
Hari ini aku sudah mulai masuk bekerja. Walaupun hanya menjadi baby sister ini adalah langkah awalku untuk bisa menabung dan bisa secepatnya mengatur perceraianku dengan mas Firman. Hari ini aku sengaja untuk bangun lebih awal setelah menyelesaikan Sholat Subuh aku bersiap-siap untuk pergi ke rumah Kak Wahyu karena jarak dari kontrakanku menuju rumahnya sedikit jauh jadi aku putuskan untuk memesan ojek online. Sesampainya di rumah Kak Wahyu, aku langsung memencet bel pintu rumah. Tak Berapa lama pintu pun terbuka dan aku melihat ibu paruh baya yang membukakan pintu rumah aku pikir dia adalah ibunya Kak Wahyu, tapi ternyata aku salah dia adalah pembantu di rumah ini namanya Bu Romlah ternyata pekerjaanku hanya khusus untuk merawat mutiara saja.
__ADS_1
setelah bertemu dengan Kak Wahyu dan berbincang Sebentar aku pun langsung ke kamar mutiara. kamarnya sangat indah berwarna pink keseluruhan pernak-pernik menghiasi seluruh dinding kamar, di rak mainan juga terdapat bermacam-macam boneka Ada boneka Barbie boneka beruang dan bermacam-macam lainnya. kulihat mutiara masih tertidur lelap, aku mendekatinya perlahan dan membelai wajahnya. Aku berusaha untuk membangunkannya karena biasanya kata Kak Firman mutiara susah sekali untuk dibangunkan. agak susah memang hampir 15 menit aku membangunkannya tetapi untuk membuka mata pun dia tidak mau. akhirnya ku bisikan di telinganya apabila mutiara mau cepat bangun kita bisa jalan-jalan ke taman depan dan beli es krim berdua. sudah ku duka tak Berapa lama matanya pun langsung melotot melihatku dengan senyum manisnya dia pun berkata" beneran tante, tante Nggak bohong kan?".
__ADS_1
aku aku tersenyum padanya" beneran dong masa bohong...yuk mutiara cepetan bangun trus mandi dulu setelah sarapan kita jalan jalan ke taman depan" jawabku sambil tersenyum kepadanya.
__ADS_1
Tak berapa lama Kak Wahyu pun datang ke meja makan dengan pakaian lengkap mungkin dia akan pergi bekerja. Aku aku pun meminta izin kepadaNya setelah selesai sarapan aku akan mengajak mutiara berjalan-jalan di taman depan. Kak Wahyu mengizinkanku asal jangan terlalu lama karena dia mengatakan kalau kondisi mutiara Tidak seperti anak lainnya.Ternyata mutiara memiliki gangguan pernapasan makanya dia tidak bisa untuk terlalu lama di luar takutnya terkena debu yang bisa mengakibatkan sesak nafas.
__ADS_1
setelah selesai sarapan Kak wahyu berpamitan kepada kami untuk pergi ke kantor tak lupa dia mengingatkanku untuk selalu menjaga mutiara dengan baik. Aku berjanji dalam hati akan merawat mutiara seperti anakku sendiri karena memang aku sangat menyukai anak-anak tapi entah kenapa selama pernikahanku dengan mas Firman aku belum juga dikaruniai seorang anak. setelah membereskan meja makan bersama Bu Romlah aku pun mengajak mutiara pergi ke taman depan untuk berjalan-jalan tak lupa aku membelikan es krim kesukaannya.
__ADS_1