
Hari ini aku harus mulai mencari pekerjaan uang tabunganku mungkin hanya cukup untuk satu bulan kedepan. Aku berjalan dari toko satu ke toko yang lain berharap ada lowongan pekerjaan. Sampai tengah hari aku belum mendapatkan pekerjaan. Ku putuskan untuk melepas penat di masjid sekalian sholat dhuhur. Dalam doa ku tak henti hentinya aku menangis, tapi bukan meratapi nasip ini, aku menangis meminta kemudahan kepada sang pencipta seluruh alam untuk membarikan kemudahan dalam setiap langkahku. Setelah menyelesaikan ibadah sholat aku berjalan mencari warung makan untuk mengisi perut ini yang sedari tadi minta diisi. Tadi pagi aku cuma minum air putih tak sempat untuk sarapan pagi.
Setelah selesai makan aku berjalan kembali mungkin ada lowongan kerjaan. Hampir jam 3 sore aku belum mendapat pekerjaan aku putuskan untuk kembali ke kontrakan. Mungkin besok aku berusaha lebih keras lagi.
Sekitar setengah jam berjalan sampai lah aku di kontrakan. Segera aku buka pintu dan mengucap salam. Setelah mandi aku membaringkan tubuhku di atas kasur untuk melepas penat. Sambil berfikir besok aku harus kemana lagi untuk mencari pekerjaan. Aku buka hp berharap mas firman mencari ku atau menanyakan keberadaan ku, tapi ternyata memamg mas firman tak perduli aku dimana. Ada sedikit rasa sakit dihati ini,seharusnya mas firman ada sedikit simpati walau hanya lewat pesan singkat.
Aku berselancar didunia maya siapa tau ada yang menawari pekerjaan. Betul saja ada teman SMA ku dulu memerlukan bebysister. Aku coba untuk chat bribadi keno hp nya.
__ADS_1
"assalamualaikum...rin Apa benar kamu membutuhkan seorang baby sister" Tanyaku kepada Karin temanku waktu di SMA dulu.
" Iya benar Bunga aku memerlukan Baby Sister untuk anak kakakku karena istrinya baru saja meninggal dunia, Memang kenapa Apakah ada yang mau berminat mengisi lowongan pekerjaan itu" balas karin sahabatku. Aku pun mulai menceritakan keadaanku kepada Karin sahabatku itu. Dia mungkin merasa bersimpati kepadaku dan berniat memperkenalkan ku dengan kakaknya yang bernama wahyu. Mudah mudahan kakak karin mau menerimaku menjadi Baby Sister anaknya.
Keesokan hari Karin mengabari kalau kakaknya wahyu mau bertemu denganku. Setelah memutuskan dimana dan kapan kami bertemu,aku pun bersiap siap menuju lokasi pertemuan yaitu di kafe mawar. Dengan memesan ojek online aku pergi ke kafe mawar. Aku sedikit terlambat karena jalanan macet,tapi beruntung karin dan kakaknya tidak mempermasalahkan keterlambatanku.
Anak perempuan itu tersenyum padaku umurnya sekitar empat tahun.
__ADS_1
" Tante mau jadi bebysisterku?" tanya mutiara kepadaku. Aku hanya tersenyum dan menganggukan kepala.
"Mbak bunga langsung saja ya, jadi saya membutuhkan babysister untuk menemani anak saya mutiara,istri saya baru saja meninggal,sedangkan saya harus bekerja, untuk masalah gaji seperti yang mbak dengar dari karin kemaren,bagaimana apa mbak bunga bersedia" tanya kak wahyu kepedaku.
Tentu saja aku tak menolak tawaran ini apa lagi aku memang benar benar butuh pekerjaan, agar aku bisa cepet mengurus perceraianku dengan mas firman.
Setelah berbincang bincang cukup lama aku pun pamit undur diri,aku katakan besok aku akan datang kerumah kak wahyu. Sesuai kesepakatan aku bekerja dari pagi sampai sore setelah kak wahyu pulang dari kantor aku bisa pulang ke kontrakan. Kenapa aku meminta kesepakatan itu, itu karena aku belum resmi bercerai takut terjadi gibah kalau aku tinggal bersama duda.
__ADS_1