Aku Istrimu Bukan Pembantu Mu

Aku Istrimu Bukan Pembantu Mu
bicara dari hati ke hati


__ADS_3

ROV BUNGA


Setelah kejadian malam itu hubunganku dengan mas firman sangat tidak baik. Mas firman suka berbicara sinis dan sering membentak.


Apapun yang aku lakukan tetap jelek dimata mas firman,padahal sebelum nya mas firman adalah orang yang lembut dan penyayang tapi kenapa sifatnya sekarang berubah seperti ini.


Aku berusaha sabar dengan sikapnya ini. Apa lagi santi juga selalu sinis menatapku. Bahkan santi seolah olah mengangapku seperti pembantu. Aku selalu disuruh ini dan itu kadang sehari dia bisa menyuruhku pergi kewarung berulang kali. Seperti di senghaja agar aku kelelahan.Aku bilang pada santi "kenapa tidak sekalian aja sih belanjanya kenapa harus bolak balik." Maka dia akan membentakku dan mengancamku "nanti aku bilang sama mas Firman kalau kamu tidak mau aku suruh". Aku hanya bisa pasrah aku berharap suatu saat nanti mas firman bisa berubah dan bisa menyayangiku seperti dulu lagi.


" Mas Bolehkah aku bicara padamu sebentar saja"tanyaku pelan


" Mau bicara apa? aku capek mau mau mandi dulu" jawab mas firman sambil masuk ke dalam kamar mandi.

__ADS_1


Aku mendesah pelan meratapi nasibku apakah nanti akan bisa seperti dulu lagi.


Tak Butuh waktu lama untuk menunggu mas Firman keluar dari kamar mandi Aku masih berusaha untuk bisa berbicara dengannya mungkin dengan berbicara dari hati ke hati aku bisa tahu apa yang dia mau sebenarnya.


"mas sebenarnya apa yang membuatmu berubah seperti ini. Apa salahku padamu mas tidak bisakah kamu menjadi seperti yang dulu lagi,pria yang lembut dan penyayang yang pernah aku kenal" Aku berbicara pesan kepada mas Firman.


" Apa maksudmu berbicara seperti itu?apa kamu tidak sadar apa kesalahan yang sudah kamu perbuat" mas Firman balik bertanya kepadaku yang membuat diriku merasa bingung.


" sudah...sudah...cukup kamu tidak usah cerewet cepat siapkan makan malam aku sudah lapar, aku capek meladeni tingkahmu yang seperti anak kecil". jawab pas Firman sedikit membentak jawab mas Firman sedikit membentakku.


Aku tak tahu lagi apa yang harus kukatakan Mas benar-benar buta tidak mau mendengarkan kata-kataku lagi. Aku putuskan untuk pergi ke dapur untuk menyiapkan makan malam. Kulihat Santi sudah berada di ruang meja makan.

__ADS_1


"Santi bisakah kita bicara berdua setelah makan malam nanti". Tanya ku kepada Santi Aku ingin meluruskan permasalahan ini kenapa dia sangat membenciku.


" mau bicara apa? sepertinya tidak ada yang perlu kita bicarakan" jawab Santi sinis. "Bicara saja sekarang tidak perlu menunggu nanti" kata Santi.


"Kalau Mbak ada salah Mbak minta maaf santi, Kenapa kamu begitu membenci Mbak padahal mbak sangat menyayangimu" tanyaku langsung kepada Santi.


"Dari awal mas Firman memperkenalkan Mbak kepadaku aku memang tidak suka sama Mbak, karena apa Karena masih mas Firman jauh lebih menyayangimu daripada aku adiknya sendiri". jawab Santi dengan jujur.


" Ya Allah santi Aku tidak pernah membedakanmu aku juga menyayangimu,seperti aku menyayangi adikku sendiri ,kau tahu sendiri aku adalah anak yatim piatu Aku sangat menyayangi keluarga ini". Jawabku


" Sudahlah Mbak Aku tidak percaya padamu Kelihatannya kamu itu lugu tapi sebenarnya Kamu licik,kamu ingin menguasai harta kakakku" jawab Santi

__ADS_1


" kamu salah Santi Aku benar-benar mencintai kakakmu bukan hartanya". aku masih berusaha sabar menjawab semua tuduhan dari Santi. Pembicaraan kami berhenti karena mas Firman dan Dodi keluar dari kamar untuk makan malam kami pun makan malam tanpa banyak berbicara.


__ADS_2