Aku Istrimu Bukan Pembantu Mu

Aku Istrimu Bukan Pembantu Mu
bertemu mas Firman


__ADS_3

Hari ini hari minggu kak wahyu libur bekerja. Rencana hari ini kami pergi ke kebun binatang sesuai permintaan Mutiara. Aku dan bu romlah menyiapkan bekal. Setelah semua siap kami berangkat. Sebenarnya aku dan bu romlah sudah menolak karena kami pikir ini hari dimana ayah dan anak bisa menghabiskan waktu bersama. Tapi karena Mutiara merengek kami harus ikut, dan kak wahyu juga tak keberatan jadi kami berdua pun ikut bertamasya ke kebun binatang.


Ada rasa canggung sebenarnya karena dari tadi sepertinya kak wahyu memperhatikanku. Apa ada salah ya dengan penampilanku aku jadi salah tingakah sendiri.


Di dalam mobil aku dan bu romlah duduk di belakang tapi karena permintaan mutiara aku terpaksa duduk di depan samping kak wahyu sambil memangku mutiara.


Sepanjang perjalanan mutiara riang sekali sambil bernyanyi, setiap ada lagu yang tak dihapal nya dia menyuruhku melanjutkan, malah kebanyakan aku yang bernyanyi bukan dia. Sesekali kak wahyu pun menyambung nyanyian kami begitu pun dengan bu romlah. Suasana perjalan ini jadi menyenangkan.


Tak terasa kami sampai di kebun binatang.


Setelah puas berkeliling kebun binatang kami putuskan untuk istirahat di taman didalam kebun binatang. Aku dan bu romlah membentangkan tikar. Tak lupa kak wahyu juga membantu kami membawakan bekal dan menyusun di atas tikar.


Aku mulai menyuapi mutiara sambil bercanda. Sesekali kak wahyu ikut dalam percakapan kami berdua.

__ADS_1


Kadang kami bertiga tertawa melihat tingkah Mutiara yang mengemaskan.


"jadi ini kerjaan kamu di belakang ku,ternyata kamu memang wanita tak tau malu dasar wanita ******" kata seseorang kepada kami.


kami Emang kenapa kalau terkejut dan menoleh ke asal suara ternyata mas firman dan erika. Sedang apa mereka berdua di sini kulihat Dodi dan Santi juga ikut bersama mereka berdua.


aku beranjak dari tempat dudukku kutatap mereka dengan tatapan tajam.Mungkin mereka pikir aku takut dengan mereka.


Kak Wahyu pun ikut beranjak dan membelaku" Maaf sebelumnya saya tidak tahu permasalahan kalian berdua yang jelas Mbak bunga adalah baby sister anak saya dan dia bukan wanita ****** seperti yang Anda pikirkan"


mas Firman dan yang lainnya pun berlalu meninggalkan kami. Aku terduduk lemas tanpa terasa air mataku jatuh entah apa salahku kepada mas Firman sampai dia begitu kasar kepadaku. Aku sangat malu di depan Kak Wahyu.


"Siapa dia tante?" tanya mutiara kepadaku.

__ADS_1


" dia suami Tante sayang... tetapi sebentar lagi dia akan menjadi mantan suami tante"jawab ku menjelaskan.


" Kenapa kalian berpisah tante,seperti aku ditinggal Ibuku Tetapi dia berada di surga kata ayah" sambung mutiara


" karena kami sudah tidak cocok lagi Makanya tante putuskan untuk berpisah" Jelaskan singkat. mutiara mengangguk tanda mengerti tapi aku tahu dia pasti banyak pertanyaan yang ingin ditanyakan. Karena aku tahu mutiara sangat aktif sekali apapun itu selalu ditanyakan. Hari menjelang sore kami putuskan untuk pulang ke rumah.


dalam perjalanan pulang mungkin karena kecapean mutiara pun tertidur lelap di pangkuanku. Begitu pula dengan Bu Romlah mungkin terlalu capek berjalan-jalan tadi.


" Maafkan atas perlakuan suami saya Kak Wahyu Saya tidak tahu kalau dia akan berkata seperti itu" Aku berusaha untuk mengobrol dengan Kak Wahyu Aku harap dia tidak memecatku karena kelakuan mas Firman tadi.


" nggak papa mbak bunga Emang Mbak Bunga sudah siap kalau mau berpisah dengan suaminya" Kak Wahyu balik bertanya kepadaku.


Aku hanya bisa menggangguk kan kepala menjawab pertanyaan dari Kak Wahyu. Ya...mungkin aku harus siap dengan apa yang terjadi aku harus secepatnya mengurus perceraianku ini. Aku sudah sangat benci dengan mas Firman, terlebih Dia berjalan jalan dengan Erika sepertinya sangat bahagia. dan Santi juga berada di pihaknya keputusanku sudah bulat.

__ADS_1


__ADS_2