Aku Istrimu Bukan Pembantu Mu

Aku Istrimu Bukan Pembantu Mu
Aku benci kamu mbak


__ADS_3

Bab ini khusus untuk orang dewasa bukan untuk anak anak. Bijaklah dalam membaca.


ROV SANTI


Aku adik satu satu nya mas firman,dulu dia sangat perhatian pada ku,tapi sejak dia mengenal mbak bunga sikap mas firman berubah. Mas firman selalu pergi jalan jalan setiap hari minggu bersama mbak bunga, tak pernah mengajak ku lagi. Sebelum mas firman menjalin hubungan dengan mbak bunga aku lah yang selalu di ajak jalan jalan. Aku benci mbak bunga karena dia mas firman tak pernah perhatian lagi dengan ku.


Akhirnya aku berkenalan dengan seorang pria benama Dodi. Dari pertemuan pertama berlanjut ke pertemuan berikutnya. Di pertemuan ke dua mas dodi menyatakan cintanya padaku, walaupun aku sedikit ragu karen aku tau pergaulan mas dodi bisa di bilang buruk.


"aku mau kamu menjadi belahan hidupku santi,aku mohon terima aku menjadi bagian dalam hidupmu" ucap mas dodi.


"Aku belum bisa jawab sekarang mas,rasanya ini terlalu cepat untukku menjalin hubungan serius dengan mu,kita baru kenal" jawabku berharap mas dodi tak tersinggung dengan jawaban ku ini.


" Baik lah santi kalau itu maumu, tapi apa kita bisa tetap berhubungan untuk bisa saling lebih mengenal lebih jauh lagi" ucap mas dodi penuh harap


"iya mas bisa" angguk ku sambil tersenyum.


Hampir dua bulan mengenal mas dodi membuat ku nyaman. Mas dodi sama seperti mas firman sayang dan perhatian pada ku. Bahkan aku sudah tidak perduli dengan mas firman aku sangat membenci mbak bunga, karena dia mas firman tak perhatian lagi pada ku adik perempuannya.

__ADS_1


Malam ini malam minngu mas dodi ingin mengajakku ke kafe untuk nongrong. Katanya dia baru dapat bonus dari atasannya.


Jam tujuh malam mas dodi ingin menjemputku.


TOK...TOK...TOK...


Suara pintu di ketuk pasti itu mas dodi.


Segera aku buka pintu, benar dugaanku yang datang mas dodi. Karena mas firman belum pulang Langsung saja kami pergi ke kafe yang sudah di pesan mas dodi. Aku pikir nanti saja menghubungi mas firman. Mungkin mas firman lagi asik berduaan dengan bunga apa lagi ini malam minggu,hp nya pun tak bisa di hubungi.


setelah menempuh waktu satu jam kami sampai juga di kafe. Disana sudah rame banyak pasangan muda mudi menikmati akhir pekan.


Tiba tiba kepala ku berat sekali. Ada hawa panas di badanku yang tak bisa aku jelaskan. Aku kepanasan ingin buka baju tapi di tarik mas dodi, aku di bawa ke lantai atas.Banyak sekali kamar di lantai atas aku berjalan sempoyongan. Mas dodi membuka salah pintu dan menguncinya dari dalam. Entah apa yang merasuki ku aku mendekati mas dodi mencium bibirnya ******* dengan rakus. Mas dodi membalas setiap ******* dariku.


Dibaringkannya aku di atas ranjang tanpa melepas bibir kami. Baju ku dibuang ke sembarang arah aku menerima setiap sentuhan dari mas dodi, nikmat yang kurasakan,tapi badanku ingin lebih dari disentuh, entah kapan mas dodi sudah tak berbaju lagi. Di kecupnya leherku ditinggalkanya jejak merah disana, turun kebawah setiap inci badanku di jamahnya. Dan akhirnya benda tumpul itu menhujam ke inti kewanitaanku


..Aghhhh...aku menjerit kesakitan

__ADS_1


"husss...tak apa aku akan pelan pelan" mas dodi berkata.


******* demi ******* keluar dari mulutku sampai kami berdua sama sama berada di puncak kenikmatan.


Dan aku tak ingat apa apa lagi.


Aku membuka mataku,kepala ku sedikit pusing.


"ini kamar siapa" batinku


"Aaaaaaa......apa yang terjadi" aku berteriak ku lihat mas dodi di sampingku kami berdua tanpa sehelai baju.


" kamu sudah bagun" mas dodi menyapaku.


" apa yang kamu lakukan pada ku mas hiks... hiks... hiks..." aku menangis sambil menutupi badanku dengan selimut.


"Apapun yang terjadi diantara kita aku akan bertanggung jawab aku siap menikahimu santi" ucapnya sambil mendekat

__ADS_1


" jangan mendekat, tetap diam disitu" teriakku pada mas dodi. Aku beranjak dengan tertatih menuju kamar mandi tak lupa memunguti pakaianku yang berserakan.


__ADS_2