AKU DAN MY CEO

AKU DAN MY CEO
Capture 21


__ADS_3

Setalah sampai di rumah mereka Inez pun menatap adik dan suaminya yang baru saja sampai dengan tatapan yang tak bisa bahkan Inez berfikir bahwa Alan membawa Irawan kesuatu tempat yang akan membuat Irawan malas untuk belajar.


"Mas kalian dari mana saja? Kenapa baru pulang?"Inez langsung menghujani Alan dengan beberapa pertanyaan.


Belum sempat Alan menjawab ada seseorang di luar rumah mereka yang mencari Alan untuk mengantarkan mobil baru yang baru saja Alan dan Irawan beli..


"Assalamualaikum,maaf apa benar ini rumah Pak Alan? Kami dari Diler ingin mengantarkan mobil yang Pak Alan beli?"tanya seseorang yang bertugas untuk mengantarkan mobil tersebut.


Inez yang kebetulan membukakan pintu pun kaget mendengar bahwa Alan membeli sebuah mobil mewah.


Alan yang kebetulan mendengar itupun langsung keluar dari dalam dan tersenyum..


"Iya Mas terima kasih banyak maaf sudah merepotkan kalian."Alan pun langsung mengeluarkan beberapa lembar uang pecahan seratus ribuan dan di berikan kepada sopir yang mengantarkan mobil tersebut..


"Mas buat sekedar beli kopi ya terima kasih banyak maaf merepotkan."Alan pun langsung memberikan uang tersebut setelah yang mengantar mobil itu pergi Inez menatap kearah Alan seolah bertanya sesuatu..

__ADS_1


Inez masih menatap kearah sang suami namun Alan malah menggodanya..


"Kamu kenapa sayang? Oke aku jelaskan itu mobil punya Irawan aku membelikannya untuknya."ucap Alan dengan santainya.


Mata Inez langsung membulat mendengar bahwa Alan memberikan mobil mewah dengan harga yang tak sedikit tentunya hal itu benar benar membuat Inez kesal..


"Mas kenapa kamu membelikannya mobil?itukan harganya gak sedikit lagipula itu akan membuat Irawan malas nantinya."Inez pun terlihat kesal..


Alan langsung bangun dari duduknya dan menatap kearah istrinya yang sedang menatapnya dengan tatapan yang hendak memangsanya.


"Sayang pliss sudah Irawan adalah adikmu berarti dia juga adikku bukan? Jadi apa salahnya aku memberikan apa yang bisa aku berikan? Dan lagipula itu harganya tak seberapa dengan apa yang aku dapatkan aku bisa mendapatkan kamu wanita yang paling cantik dan juga sebuah keluarga yang saling menyayangi dan bagiku apa yang aku berikan gak sebanding dengan apa yang aku dapatkan."Alan pun meminta Inez untuk menerima pemberiannya pada Irawan.


"Apakah Irawan tahu tentang ini?"tanya Inez kemudian..


Alan hanya mengangguk dan kemudian berbalik badan hendak mengajak Irawan untuk mencoba mobil barunya.

__ADS_1


Inez pun tersenyum ternyata dia tak salah melabuhkan hatinya pada laki laki itu di samping dia orang yang sangat baik dia juga orang yang sangat menyayangi keluarganya terutama Alan sangat menyayangi sang Bunda dan juga Irawan..


Alan pun tersenyum menatap istrinya setelah itu dia menghampirinya kembali kemudian mencium kening istrinya dengan lembut..


"Aku pergi sebentar ya aku mau mengajak Irawan untuk mencoba mobil barunya dan aku boleh minta sesuatu gak?"tanya Alan sedikit menggoda istrinya.


Inez pun mengangguk dan kemudian tersenyum..


"Mas mau di buatin apa?"tanya Inez lirih.


Alan pun langsung tersenyum dan senyumannya mengandung sesuatu..


"Aku ingin kamu membuatkan aku makanan yang sepesial dan aku ingin kamu yang memasaknya."ucap Alan mencoba mengerjai Inez.


Inez pun hanya tersenyum kemudian mengangguk..

__ADS_1


"Baiklah suamiku aku akan menyiapkan makan malam yang sepesial buat semuanya."jawab Inez dengan percaya diri..


Ada satu hal yang belum Alan tahu bahwa Inez juga sama seperti sang Bunda dia pandai dalam membuat masakan yang enak.


__ADS_2