggir gue mau pulang."
" apa lagi gue buru² mau pulang."
" gue main ke rumah lo boleh?."
" gue gak ada di rumah nanti, gue mau bagi'in brosur promisi kue."
" nah gue ikut aja sekalian bantu." pinta kelvin.
" gimana ni kan ada rio juga, nanti kalo jadi masalah gimana?!?!."Batin shasya.
" mm gak usah lagian ada Nayunda sama Clara yang bantu gue." tolak shasya.
" yah gak papa boleh ya." pinta kelvin.
" huh ngeyel banget sih.batin shasya.
oke tapi jangan cari masalah."
" hehe oke siapp." jawab kelvin senang.
" ya minggir gue mau pulang, mmm nanti ke rumah gue aja barengan perginya sama yang lain." Ucap shasya.
SKIP
" permisi mbak kami mempromisikan berbagai macam jenis kue ini silah kan lihat² dulu brosurnya di jamin enak kuenya, kita delivery juga kalo mau pesan ada no callnya silahkan hubungi dan juga kita ngadain promo 15%, terimakasih atas waktunya mbak." ucap nayunda manis mempromosikan.
" iya mbak." jawab cewek itu.
" hallo mas mbak permisi aku mau bagiin brosur ni silahkan di lihat² kami menjual berbagai macam kue bisa juga untuk kue anniversary, siapa tau masnya mau kasih kue buat anniversary pacarnya hehehe, kalo mau pesan bisa call no di brosur kita siap delivery ada promo 15% juga,oke permisi makasih atas waktunya." ucap Clara manis mempromisikan.
" iya makasih mbak." jawab pasangan tersebut.
" huh bisa aja tu anak." Batin shasya mendengar ucapan clara, lanjut membagikan brosur.
Kelvin dan juga Rio ikut membagikan brosur juga mempromosikan, tetapi mereka berdua saling menatap tak suka.
" ohh jadi ada Rio juga oantesan yadinya shasya nolak gue ikut." batin kelvin.
" kenapa shasya ajak kelvin juga huh." Batin Rio.
__ADS_1
" guys istirahat dulu." ucap shasya memberi kode dari kejauhan.
" huhh capek gue." eluh clara.
" iya hausss beliin minum dong hehe."pinta Nayunda.
" iya gue beliin bentar ya." ucap shasya.
" gak usah sha, biar gue aja yang beli." ucap kelvin.
" huh baru aja gue mau ngomong gitu." Batin Rio menggerutu.
" ya udah tunggu di sini." ucap kelvin berlalu pergi.
" Sha lo keringetan." ucap Rio lalu mengambil sapu tangan mengelap kening shasya.
" makasih." ucap shasya.
" hmm hmm." Clara berdehem usil.
" aduhhh panass." tutur Nayunda sengaja.
" uchh panas sini² aku kipasin." sahut clara.
" hmmm." Shasya berdehem dengan tatapan serius kepada dua sahabatnya itu.
" hahaha singa marah." bisik Clara.
" hahaha seyem uy." Bisik nayunda.
" Rio hanya tersenyum.
" kurang asem selalu aja ngusilin gue,mentang² ada rio huhh." Batin shasya menggerutu.
" haii guys ini minumnya." ucap kelvin datang menghampiri.
" dan ini buat lo." ucap kelvin memberikan kepada shasya tetapi di samber oleh rio.
" sini buat gue aja, lo ini aja sha." ketus Rio.
" lah kenapa." tanya shasya polos.
" gak papa." jawab Rio.
" Huhh sial."Batin kelvin menatap tajam Rio.
" napa liat gue." ketus Rio.
" nggak." Jawab kelvin
" ini cowok berdua kenapa sih." Batin shasya.
" persaingan haha." batin Clara.
" wow bakal seru ni haha."Batin nayunda.
" hmm bdw udah aja deh bagiin brosurnya udah lumayan banyak juga,sisanya promoin di sosmed aja, lagina kalian udah capek kan kita pulang istirahat di rumah." Usul shasya.
" iya sha." jawab mereka.
" gue anter lo pulang ya." ucap Rio dam kelvin serentak lalu saling menatap tajam.
" enggak usah gue pulang sama nayunda juga Clara aja." Tolak shasya.
" ohh oke sha." jawab Kelvin.
" ya udah gue duluan ya." ucap shasya dan berlalu pergi bersama 2 sahabatnya sentara kelvin dan rio masih diam di tempat.
" lo suka sama shasya." Tanya Rio jutek.
" kalo iya kenapa." jawab kelvin judes.
" ohh lo saingan sama gue." ketus Rio.
" Kita liat aja siapa yang bakal shasya pilih gue atau lo." ucap kelvin menunjuk Rio.
" oke," jawab Rio singkat menurunkan telunjuk kelvin.
mereka saling menatap tajam dan berpisah,berlalu pergi menuju pulang.
# Sudah baca episode ini? jangan lupa tinggalin jejak ya."
#next........
__ADS_1