
Setelah selesai makan malam Alan dan Inez pun langsung pergi ke kamarnya untuk beristirahat, begitupun dengan sang Bunda dan Irawan..
Di dalam kamar Alan dan Inez pun saling tatap keduanya pun kini semakin terlihat sangat romantis...
Alan semakin mencintai Inez begitupun dengan Inez keduanya pun saling mencintai dan berjanji akan hidup bersama sampai kapanpun.
Setelah selesai berbincang kini keduanya pun melanjutkannya ke syurga dunia sehingga keduanya pun terlena dan indahnya kebersamaan yang tak akan pernah terlupakan..
Berbeda dengan Dila, dia sangat marah melihat kedua yang semakin susah untuk di pisahkan seolah keduanya adalah jodoh yang sudah di atur oleh Tuhan sebagai pasangan yang abadi.
"Apa yang harus aku lakukan untuk memisahkan kalian dan aku harus bisa kembali pada Alan apapun caranya."Dila pun tak bisa lagi menyembunyikan kekesalan dalam hatinya...
...****************...
Di tempat yang berbeda..
__ADS_1
Saat ini Thomas sedang berbicara dengan sang Ayah,Thomas sangat ingin masuk kedalam perusahaan Alan namun Thomas memaksa untuk bisa di tempatkan dengan Inez karena Thomas ingin mengambil Inez dari sisi Alan.
Tentu saja hal itu membuat Pak Ibnu sangat marah bahkan kecewa dengan putranya itu karena menurut Pak Ibnu,Thomas gak seharusnya memaksa untuk hal tersebut..
"Stop Thomas Ayah sekarang gak mau mendengar lagi tentang kamu ingin masuk kedalam perusahaan Alan."Pak Ibnu pun mengambil keputusan yang terbaik untuk putranya Thomas...
Thomas pun langsung marah pada sang Ayah karena menurutnya sang Ayah lebih menyayangi Alan dan tak pernah menyayangi dirinya hal itu membuat Thomas benar benar marah pada sang Ayah..
"Ayah cukup ya jika Ayah tak mau membantu aku ya sudah aku kan bisa masuk kedalam perusahaan itu dengan caraku sendiri. Dan jika Ayah lebih menyanyangi Alan ya sudah akupun tak akan pernah perduli Ayah.."ucap Thomas dan dia pun langsung pergi meninggalkan Ayahnya..
Thomas hanya menatapnya sekilas tanpa perduli untuk menolongnya...
Dalam suasana seperti itu Ibu Shinta pun langsung berteriak melihat suaminya yang sudah jatuh pingsan dan dia pun meminta tolong pada assisten rumah tangganya untuk membantunya membawa sang suami ke rumah sakit..
"Mas bertahan ya aku akan membawa Mas ke rumah sakit dan Mas akan baik baik saja.."ucap Ibu Shinta sembari menitikan airmata..
__ADS_1
Ibu Shinta tak pernah tahu kalau ternyata semua itu adalah perbuatan Thomas..
Ibu Shinta pun mencoba untuk menghubungi Thomas namun ponselnya sibuk dan hal itu membuat Ibu Shinta semakin frustasi..
Tak lama setelah sampai di rumah sakit Pak Ibnu pun langsung mendapatkan pertolongan beliau langsung di bawa ke ruang ICU..
Sementara itu Ibu Shinta pun panik memikirkan keadaan suaminya bahkan saat ini Dokter juga belum memberi tahu tentang perkembangan sang suami...
Di tempat yang berbeda...
Pada pagi harinya Alan dan Inez pun bangun pagi pagi sekali untuk melakukan olah raga dan juga menyiapkan semuanya..
Inez langsung pergi menuju dapur untuk membuatkan sarapan sementara Alan dia pergi untuk beroleh raga...
Alan sangat senang melihat kecantikan alami sang istri yang selalu saja membuat Alan tak pernah bisa berpaling apalagi sampai berfikir untuk menduakan cintanya...
__ADS_1