Aku Istrimu Bukan Pembantu Mu

Aku Istrimu Bukan Pembantu Mu
bercerai


__ADS_3

Hari ini hari yang aku tunggu tunggu. Setelah melewati persidangan beberapa kali maka hari ini adalah pembacaan keputusan perceraianku. Perasanku saat ini tak karuan Setelah ketuk palu dan hakim menyatakan bahwa aku sudah sah bercerai dari mas firman,bisa dibilang aku senang tapi di sisi lain aku sedih karena status baru ku ini. Mungkin kedepannya aku akan banyak mendapat cobaan lebih berat lagi karena kebanyakan wanita yang mendapat status janda seperti aku di anggap hina oleh masyarakat karena tidak bisa mempertahankan rumah tangga nya.


Tanpa bertegur sapa dengan mas firman aku langsung menuju parkiran dimana kak wahyu sudah menungguku. Padahal tadi aku sudah menolak saat dia mau mengantarku, tapi kak wahyu bersikeras mengantar dan menunggu sampai persidangan selesai.


Di halaman parkir aku bertemu dengan santi dan ridho ternyata mereka ada disini juga.


Tanpa basa basi aku melewati mereka, tapi tak ku sangka santi menghentikan langkahku dan berkata.


"Jangan harap kamu bisa kembali ke kehidupan kami mbak,kamu tidak pantas menjadi istri kakak ku"


Tanpa kupedulikan ocehan santi aku terus melangkahkan kaki ku ke mobil kak wahyu.


Ku lihat kak wahyu sudah menunggu aku merasa tak enak hati kepadanya.

__ADS_1


" Sudah selesai" tanya nya. Aku cuma menganggukkan kepalaku.


Saat aku mau membuka pintu mobil. "Ternyata kamu memang wanita ******,baru saja bercerai dariku sudah berani terang terangan jalan sama dia" aku mencari asal suara yang ternyata mas firman dan santi sudah berada di belkangku.


"Aku mau jalan dengan siapa saja itu bukan urusanmu lagi mas,toh kita sudah resmi bercerai" jawabku ketus.


"Sudah kukatakan kepada mu mas,dia tidak pantas bersanding menjadi istrimu,luarnya saja kalem sebenarnya dia ular betina" timpal santi seenaknya.


Rasa marah benci bercampur menjadi satu ternyata selama ini mas firman sudah terhasut oleh ucapan adiknya dibanding percaya kepadaku.


"Tutup mulutmu santi, kamu tidak usah mencampuri urusan kami,apa yang kamu mau agar aku dan mas firman bercerai sudah terlaksana,dan kamu mas terimakasih atas semua yang kau berikan kepada ku selama ini,dan harus kau tau aku bukan wanita ular seperti yang santi bilang,percaya atau tidak malah adikmu sendiri yang ingin memisahkan aku dan kamu dari awal dia masuk ke dalam rumah tangga kita " aku berusaha meredam amarahku.


Aku langsung masuk ke dalam mobil kak wahyu dan kami pergi meninggalkan mereka.

__ADS_1


Di dalam perjalanan aku hanya memandang ke luar jendela. Aku tak habis pikir dengan santi apa salah ku padanya hingga sebenci itu dia kepadaku.


Mobil berhenti di rumah makan aku meneh ke kak wahyu, belum sempat aku bertanya dia sudah berkata duluan


"sudah waktunya makan siang aku lapar dari tadi pagi kita belum makan...hehehe..."


Astagfirullah aku tepuk jidat aku lupa dari pagi kak wahyu menemaniku sampai sampai aku lupa kalau kami berdua belum makan dari tadi pagi karena buru buru berangkat kepengadilan.


"maaf kan aku kak,karena aku kak wahyu jadi kelaparan begini,kalau begitu ayo kita makan dan untuk kali ini aku yang akan traktir kak wahyu"


Aku meminta maaf padanya.


"aku bukan cowok matre yang minta di traktir seorang wanita" ucap nya sambil tertawa baru kali ini aku melihat kak wahyu tertawa lepas seperti ini. Akhirnya kami makan siang si restoran tersebut.

__ADS_1


__ADS_2