Aku Mencintaimu 2

Aku Mencintaimu 2
Bab 12


__ADS_3

**Jika kau terus berfokus untuk mencari sesuatu yang tertinggal di masa lalu, maka kau tidak akan pernah bisa menghadapi masa depan.


~Ay Alvi**~


Ziga menggebrak meja sehingga membuat semua yang berada di dalam ruangan terkejut. Pria itu tidak terima ketika mendengar Keyla mengatakan bahwa mungkin Via telah memiliki pengganti dirinya. Pasalnya ia sendiri belum bisa melupakan wanita itu. Bahkan ia masih sangat-sangat merindukannya.


Keyla tersenyum penuh kemenangan melihat hal tersebut, hanya butuh sedikit langkah lagi agar Ziga dapat menjadi miliknya.


Ziga pergi meninggalkan tempat itu dengan perasaan kesal. Jujur ia masih belum dapat menerima jika ternyata Via telah memiliki penggantinya. Mereka berpisah tanpa kejelasan bahkan status suami istri masih di sandang oleh masing-masing, belum ada kata cerai di antara mereka berdua.


Keyla menyusul Ziga yang hampir saja tiba di mobilnya, gadis itu bermaksud untuk menebeng dengan berpura-pura mobil miliknya bermasalah.


"Ziga!" panggil Keyla ketika pria itu baru saja hendak membuka pintu dan masuk ke dalam mobilnya.


Pria itu pun mengurungkan niatnya untuk masuk ke dalam mobil dan menutup kembali pintunya.


"Ada apa?" tanya Ziga malas, pria itu sebenarnya sedang tidak ingin di ganggu oleh siapapun untuk saat ini.


Ia ingin sendirian untuk menenangkan diri, setidaknya hingga dapat berpikir jernih tentang apa yang harus di lakukannya lagi untuk mencari kabar keadaan Via.


"Bolehkah Aku menebeng mobilmu?" tanya Keyla dengan sedikit manja, berharap pria yang kini berada di hadapannya akan tergoda.


Ziga memicingkan matanya, menatap Keyla dari atas hingga ke bawah membuat gadis itu sedikit gugup dengan tatapan tajam Ziga.


"Ada apa dengan mobilmu?" Ziga balik bertanya pada Keyla tanpa menjawab pertanyaan gadis itu. Pria itu kembali membuka pintu mobilnya kemudian segera masuk dan duduk di kursi pengemudi.


"A-Aku tidak bisa menghidupkan mobilku, sepertinya ada masalah dengan mesinnya," jawab Keyla berbohong, gadis itu ingin memanfaatkan kesempatan di saat Ziga tengah bimbang.


Ziga mengeluarkan ponselnya kemudian segera menekan nomor seseorang di sana.


"Erik cepat datang ke restauran XD dan segera hubungi mobil derek untuk datang ke tempat ini." Ziga memberikan perintah pada Erik dan tanpa memberi kesempatan pada pria itu untuk menjawab Ziga telah mematikan ponselnya.


Ziga kembali keluar dari mobil kemudian segera menyodorkan kunci mobilnya kepada Keyla. Pria itu beranggapan lebih baik membiarkan Keyla membawa sendiri mobil miliknya daripada harus berada di dekat wanita itu di saat hatinya tengah gundah.


Ziga tidak ingin mengulangi kesalahan di masa lalunya. Pria itu tidak ingin terjebak dengan masalah yang sama. Oleh karena itu ketimbang harus berduaan dengan Keyla di saat ia sedang tidak stabil hati dan pikirannya, pria itu memutuskan untuk membiarkan Keyla membawa mobilnya sedang ia memutuskan untuk menunggu Erik menjemputnya.

__ADS_1


"Pakailah mobil ini jika kau ingin pulang," ucap Ziga menarik telapak tangan Keyla dan menaruh kunci mobil di atasnya.


Keyla menatap dengan heran dan juga kesal, bukan ini yang di inginkannya. Gadis itu berharap Ziga mengantarnya pulang ke apartemen dan setidaknya ia dapat meminta pria itu untuk menyimpang di tempat tinggalnya tersebut.


Gadis itu menyerahkan kembali kunci tersebut ke dalam genggaman Ziga.


"Atau kau ingin Erik yang mengantarmu?" tanya Ziga setelah gadis itu mengembalikan kunci miliknya.


Keyla mendengus kesal, ia tidak mengharapkan keduanya, yang ia inginkan adalah Ziga dapat mengantarkannya pulang ke apartemen.


Tak berapa lama Erik pun tiba dengan mobilnya, pria itu dengan sigap turun dari mobil dan membukakan pintu untuk tuan mudanya Ziga.


"Erik, tolong kau antar Nona Keyla pulang ke apartemennya!" perintah Ziga yang langsung di tolak mentah-mentah oleh gadis tersebut.


"Tidak perlu!" tolak Keyla, gadis itu pun segera menyambar di tangan Ziga yang tadi sempat di kembalikannya.


"Terimakasih," ketus Keyla pada Ziga, gadis itu pun segera masuk ke dalam mobil milik pria tersebut dan menjalankannya dengan kecepatan tinggi.


Ziga masuk ke dalam mobil yang di bawa Erik, pria itu menghempaskan tubuhnya ke kursi penumpang di belakang Erik. Ziga melonggarkan dasinya kemudian memijit ruang di tengah kedua alisnya.


Hubungan mereka masih suami istri yang sah, oleh karena itu tidak pernah terbesit sedikit pun di hati dan pikirannya untuk mengkhianati Via. Bukannya Ziga tidak sadar bahwa selama ini Keyla selalu berusaha untuk menarik perhatiannya. Namun, selama masih dalam batas yang wajar, Ziga tidak mempermasalahkan hal tersebut. Akan tetapi, malam ini gadis itu sedikit keterlaluan.


Keyla berusaha meracuni pikirannya dengan menjelek-jelekkan Via dan Ziga tidak menerima itu. Walau kini Via telah pergi meninggalkannya pria itu tetap tidak ingin seorang pun membicarakan hal yang tidak-tidak tentang istrinya tersebut.


"Kemana kita Tuan?" tanya Erik kepada sang tuan muda, karena sedari tadi pria itu belum mengatakan akan kemana tujuan mereka.


"Pulang!" jawab Ziga sembari memejamkan matanya, ia ingin segera tiba di rumah untuk mengistirahatkan hati, tubuh dan juga pikirannya. Pria itu tak ingin lagi memikirkan apa-apa. Mungkin tidur adalah solusi yang tepat untuk keadaannya sekarang.


"Tuan!" panggil Erik dari balik kemudinya.


"Ehm." Hanya itu jawaban yang keluar dari mulut pria yang kini tengah memejamkan matanya tersebut.


"Mengapa Anda tidak mengantar Nona Keyla malah meminjamkan mobil padanya?" tanya Erik hati-hati, sebenarnya ia tidak ingin mengganggu Ziga, hanya saja pria itu terlalu penasaran mengapa sang tuan muda lebih memilih untuk meminjamkan mobilnya daripada mengantarkan sendiri wanita itu.


Ziga tidak menjawab, pria itu masih memijit-mijit kening sembari memejamkan matanya.

__ADS_1


"Maaf jika saya terlalu lancang," ucap Erik, ia takut sang tuan muda tersinggung dengan pertanyaannya.


"Apa yang pernah kau katakan ternyata itu benar," jawab Ziga pada akhirnya setelah cukup lama terdiam.


"Maksud Tuan?" tanya Erik tak mengerti, pria itu masih tetap fokus mengemudi.


"Seperti yang pernah kau katakan, Keyla memiliki perasaan lebih padaku," terang Ziga menjelaskan duduk permasalahannya.


"Bagaimana Tuan bisa tahu?" Erik bertanya lagi, kali ini mobil yang ia kendarai telah memasuki kawasan Mansion.


"Beberapa hari ini dia menampakkan maksudnya," jawab Ziga.


"Dia selalu memberi perhatian melebihi dari rekan bisnis, bahkan tadi ia sengaja memprovokasiku agar membenci Via," jelas Ziga, saat ini ia bukan menganggap Erik sebagai asistennya melainkan sebagai sahabat tempat ia berkeluh kesah.


"Lalu apa rencana Tuan?" tanya Erik berbalik ke arah Ziga karena saat ini mobil telah berhenti di depan Mansion.


Ziga keluar dari mobil sebelum menjawab pertanyaan Erik, pria itu berdiri memandang ke arah Mansion secara keseluruhan.


"Aku tidak akan menanggapinya, hatiku hanya milik Via dan tidak akan berubah sampai kapanpun," ucap Ziga tegas kemudian pria itu masuk ke dalam Mansion meninggalkan Erik yang tersentuh mendengar kata-kata tuan mudanya tersebut.


Ia tidak menyangka cinta Ziga pada Via jauh lebih besar di saat mereka terpisah ketimbang dulu saat mereka masih bersama.


*****


Terimakasih telah membaca Aku Mencintaimu 2 dan terimakasih untuk yang telah memberikan like, coment dan juga votenya.


Sekali lagi Ay tekankan jika kalian ingin membaca cerita tentang Ziga dan Via di pertemukan kembali silakan membaca novel Ay yang lainnya yang berjudul TAKDIR CINTA, di sanalah mereka kembali di pertemukan dan berakhir dengan bahagia.


Untuk novel ini sendiri sebenarnya adalah flashback dari TAKDIR CINTA. Novel ini menceritakan kisah mereka selama terpisah.


Jadi buat yang berharap mereka untuk bertemu di cerita ini Ay minta maaf ya, hal itu tidak akan terjadi, karena Ay sudah lebih dulu menulis TAKDIR CINTA.


Novel ini ada dan tercipta karena permintaan dari para pembaca TAKDIR CINTA yang menginginkan kisah selama 5 tahun Ziga dan Via hidup terpisah. Buat yang baru baca maaf ya mungkin cerita ini terlalu banyak konflik dan juga alurnya tidak biasa.


Salam sayang dari Ay si Author recehan 😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2