AKU DAN MY CEO

AKU DAN MY CEO
Capture 22


__ADS_3

Setelah itu Inez pun langsung pergi ke dapur kemudian membuatkan beberapa menu makan malam yang belum pernah Alan nikmati sebelumnya yaitu masakan sang istri..


"Aku akan membuatkan makanan yang sepesial buat kamu Mas dan aku akan membuat kamu menyukai masakan yang aku buat karena aku juga pandai dalam memasak."ucap Inez sembari tersenyum bahagia..


Tak lama kemudian sang Bunda pun keluar dari dalam kamar karena mencium bau makanan yang sangat dia suka yaitu rendang ayam buatan putri kesayangannya.


"Sayang kamu pasti membuat rendang ayam ya? Bunda rasanya langsung lapar semenjak kamu menikah Bunda belum pernah menikmati masakan kamu lagi.."Ibu Siti pun langsung memuji masakan sang putri yang memang rasanya sangat enak...


Inez pun tersenyum kemudian menatap sang Bunda dan langsung menghampirinya.

__ADS_1


"Bunda tahu aja,aku ingin membuat makanan yang sepesial hari ini,Bunda tahu gak kalau Irawan di belikan mobil oleh Mas Alan,padahal aku sudah bilang tapi malah aku kena marah olehnya Mas Alan bilang kalau sekarang Irawan juga bagian dari tanggung jawabnya."Inez pun mulai bercerita.


Ibu Siti pun merasa gak enak hati karena harga mobil tentunya sangat mahal hal itu membuat Ibu Siti merasa sedikit sedih dengan kebaikan yang Alan berikan untuk anak anaknya.


"Iya seharusnya Alan tak melakukan itu,Bunda takut jika nanti Irawan akan menjadi anak yang berbeda dan dia akan melupakan siapa kita sebenarnya."Ibu Siti pun kini berfikir sedikit buruk..


Tak lama kemudian Alan dan Irawan pun pulang keduanya langsung memberikan salam kepada Ibu Siti dengan mencium tangan sang Bunda secara bergantian.


Irawan pun berkata pada sang Bunda bahwa Alan baru saja mengajarinya mengendarai mobil,dan Irawan juga berkata bahwa Mas Alan membelikannya sebuah mobil...

__ADS_1


"Nak Alan apa itu tak berlebihan? Harga mobil pasti kan sangat mahal dan itu seharusnya uangnya bisa kalian tabung untuk masa depan kalian kelak."ucapan Ibu Siti membuat Alan langsung tersenyum..


Alan pun mendekati sang Ibu mertuanya dan kemudian memegang tangan wanita paruh baya itu dengan lembut.


"Bunda apa yang aku berikan pada Bunda dan Irawan itu tak sebanding dengan apa yang aku dapatkan. Disini di tempat Bunda aku bisa merasakan apa itu keluarga dan aku juga sangat bahagia karena aku bisa memiliki kalian. Bunda bagiku apa yang aku punya itu hanya sebuah titipan namun kalian adalah sebuah anugrah yang paling indah yang Allah berikan untukku.."Alan pun tak henti hentinya berkata bahwa dia sangat bahagia bisa menjadi suami Inez.


Ibu Siti pun merasakan haru yang luar biasa dia tak pernah menyangka bahwa putrinya akan biasa mendapatkan laki laki yang begitu sempurna secara fisik dan juga finansial hal itu membuatnya tak akan pernah berhenti untuk bersyukur..


"Terima kasih ya Nak karena kamu sekarang keluarga Bunda tak kekurangan suatu apapun dan Bunda juga sangat bahagia karena bisa memiliki menantu yang sepertimu."Ibu Siti pun memeluk Alan dengan penuh bahagia..

__ADS_1


Setalah itu Inez pun mengajak sang suami dan adik serta sang Bunda untuk menikmati makan malam bersama bahkan makanan di meja telihat begitu sepesial dan Alan sendiri sudah tak bisa menahannya untuk segera menikmatinya.


__ADS_2