
Shasya, nayunda, dan Clara sedang berbelanja di mall, mereka membeli kebutuhan untuk pesanan kue yang sudah sangat banyak.
" Clara lo udah beli tepung terigu belom?." tanya shasya.
" ohh iya lupa , Soalnya gue beli cemilan tadi hehe." Jawab Clara.
" makanan mulu, sesekali pikirin yang lain kek." Ketus Nayunda.
" apa sihh shasya aja kagak ribet huuu." jawab Clara.
" udah² gak usah ribut biar gue aja yang beli, kalian tunggu di sini." Ucap Shasya.
" apa lo liat²." ketus Clara.
" ihh pd amat siapa yang liat lo." ketus Nayunda.
" udahh diem gue udah mau pergi ribut mulu." ketus Shasya kesal melihat tingkah 2 sahabatnya itu.
" hmm."
" ya."
" Shasya menghela nafas.
***
" hmm di mana ya, itu dia." gumamnya mencari bahan yang ingin di beli.
" oke udah ke kasir, udah itu pulang." ucap
shasya lalu menuju karsir membayar semua belanjaannya tetapi saat dia berbalik badan dan tiba² seseorang menabraknya.
" Brakkk...., aduh maaf gue gak sengaja." ucap Shasya.
" ihh najiss mata tu di pakek, rusak baju gue ketabrak orang kampung kayak lo." Ketus cewek itu.
" apaann si lo budek ya, gue kan udah minta maaf, sok benerr jadi orang!." ketus shasya.
" udahh minggir² gue mau bayar belanjaan gue." ketus cewek itu sombong mendorong Shasya dengan kasar.
" Dasar Manusia Gak ada otak." ketus Shasya berlalu pergi dengan sengaja menyenggol keras cewek tersebut.
" kurang ajar ini cewek, baru dia yang berani sama gue awass aja lo." batin cewek itu menatap sinis.
" Resek banget sih itu cewek, awas aja ketemu lagi gue bejek² dia huhhh." Gerutu Shasya sepanjang jalan.
" Sha udah, yok langsung pulang." ucap Nayunda.
" hmm." jawab Shasya.
" ham hem doang kayak orang bisu." ucap Clara.
" Shasya menatap tajam clara yang artinya diam kalo gak tamat riwayat lo.
" hehe sorry." jawab Clara dengan senyum sok manis.
" udah yok pulang, panas gue di sini." ketus Shasya lalu pergi meninggalkan 2 sahabatnya itu.
" Nda shasya kenapa ya, kok emosian gitu perasaan tadi baik² aja." tanya Clara.
" hmm gak tau gue, dah yok pulang ntar kita di terkam shasya kalo dia lagi emosi seyemm hehe." jawab Nayunda.
" hahahaha lo bener ayok." jawab Clara.
//Mobil//
" sha lo kenapa?, posesif banget kayaknya. tanya nayunda.
" tadi gue ketemu cewek resek masa ngayain gue orang kampung pakek ngedorong gue lagi kesel gue." ketus Shasya.
" ohh ya udah lupain aja, biasa lah emang kadang ada manusia songong." jawab Nayunda.
" iya sabar sha." ucap Clara.
" ya."
" ya ampun singkat padat jelas banget jawabnya hanya YA ." Batin Clara sambil mengurut dadanya.
" mmm udah berapa orang pesen kue sha?." tanya nayunda mencairkan suasana.
" udah sekitaran 15 pesenan nda." jawab shasya.
" lumayan banyak ya, gak sia sia kita promo kemarin." sahut clara.
" iya clar." jawab shasya.
__ADS_1
" drringg dring." Suara handpone Shasya berbunyi.
📞 hallo Rio kenapa?." Shasya.
📞 gak Sha, mmm gini gue mau ngajakin lo
pergi, tapi kalo lo gak aja." Rio
📞 enggak bisa yo, soalnya hari ini gue lagi
banyak orderan kue." Shasya
📞 hmm gitu, ya gak papa deh." Rio
📞 oke." Shasya.
📞 eit tunggu jangan di matiin dulu." Rio.
📞 hmmm apa." Shasya.
📞 Gue boleh kan main ke rumah lo, yaa
sekalian bantuin lo." Rio.
📞 hmm ya." Shasya
📞 tut tut tut." Shasya langsung mematikan
telpon.
***
" huh langsung di matiin telpon gue." ucap Rio menghela nafas.
" Mah Rio pamit pergi ke rumah temen." ucap Rio sembari menuruni tangga.
" hmm iya, rio hati." jawab mama nya.
// Come back di rumah Shasya//
" Udah yok kita, bawa semua barang² dari mobil masuk." perintah Nayunda turun dari mobil.
" ya udah yok." jawab Shasya.
" hmm Sha kamar mandi lo sebelah mana, gue kebelet." ucap Clara pura².
" aneh kebelet kok bawa cemilan." batin nayunda.
" huhh selamet, gue males angkat barang haha, untung jago acthing, enak gue makan cemilan." Ucap clara menuju ruang dapur duduk manis sambil ngemil.
" lahh kok di sini katanya mau ke kamar mandi."Tanya Nayunda.
" emmm iya emm tadi ke kamar mandi tapi udah selesai kok hehe." jawab Clara ngeles.
" Hmmm iya apa?!?!, lo bohong kan bilang aja gak mau bantuin angkat barang²." jawab nayunda menatap tajam.
.
" yee seuzon lo, orang gue mau bantuin kok." jawab clara.
" terus ngapain masih di aini kalo mau bantuin." ucap nayunda jutek.
" ya gue mau habisin cemilan dulu baru mau kedepan bantuin." Jawab Clara ngeles.
" ohh gitu yaa, CLARA kalo udah cepetan bantuin ya masih banyak barang² yang harus di bawa." jawab Nayunda dengan senyum geregetan melihat tingkah Clara.
" hehe ya iya." jawab Clara.
" Ya udah tunggu apa lagi, Cepetann!!." teriak Nayunda kesal.
" siap buk bosss." jawab Clara langsung berlari.
Tak lama kemudian Terdengar suara kedatangan Rio.
" assalamualaikum." ucap Rio sedikit Teriak
dari luar.
" waalaikumsalam." jawab Shasya membuka pintu.
" udah selesai belom kerjaannya?."tanya Rio.
" selesai dari mana, orang kita baru pulang belanja kok." jawab Shasya.
" heheh kirain." Jawab Rio.
__ADS_1
" ya udah yok masuk. Ajak shasya.
Saat Rio baru mau melangkahkan kaki masuk, tiba² ntah dari mana datang juga Karin manta Rio.
" Karinn?!!, ngapain dia kesini jangan² dia ngikutin gue lagi sial." batin Rio.
" haiiii Rioo." ucap karin antusias langsung memeluk Rio.
" hai." jawab Rio melepaskan oelukkan karin yang erat.
" hah ini cewek yang nyebelin di mall tadi, dia kenal sama Rio?!!." Batin Shasya.
" inikan cewek kampung tadi, kok bisa kenal sama Rio sih." Bantin Karin.
" emm Hallo kenalin nama gue Karin, mantan pacar Rio, dan bentar lagi kita mau balikkan." Ucap karin sengaja dengan wajah sok manis.
" ohh iya, gue Shasya." jawab shasya dengan tatapan aneh.
" Apaan sih ini cewek, siapa yang mau balikkan sama dia." Batin Rio.
" Mm Sha udah yok masuk, kan kata lo banyak orderan." Ucap Rio sengaja merangkul shasya masuk.
" ohh iya, tapi gak usah rangkul² juga kali." jawab Shasya.
" ohh iya sorry²." jawab Rio.
" apaan sih Rio pakek rangkul² Cewek kampung itu, cantikan juga gue." Batin Karin.
" emmm Rio tungguin gue dong." ucap Karin langsung menarik tangan Rio dan mengandengnya, sementara Rio risih dengan sikap karin berusaha melepaskan tanganya dari genggaman Karin.
" ihh geni banget ni cewek." batin Shasya menatap aneh.
" emm Rio Gue duluan ya ke dapur, lo ajak Karin kan dia baru pertama kali ke rumah gue." Ucap shasya berlalu pergi.
" ahh sial, jadi pergi shasya, gara² karin gagal gue mau pdkt ." Batin Rio.
" paan sih lo lepasin tangan gue, maksud lo apa ngomong bentar lagi kita balikkan, minggir! ."Ketus Rio meninggalkan Karin.
" Rio tunggu." Ucap karin.
" Huhh Awas aja Rio suka sama cewek kampungan itu, iuuww najis sempit, ini rumah apa bukan sih, kamar pembantu gue aja lebih luas dari ini, kalo bukan mau ngikutin Rio gak bakal mau gue dateng ke rumah orang miskin." Batin Karin.
Karin langsung pergi menuju dapur, saat sampai di sana, terlihat Rio sedang membantu Shasya dan sesekali bercanda romantis. Melihat hal tersebut karin langsung datang menyelip di tengah² mereka.
" ohh kalian lagi bikin kue ya, sini biar gue aja Rio yang bantuin cewek kampung ini, eh maksudnya shasya hehe." Ucap Karin langsung menyelip di tengah² mereka.
" bukanya lo gak bisa masak kue ya, udah biar gue aja." Jawab Rio.
" emm siapa bilang, gue bisa kok lagian cuman ngaduk adona doang." jawab Karin.
" ohh ya udah." jawab Rio dingin.
" mmm kalo gitu lo bantuin gue ngaduk adonan ya, gue mau siapin adonan yang lainnya." perintah shasya.
" hmm iyaa." jawab Karin sok manis.
" sial pakek perintah gue lagi, awas lo cewek kampung untung di sini ada Rio jadi gue Harus jaga sikap." Batin Karin.
" Sha itu siapa?." Tanya nayunda.
" hmm di bilang mantannya Rio."
" hah serius, masa Rio mau sama cewek bentukan kayak gitu." ucap Clara.
" ya mana gue tau, emang bentukannya kayak apa?." tanya shasya.
" Kayak Cacing kepanasan haha." jawab Clara.
" hahahaha." tawa mereka bertiga pelan.
" sial pasti ngomongin gue, dasarr orang² kampung." Batin Karin.
*Rio terus menatap shasya tanpa berkedip sedikit pun, matanya selalu terpaku kepada shasya dan tak memperdulikkan keadaan sekitar. Sedangkan Karin terlihat geram melihat Tingkah Rio, dia hanya bisa menggerutu dalam hati, karena tak dapat berbuat apa pun karena Rio ada di sana*.
Hallo Readers Setiaku😉
Kira² akankah karin bisa mendapatkan Rio kembali?."
atau Dia tetap memilih Shasya?!.
penasaran tunggu episod selanjutnya ya
__ADS_1
jangan lupa tinggalin jejak hehehe😁