Aku Benci Ayahku Sendiri

Aku Benci Ayahku Sendiri
Cinta Pandangan Pertama


__ADS_3

//Rumah//


"dah nyampek ni gue langsung aja ya." ucap rio


" gak mau mampir dulu.?." tanya shasya menawarkan.


" gak deh lain kali aja." jawab rio dan berlalu pergi.


" assalamualaikum...


" waalaikumsalam shasya kamu gak papa kan nak?." tanya ibunya khawatir.


" Shasya gak papa kok bu." jawabnya.


"Lisa maafin kakek ya gara² kakek gak bisa bayar uang ipp kamu dan biaya sekolah kamu semuanya jadi seperti ini." tutur kakeknya tertunduk menyesal.


" udah kek gak papa uang ipp udah shasya bayar kok selama 1 tahun pakek uang hasil lomba shasya kemarin." jawab shasya.


"ya udah shasya ke kamar ya?." ucapnya berlalu pergi.


" kasian shasya harus seperti ini maafkan ibu nak gak bisa mencukupi semua kebutuhan kamu." batin ibunya.


******


membaringkan tubuhnya di atas ranjang


"hmmm bikin kue apa yaa? terus gimana caranya gue takut gagal ni apalagi buat di jual kan harus bagus." gumamnya.


" gue seacrhing google deh." ucapnya mendapat ide.


" macam² resep kue dan cara pembuatanya." gumamnya mengetikkan kata kunci pada kolom pencarian google.


" widih bagus² kue nya liat resep. yah cara buatnya susah banget sih."


" ohh iya gue ada ide besok kan hari minggu minta bantuan Clara sama nayunda aja buat bantu gue." ucapnya.


GRUP SOMPLAK


💬 guys."Shasya.


💬 apa?." Nayunda .


💬 kunaon ?." Clara.


💬 Besok kalian sibuk gak?." Shasya.


💬 enggak palingan cuman rebahan?." nayunda.


💬 iya gue juga sama kayak nayunda." Clara.


💬 bantuin gue bikin kue yuk hehe." Shasya.


💬 Boleh juga." nayunda.


💬 iya boleh² dari pada bosen." Clara.


💬 oke besok kerumah ya." shasya.


💬 okee." nayunda.


💬 siap." Clara.


💬.....


*****


" shasya sayang sini makan malem dulu." Teriak ibunya memanggil.


" iya bu." jawabnya dari kamar.


"sini duduk." perintah ibunya dan menyiapkan makan.


Setelah selesai makan seperti biasanya Shasha membantu membereskan bekas makan. sementara kakek nya pergi ke ruang tengah, menonton televisi. Setelah beres shasya menemui kakeknya untuk menyampaikan idenya tersebut.


" kek..?." ucap shasya mengawali pembicaraan.


"iya sha ada apa?.


" shasya punya ide bikin usaha kue kek?."


"hmm gitu terus modal sama penjualannya gimana?." tanya kakeknya.


"modalnya shasya pakek uang sisa lomba kemarin soal penjualan shasya jual lewat online biar cepet kek, jadi maksud shasya kakek kan pernah kerja tu di toko kue,pasti kakek tau resep dan caranya. tutur shasya menjelaskan.


" hmm gitu iya boleh juga kakek tau kok resepnya." jawab kakek nya tersenyum.


"yesss makasih kakek." ucap shasya memeluk kakeknya.


" mmm kek bdw besok temen aku kesini bantuin bikin kue." ucapnya lagi.


"iya gak papa. udah tidur sana udah larut malem ini." perintah kakeknya.


"hehehe oke kek." ucapnya berlalu pergi ke kamar.


"


huaaa." menguap dan baru ingin tidur terdengar nada bit chat dari sosmed.


"klingg. Duh apaan sih baru aja mau tidur." ucapnya mengambil ponsel.


" melihat pesan ternyata dari rio. what rio?!?! dia tau dari mana akun sosmed gue." Batinnya.


💬 hay sha." Rio


💬 hay juga." shasya


💬 lagi apa belom tidur lo." Rio


💬 pakek nanya barusan mau tidur , lo chat diwaktu yang gak tepat ngapain sih malem² chat lo tau dari mana akun sosmed gue." shasya


💬 "ohh gitu maaf gue gak tau, gak perlu tau gue dapet akun sosmed lo dari mana." rio


💬 dah ah gue mau tidur bay." Shasya


💬 yee." Rio


******


" paan sih chat malem² gini gak liat situasi apa." ketusnya.


" tapi bdw baru denger gue seorang rio minta maaf hahaha." gumamnya tertawa kecil.

__ADS_1


"dahh ah bodo amat gue mau tidur." ucapnya lagi menarik selimut.


****SKIP


//pagi hari**//


" assalamualaikum shasya.." Teriak nayunda dan clara dari depan gerbang rumah.


" waalaikumsalam." jawab nenek shasya membuka gerbang rumah.


" ehh kalian temen shasya ya?." tanya neneknya.


" iya nek." jawab mereka serentak.


" ayok masuk." Ajak neneknya.


"jawab dengan anggukan.


" shaa ada temen kamu nii?." teriak neneknya memanggil.


" iyaa bentarr shasya lagi mandiii." teriaknya dari kamar mandi.


*N*ayunda dan Clara Berbincang² dengan nenek kakek shasya, sementara ibu shasya sedang pergi ke pasar.


"keluar. hay guys cepet banget kalian dateng."


" kenapa gak boleh?." tanya Clara.


" boleh." jawab shasya jutek.


" huhhh." nayunda menghela nafas.


" udah pagi² ribut mulu, gimana jadi gak kita bantuin lo bikin kue." ujar nayunda menengahi.


" iya jadi, bdw kalian mau minum apa? tanya shasya.


" air putih aja." jawab Nayunda


" sama gue juga." Sahut Clara.


" oke deh." jawab shasya pergi mengambil air putih lalu kembali lagi.


" sha bahan²nya udah di beli belom?." tanya nayunda.


" belom." jawabnya singkat.


" ya udah ke pasar yok beli semua bahannya." ajak Nayuda.


" sekarang??." tanya Clara o'on.


" tahun depan, ya sekarang." ketus shasya.


"hehehehe iya iyaa...." jawab clara.


" aduhh gue salah pilih temen apa kek gimana sih, kok otaknya miring." batin Nayunda.


" napa ngebatin gue lo." tanya Clara.


"kagakkk." jawab Nayunda.


" kakek nenek shasya pergi ke pasar ya sama temen²." ucapnya pamit.


" iya Tunggu sha ini resep bahan kuenya ." Ucap kakeknya.


"shasya pergi dulu kek assalamualaikum."


" waalaikumsalam.


" sha mau kemana?." tanya ibunya yang baru pulang dari pasar.


" ke pasar bu."


" buat apa kan ibu udah ke pasar beli kebutuhan dapur." ucap ibunya.


" shasya mau beli bahan² buat bikin kue buu


daaa shasya pergi dulu."


SKIP.


Sesampai di pasar mereka bertiga bagi tugas dan membeli semua bahan dan kebutuhan untuk membuat kue. Ditengah ia sedang membeli bahan kue saat ia berbalik ia menambrak seseorang.


" braakk... aduhh eh maaf gue gak liat." ucap shasya tanpa menoleh mengecek barang belanjaannya.


" iya gak papa." jawabnya.


" suara itu."batin shasya mengenali suara itu dan menoleh kepadanya dan benar saja ternyata dugaannya benar itu adalah rio.


" lahh elo." Ucapnya.


" iya gue lo sih jalan nunduk gak liat jalan." ketus rio.


" o." jawab shasya dingin.


"lo ngapain di sini?." tanya shasya.


" nganter mama gue beli sayuran."


" ohhh." jawab shasya singkat.


" terus lo ngapain?." tanya rio.


" gak liat ini, ya lagi belanja." ketusnya.


" huh gue ngomong sama manusia apa batu es dingin banget." batin rio.


" apa lo ngebatin gue." tanya shasya.


" kagak."


" bdw beli apan sih banyak banget?." tanya rio.


Belum sempat shasya menjawab, 2 sahabatnya datang.


"sha ini udah semua." ucap Nayunda menunjukkan barang belanjaan


" iya nih." sahut Clara.


" ehh banyak banget kalian ngeborong apa gimana?." tanya rio penasaran.


" loh kok ada lo?." tanya nayunda.

__ADS_1


" dari tadi gue di sini kalian aja yang gak liat.


ketus rio.


" ohhh lo ngikutin kita ya?!?? tanya Clara menyelidiki.


" siapa yang ngikutin gue ke sini nganter mama gue beli sayuran."


" ohhh gitu." jawab clara dengan tatapan serius masih menyelidiki.


Rio menatap Clara aneh.


" bdw belanjaan sebanyak ini mau bikin apa,?." tanya rio.


" gue mau bikin kue terus di jualin lewat online sekalian usaha kecil² lan buat bantu kakek di bantu sama nih 2 sahabat gue." jawab shasya.


" ohhh gitu." jawab rio.


" emang uang kerja kakek lo gak cukup untuk kebutuhan kalian?." tanya rio penasaran.


" kakek gue di pecat dari kerjaannya, jadi gue harus cari kerja sementara kakek belum dapet kerjaan baru, kasian kakek kalo harus nanggung semua." jawab shasya.


" Kagum gue sama ni cewek mandiri pekerja keras." batin rio menatap shasya sambil senyam senyum.


" kenapa lo Liat gue gitu gak pernah liat orang apa gimana." ketus shasya jutek.


"enggak papa, gue ikut bantu lo boleh?." pinta rio.


" whatt??!?! Rio ikut, kesambet apa ni cowok biasanya dingin + ganas kayak beruang kutub." Batin Clara.


" Ini anak mimpi apa'an semalem jadi ramah gini?." batin Nayunda.


" ya terserah lo." jawab Shasya datar.


" oke gue ikut tapi nganter mama gue dulu pulang terus baru ke rumah lo." tutur rio.


" okee. gue duluan jawab shasya singkat."


//Rumah shasya//


mereka mengangkut dan menurunkan barang² dari mobil nayunda.


" buset berat bener ini belanjaan kayak dosa lo pada hahahah." tutur Clara.


" pa'an sih shampo Clear." ketus Shasya.


" buset ini kantong kresek kusut amat kayak muka lo clar hahaha." Ucap nayunda membalas Clara.


" Saekkk lo." jawab Clara kesal.


" ahahahahahahaaa setuju gue." sahut Shasya tertawa keras.


tak lama pun rio datang dengan mengendarai motor.


" hai." sapa rio.


" hai juga." jawab mereka.


nayunda dan clara saling menoleh ternsenyum misterius merencanakan sesuatu.


" cepet banget datengnya rio, lo baik banget sih mau bantu kita, udah ganteng baik lagi." Ucap Clara senyum manis sok baik.


" waduh perasaan gue gak enak ni." batin Rio.


" iyaa rio baekkk banget boleh kita minta tolong gak?." sahut Nayunda dengan muka genit memelas.


" ini bocah berdua ngerencanain apa sih." batin shasya.


" iya boleh." jawab rio


" uhh baekk banget sih, lo tolong angkatin barang² belanjaan kita Sekalian bawa masuk yaa." perintah Clara sok manis.


" iya tolong yaa." sahut nayunda dengan muka sok polos memelas.


" huhh iya." jawab rio tersenyum palsu.


sial kan bener perasaan gue gak enak." batin rio


" hihihihihi." Tawa shasya pelan.


*R*io menoleh ke shasya dengan wajah jutek mengetahui bahwa shasya menertawakannya.


shasya langsung buang muka pura² gak perduli.


" ya udah makasih yaaa. ucap Clara mengedipkan sebelah mata.


" iya." jawab rio bergidik melihat Clara.


" yuk guys ke dalem biar dia yang bawa semua belanjaan." bisik nanyunda kepada dua sahabatnya.


"oke."jawab mereka pelan.


" rio kita tunggu di dalem ya nanti lo langsung bawa ke dapur, ruangannya yang di sebelah kanan abis ruang tamu." perintah shasya.


" huhh iya." jawab rio menghela nafas pasrah.


SKIP


Rio membawa semua belanjaan ke dapur sementara para cewek² menyiapkan


adonan. mereka pun mulai membuat adonan, sih rio sering mengusili shasya dan curi² pandangannya. yah sebenarnya maksud rio ingin membantu mereka hanyalah alasan supaya ia bisa ngedeketin Shasya. Sering kali juga mereka berdua bercanda², kedua sahabatnya hanya melihat dan mengetahui bahwa ada yang sedang kasmaran hehehe.


" ssttt Nda kayaknya ada yang lagi jatuh cinta tuh." bisik Clara.


" iya lagi ada adegan drama korea." bisik Nayunda.


" kenapa lo iri jomblo, kayaknya mereka bentar lagi jadian." bisik Clara.


" siapa yang iri enakkan jomblo,emang lo gak jomblo apa? ngeledekkin gue aja." bisik nayunda.


" jomblo juga hihihi, tapi kan gue banyak yang ngantri tinggal pilih." bisik Clara.


" ilihh bicit." bisik nayunda.


 


Umpat 2 sahabat shasya itu melihatnya dengan rio, sedangkan shasya dan rio tak menyadari bahwa mereka sedang di umpat sama nayunda dan Clara. Pembuatan adonan kue pertama gagal, setelah di panggang kuenya malah gosong semua, mereka pun tertawa terbahak² bersama dan akhirnya pada percobaan terakhir berhasil jumlahnya juga cukup banyak dan langsung shasya jual masukkan ke akun sosmednya buat di promosikan dan dibantu juga sama rio dan 2 sahabatnya.


 


# okee readers Semoga ceritanya gak bikin bosan maafin athor ya kalo banyak pengetikan kata" yang salah🙏🙏

__ADS_1


end makasih yang udah jadi pembaca setia novel ku jangan lupa tinggalin jejak juga ya hehe, 1 like dari kalian sangat berguna bagi athor😊


__ADS_2