
Ibu Siti sangat senang dengan kedatangan Alan dan Inez apalagi saat tahu bahwa meraka akan bermalam disana..
"Ya sudah Bunda mau beresin kamar kalian dulu ya, kalian duduk saja istirahat."ucap Ibu Siti sembari berlalu pergi meninggalkan Alan dan Inez.
Alan yang memiliki hati lembut pun menyuruh sang istri untuk pertama kalinya.
"Sayang kamu bantu Bunda dulu ya aku kasihan melihat Bunda takut dia kecapean malah nanti takut sakit lagi."perintah Alan lirih.
Inez pun mengangguk dan kemudian pergi kedalam kamarnya untuk membantu sang Bunda...
"Bunda,,biar Inez saja yang kerjain Bunda tunggu di luar saja."ucap Inez lirih..
Ibu Siti pun tak mau mendengarkan ucapan sang putri dia sedang merasakan kebahagiaan sehingga dia ingin menyelesaikannya sendiri..
"Sudah kamu temani saja suami kamu kasihan dia sendirian biar Bunda yang kerjain semuanya Bunda bisa dan Bunda mampu.."ucap Ibu Siti lirih.
Inez pun tak mau mendengarkan sang Bunda dan masih saja mengerjakan apa yang bisa dia kerjakan. Alan yang melihat keduanya sedang sibuk pun langsung mendekati Ibu mertuanya yang nampak kelelahan.
"Bunda istirahat saja ini semua biar Alan dan Inez yang kerjain ya Bunda. Bunda lihatin kami saja."ucap Alan sembari membimbing Ibu mertuanya menuju kursi untuk beristirahat..
Ibu Siti merasa senang karena pada akhirnya Inez benar benar mendapatkan laki laki yang begitu mencintainya dengan sepenuh hatinya Ibu Siti bisa melihat bagaimana cara Alan memperlakukan Inez dan juga memperlakukan dirinya sebagai Ibu mertuanya..
"Alhamdulillah ya Allah engkau telah menjawab doaku engkau telah mengirimkan malaikat untuk menjaga Inez laki laki baik hati yang begitu menghargainya sebagai seorang istri."ucap Ibu Siti lirih.
__ADS_1
Setelah selesai berkemas kemas Alan pun tersenyum baru kali ini dia melakukan pekerjaan yang menurutnya berat biasanya dia hanya duduk di depan laptop sembari menyuruh bawahannya untuk bekerja namun kali ini dia benar benar mendapatkan pelajaran yang begitu berharga....
Inez yang melihat suaminya kecapean pun langsung pergi ke dapur untuk mengambilkan segelas air putih...
"Mas minum dulu,maaf ya Mas kamu jadi ikut bekerja padahal kamu gak pernah melakukan ini."ucap Inez lirih.
Alan pun mengambil air putih yang dia berikan oleh sang istri kepadanya..
"Terima kasih sayang,gak apa apa kok lagi pula ini bisa buat oleh raga juga bukan?"ucap Alan sembari tersenyum...
Inez hanya tersenyum melihat sang suami yang ternyata begitu bertanggung jawab karena ternyata di balik sikap tegas Alan dia juga seorang laki laki yang sangat bertanggung jawab...
"Alangkah beruntungnya aku bisa memiliki suami sebaik kamu Mas, terima kasih ya sekarang Mas mandi lalu istirahatlah. Aku akan bantu Bunda untuk menyiapkan makan malam sembari menunggu Irawan pulang."ucap Inez sembari menatap wajah lelah suaminya.
Alan pun hanya mengangguk dan kemudian tersenyum..
Inez pun langsung menyusul sang Bunda berlalu kedapur untuk menyiapkan makan malam untuk suaminya tercinta...
"Alan di mana Nez?"tanya Ibu Siti lirih.
Inez pun mengatakan bahwa sang suami sedang membersihkan diri..
❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️
__ADS_1
Di lain tempat kini Dila sedang berada di dalam kamarnya semenjak dia pulang dalam keadaan mabuk tempo hari hal itu membuat kedua orang tuanya melarangnya untuk dia keluar dari rumah hal itu membuatnya merasa sangat kesal..
Dila pun menarik nafas panjang dan membuangnya secara belahan.
"Kenapa hidupku seperti ini dan kenapa semua ini terjadi padaku. Ya Allah apakah salah jika aku menginginkan Alan untuk bisa kembali kepadaku dan apakah aku salah jika aku berharap kesempatan itu akan datang lagi.."pekik Dila dalam hatinya...
Setelah itu Dila mendapatkan telfon dari Tante Shinta untuk membantunya menghancurkan hubungan Alan dan Inez..
"Bagaimana apa kamu bersedia membantu aku untuk menyingkirkan Inez dari kehidupan Alan? Kamu jangan khawatir kalau kamu berhasil kamu akan bisa bersama dengan Alan lagi.."ucap Tante Shinta mencoba untuk mengelabuhi Dila.
Dila pun berfikir sejenak dan kemudian mengingat bahwa mungkin dengan begitu dia akan segera mendapatkan Alan kembali..
"Apa yang sebaiknya aku lakukan Tante?"tanya Dila lirih.
Dila pun langsung membayangkan bagaimana jika Alan bisa kembali bersama dengan dia dan dia juga berharap bahwa semuanya yang akan dia harapkan akan bisa terwujud...
Tante Shinta pun langsung tersenyum licik dia ingin menggunakan kecerobohan Dila untuk mencari keuntungan untuk menjatuhkan Alan. Untuk mengambil keuntungan menghancurkan hubungan Alan dan Inez...
Dila pun langsung menyetujui apa yang di ucapakan oleh Tante Shinta dan keduanya pun sepakat untuk memisahkan hubungan Alan dan Inez.
"Baiklah Tante aku akan siap membantunya dan aku akan berusaha untuk membuat hubungan Alan dan wanita itu hancur sehancurnya."ucap Dila dengan penuh percaya diri.
Tante Shinta pun tertawa dalam hatinya dia meyakini bahwa hubungan Alan dan Inez akan bisa dia hancurkan...
__ADS_1
"Baiklah kalau begitu Tante akan menyusun rencana yang bagus kamu tunggu saja kabar dari Tante.."ucap Tante Shinta lalu mematikan sambungan telfonnya...
Setelah itu Tante Shinta pun tersenyum licik dan percaya bahwa apa yang akan dia dapatkan dari kesepakatan ini adalah hancurnya hubungan Inez dan Alan.