
semalaman aku tak bisa tidur sampai azan subuh berkumandang,ku putuskan untuk menunaikan ibadah sholat subuh. Aku dah putuskan aku tak mau di tindas oleh mereka. Aku akan balas kelakuan mereka. Sudah sudah cukup air mataku untuk meratapi semua ini,aku bukan wanita lemah aku harus kuat apapun yang terjadi nanti aku akan hadapi mereka semua.
Selesai sholat subuh aku kembali ke tempat tidur,kepalaku sakit sekali karena semalaman tak tidur. Kupejamkan mata ku dan bermimpi indah..
Sayup sayup ku dengar suara mas firman memanggilku tapi ku pikir itu cuma mimpi jadi ku abaikan saja.
Tak berapa lama tubuhku seperti di tepuk tepuk oleh seseorang semakin lama tepukan itu menjadi kasar sekali. Aku sedikit membuka mata dan ku lihat mas firman sudah ada di depan pembaringanku dengan kedua tangan dipinggang. Aku sangat terkejut apalagi melihat seringai wajahnya yang merah padam menahan amarah.
__ADS_1
Ku coba duduk dan bersender di didinding pembaringan sambil memijit keningku yang sangat sakit. Entah sumpah serapah apa saja yag dia ucapkan padaku aku tak peduli. Kepalaku sangat sakit sekali mungkin karena sepanjang malam aku menangis mangkanya aku sakit kepala seperti ini ditambah mendengar ocehan mas firman kepalaku sangat sakit. setelah mas Firman puas dengan ocehannya Lalu dia pergi keluar kamar aku pun pergi ke kamar mandi.
" Cepatlah bunga apalagi yang kau tunggu,aku lapar buatkan makanan pagi in,i itu kan sudah menjadi tugasmu" Kata mas Firman Ketus
" Di rumah ini bukan aku saja yang tinggal, kenapa aku harus menyiapkan makanan kalian seharusnya Santi juga ikut melakukannya" jawabku tak kalah Ketus.
kurasakan pipiku seperti terbakar sangat sakit sekali tamparan mas Firman. Aku putuskan untuk pergi dari rumah ini Aku tidak tahan lagi Segera aku masuk ke dalam kamar dan membereskan semua pakaianku tak lupa ijasah, buku tabungan dan perhiasanku pun kubawa.
__ADS_1
aku keluar dari kamar dengan membawa koperku. kulihat mas Firman menatap sejenis kepadaku dan dia pun berkata " Emang mau ke mana kamu, Kamu pikir kamu bisa hidup di luar sana"
" mas Firman tidak usah menghalangi Mbak bunga untuk pergi untuk apa Biarkan dia pergi lagi nanti kita tidak membutuhkannya lagi". tiba-tiba Santi menyahut perkataan mas Firman entah Sejak kapan dia sudah berada di belakangku.
" karena kalian tidak membutuhkanku lagi maka aku akan pergi dari sini Oh ya jangan lupa urus surat perceraian kita Mas aku tidak akan mau memaafkanmu dan tidak akan mau kembali kepadamu" ucapkan kepada mereka berdua.
aku pun melangkahkan kakiku keluar dari rumah ini aku sudah putuskan akan keluar hari ini juga. Sampai di Jalan Raya aku memesan taksi online entah ke mana tujuanku aku pun belum tahu yang jelas aku akan mencari kontrakan terlebih dahulu. Setelah seharian berkeliling aku pun mendapatkan sebuah kontrakan kecil yang nyaman untuk aku tempati,aku butuh istirahat untuk melepas lelah dati semua ini, setelah menyelesaikan pembayaran kepada pemilik kontrakan Aku pun merebahkan badanku di ranjang kecil di kontrakan ini. tak lupa aku pun memberitahu status kepada pemilik kontrakan agar tidak ada yang membicarakanku di kemudian hari. Mungkin karena iba si pemilik kontrakan mengizinkanku untuk membayar separuh dulu,setelah aku mendapatkan pekerjaan nanti akan aku lunasi sisanya. Semoga besok aku akan mendapatkan pekerjaan dengan cepat ,agar aku bisa mengurus surat perceraianku dengan mas Firman agar semuanya selesai.
__ADS_1