AKU DAN MY CEO

AKU DAN MY CEO
Capture 09


__ADS_3

Inez menatap kearah sang suami dan sepetinya dia telihat sedikit kesal hal itu lantas membuat Inez bertanya...


"Mas kamu kenapa? Kenapa kamu sepetinya kok kesal sekali apa ada hal yang sedang kamu pikirkan saat ini?"tanya Inez lirih.


Alan menatap kearah sang istri dan kemudian mengalihkan pandangannya kembali.


"Sayang apa kamu gak lihat tadi mata Thomas saat dia menatapmu? Aku sebagai laki laki tahu arti dari tatapan itu. Aku gak suka ada yang menatap istriku selain aku.."ucapan Alan membuat Inez tertawa.


Inez menertawakan sang suami yang menurutnya begitu overprotektif terhadap dirinya bukan karena dia gak bersyukur namun Inez merasa ada yang lucu.


"Kenapa malah kamu ketawa sayang?Apa jangan jangan kamu suka ya di tatap begitu sama Thomas.."kecemburuan Alan sudah tak dapat dia kendalikan lagi..


Inez pun langsung bersandar di bahu suaminya dan kemudian menggenggam tangan Alan dengan lembut...


"Mas dengerin aku,aku gak perduli mau siapapun yang menggodaku aku tak akan tergoda apalagi sekarang aku sudah punya suami yang tampan dan aku juga gak akan bisa tergoda dengan siapapun karena cinta dan sayangku hanya untukmu suamiku."Inez pun berhasil membuat Alan tersenyum bahagia dan tak lama kemudian keduanya pun sampai di kantor,Inez turun lebih dahulu di sebrang kantor sedangkan Alan langsung melajukan mobilnya hingga ke parkiran.


Ketika di dalam kantor keduanya bisa bersikap normal layaknya seorang CEO dan sekertaris'nya itu membuat keduanya terlihat bukan seperti pasangan suami istri itu karena Inez masih ingin bekerja dan bisa selalu dekat dengan Alan sepanjang hari dan sepanjang waktu...


Pada saat yang bersamaan Inez telah sampai di mejanya dan di sana tiba tiba saja Inez melihat ada seuntai mawar merah dan sepucuk surat yang tergeletak di atas mejanya hal itu membuat Inez bingung dan berfikir bahwa Alan memberikan sebuah kejutan di pagi hari...


Inez tersenyum dan kemudian hendak mengambil bunga tersebut tiba tiba saja Rizal datang dan mengatakan sesuatu.


"Nez apa kamu suka sama bunganya dan apa kamu sudah membaca surat yang aku kasih ke kamu.. Inez ada satu hal yang ingin aku katakan bahwa aku mencintaimu dan aku sudah sangat mencintaimu semenjak kita pertama kali bertemu.."ucap Rizal lirih.

__ADS_1


Hal itu tentu saja membuat Inez sangat terkejut terlebih lagi Alan yang melihat dan mendengar dengan mata kepalanya sendiri bahwa ada laki laki lain yang mengungkapkan perasaan pada istrinya di depan matanya.


Inez pun sangat terkejut dan menatap wajah suaminya yang terlihat begitu kesal dan emosi namun Inez langsung bisa menguasai keadaan.


"Mas Rizal maafkan aku ya aku tak bisa menyambut perasaan Mas terhadapku karena jujur aku mencintai laki laki lain dan dia sangat berarti untukku. Dan perlu Mas tahu bahwa aku tak akan pernah berpaling darinya maafkan aku ya Mas jika kejujuranku menyakitimu.."ucapan Inez membuat Alan tersenyum lalu masuk kedalam ruangannya dengan tenang.


Sementara itu Rizal nampak sangat kecewa namun dia bukanlah tipe laki laki yang mudah emosi sehingga dia pun tersenyum...


"Nez gak apa apa aku bisa paham kok tentang perasaan kamu ke aku dan itu memang gak bisa di paksakan dan aku menghargai semua keputusan yang telah kamu ambil.."ucap Rizal lalu Rizal pun kembali ke meja kerjanya.


...****************...


Di dalam ruangannya Alan duduk di kursinya dia masih memikirkan ucapan Alan kepada Inez,walupun Inez menolaknya namun bayang bayang lain terus saja menghantui pikirannya.


Inez pun langsung masuk menemui suaminya dan Inez melihat wajah Alan yang nampak tak bahagia dan terliputi oleh amarah...


"Mas aku bisa jelaskan..."ucap Inez lirih..


Alan pun hanya menatap kearah sang istri dan langsung membuang muka berpura pura marah..


Inez pun tak bisa berfikir lagi dia takut jika Alan akan marah dan yang paling Inez takutkan adalah jika sampai Alan melakukan sesuatu kepada Rizal.


"Mas maafkan aku,aku juga tak tahu jika Mas Rizal akan melakukan hal itu. Dan aku juga tak pernah tahu bahwa selama ini Mas Rizal memiliki perasaan kepadaku Mas maafkan aku.."Inez pun langsung memegang tangan suaminya...

__ADS_1


Inez nampak sangat sedih dan hal itu membuat Alan tak tega apalagi sikapnya akan melukai Inez...


"Sayang aku cemburu tahu karena masih ada laki laki lain yang ingin mengejar istriku dan aku tak mau hal itu terjadi kamu hanya milikku dan hanya milikku.."Alan pun langsung memeluk Inez dengan manja.


Alan selalu saja lemah jika berada di hadapan Inez bahkan Alan bisa bersikap sangat manja dan Alan merasa nyaman melakukan itu bermanja manjaan pada sang istri..


Inez pun tahu tentang perasaan suaminya lelaki mana yang mau melihat istrinya di goda laki laki lain di hadapannya sama seperti dirinya yang tak mau jika Alan dekat dengan wanita lain...


Inez pun membalas pelukan Alan dengan sangat lembut...


"Iya Mas aku tahu kok perasaan Mas bagaimana ya sudah kita lupakan saja Mas percaya kan sama aku bahwa aku akan selalu jaga cintaku hanya untuk kamu selamanya."Inez pun mencoba menenangkan hati suaminya itu.


Alan pun tersenyum dan kemudian memberikan sebuah ciu*an manis di bib*r istrinya itu bahkan keduanya pun sama sama menikmatinya...


Setalah itu keduanya pun melanjutkan aktifitas seperti biasanya, bahkan keduanya pun sama sama bisa fokus dalam urusan pekerjaan.


Di tempat yang berbeda...


Tante Shinta sangat kesal dan kecewa dengan sang suami karena tak mau mendukungnya dalam mengambil alih harta yang di tinggalkan oleh kedua orang tuanya bahkan apa yang telah di lakukan oleh Tante Shinta dulu sia sia..


"Ini semua karena Papa tak mau mendukung apa yang telah Mama lakukan coba saja kalau Papa mendukung Mama untuk memaksa Alan mau menikahi Salsa mungkin rencana kita gak akan berantakan."Tante Shinta pun mulai menyalahkan Om Ibnu..


Yang tak penah di ketahui oleh Om Ibnu adalah bahwa dalang di balik kematian kakak kandungnya beserta istrinya adalah Tante Shinta karena harta dia rela melakukan segala macam cara untuk mendapatkan semuanya namun kini Alan yang telah mengetahui niatan sang Tante lebih memilih untuk tak menuruti keinginan Tantenya itu.

__ADS_1


__ADS_2