Aku Mencintaimu 2

Aku Mencintaimu 2
Bab 17


__ADS_3

Tak perlu iri pada orang lain. Lihat apa yang kamu miliki sekarang, pikirkan apa yang telah dilakukan tuk dapatkannya. Bersyukurlah.


~Ay Alvi~


"Nona, Anda kenapa?" tanya pelayan panik saat mendengar suara gelas pecah. Ia pun dengan segera membersihkan pecahan yang berserakan, bahkan kaki Via ikut terluka terkena pecahan tersebut.


"Nona kaki Anda terluka," pekik pelayan tersebut saat melihat kaki Via sedikit berdarah.


Sementara Via hanya terdiam tidak bereaksi apa-apa, wanita itu masih memikirkan berita tentang Ziga yang baru saja di lihatnya.


"Tidak apa," ucap Via yang kini mulai tersadar dari rasa terkejutnya. Wanita itu menghapus air mata yang mengalir di pipinya kemudian kembali lagi ke dapur membuat ulang susu untuk putrinya Zeline.


"Biar saya saja Nona," ucap pelayan tersebut membantu Via membuatkan susu.


Lagi-lagi Via menggelengkan kepalanya, wanita itu tetap melakukan pekerjaannya sendiri. Sementara para pelayan hanya memandang heran ke arahnya. Mereka tidak berani bertanya mengapa wanita itu menangis saat melihat siaran di televisi.


Negara S, kantor Ziga.


"Bagaimana ini bisa terjadi!" ujar Ziga marah, pria itu melempar tablet yang menampilkan berita tentang makan malam dirinya dengan Keyla. Sebenarnya tidak hanya mereka berdua, Erik dan juga para petinggi perusahaan berada di sana.


Memang dasar pekerjaan para wartawan yang kekurangan berita sehingga photo mereka di ambil dari sudut yang ambigu, seolah-olah hanya mereka berdua lah yang makan malam di restauran mewah tersebut.


"Panggil Keyla ke sini, kita harus mengklarifikasi hal ini agar tidak timbul fitnah," perintah Ziga kepada Erik agar memanggil Keyla yang ruangan kantornya bersebelahan dengan Ziga.


"Baik Tuan," jawab Erik membungkuk hormat, kemudian pria itu segera bergegas menuju ruang kerja milik Keyla.


Ziga mengambil kembali tablet-nya, pria itu membaca berita yang tercetak di sana. Semakin geram pria itu ketika berita yang di sampaikan adalah mengenai kedekatan dirinya dengan Keyla. Ziga tak habis pikir siapa yang berani-beraninya membuat berita bohong seperti itu.

__ADS_1


"Maaf Tuan, Nona Keyla tidak berada di kantornya," lapor Erik yang telah kembali ke dalam ruangan milik Ziga.


"Kemana dia?!" Ziga bertanya dengan kesal, pria itu menghempaskan tubuhnya ke atas kursi sembari memijit-mijit keningnya.


"Sekretarisnya bilang Nona Keyla tidak datang ke kantor dari tadi pagi," jawab Erik.


Ziga semakin frustasi mendengar jawaban asisten pribadinya tersebut. Pria itu ingin bertemu Keyla untuk membahas masalah berita yang tersebar di media, namun kini wanita itu malah tidak menampakkan batang hidungnya. Alhasil Ziga tidak dapat mengadakan konferensi pers untuk mengklarifikasi berita buruk yang tersebar.


Pria itu meraih ponselnya, kemudian menghubungi nomor Keyla untuk mengetahui keberadaan wanita itu. Beberapa kali Ziga mencoba menghubunginya, namun tak ada jawaban dari wanita yang sebenarnya tidak ingin lagi di temui oleh pria tersebut.


Jika bukan karena ingin mengklarifikasi berita yang tersebar, Ziga tidak ingin lagi berhubungan dengan Keyla. Pria itu tidak mau lagi terjebak dalam rayuan gadis itu. Cukup sekali ia melakukan kesalahan hingga menyebabkan sang ibu masuk rumah sakit karena mencoba untuk bunuh diri. Jadi, ia tidak ingin melakukan kesalahan yang sama untuk yang kedua kalinya.


Di tempat lain, lebih tepatnya di sebuah kafe terkenal di negara S, Keyla beserta pengacaranya telah mengundang beberapa wartawan untuk melakukan wawancara. Para pemburu berita itu begitu antusias ketika Keyla mengatakan ingin mengadakan wawancara untuk menjelaskan hubungannya dengan Ziga.


"Nona Keyla Nugraha, bisa Anda jelaskan hubungan Anda dengan Tuan Ziga Rahardian Pratama?" tanya seorang wartawan saat sesi tanya jawab baru di mulai.


"Jika seorang wanita dan pria lajang makan malam romantis tentu Anda dapat menebak sendiri apa hubungan mereka," jawab Keyla sengaja memberikan keterangan yang ambigu agar orang menebak-nebak hubungan apa yang sebenarnya ada di antara dirinya dan juga Ziga.


"Itu berarti Anda adalah kekasih Tuan Ziga?" tanya wartawan yang lain mencoba mempertanyakan kejelasan dari jawaban wanita itu.


Lagi-lagi Keyla tersenyum simpul menanggapi pertanyaan para wartawan. Gadis itu yakin dengan cara seperti ini akan membuat orang semakin penasaran dan menerka-nerka tentang apa sebenarnya hubungan mereka. Dan itu akan membuat berita semakin memanas, tentunya juga akan banyak orang yang tertarik dengan gosip yang sengaja di buat oleh wanita itu.


"Aku tidak akan banyak berkomentar, kalian tentu bisa menebak sendiri seperti apa hubungan kami. Do'akan saja yang terbaik untuk kami," ucap Keyla menutup wawancaranya. Gadis itu sengaja tidak membenarkan atau membantah mengenai hubungan mereka. Dengan begitu Ziga tidak akan bisa menyalahkan dirinya apabila pria itu melihat berita yang tersebar di luar.


"Nona, kapan Anda akan meresmikan hubungan Anda ke jenjang yang lebih serius?" Seorang wartawan kembali melontarkan pertanyaan saat Keyla telah menutup sesi wawancara tersebut dan hampir meninggalkan kafe.


Keyla berbalik kembali menghadap kamera,

__ADS_1


"Jika ada kabar baik kalian pasti orang pertama yang akan mengetahuinya," jawab Keyla sembari menampilkan senyum manisnya. Lagi-lagi wanita itu seolah memberikan teka-teki kepada para wartawan dan membiarkan mereka bebas menebak-nebak.


Setelah menjawab pertanyaan tersebut Keyla beserta seorang pengacaranya pun segera berlalu meninggalkan kafe. Gadis itu tersenyum penuh kemenangan karena telah berhasil membuat berita yang tentunya akan memojokkan Ziga. Keyla masih menaruh dendam atas penolakan yang dilakukan oleh pria itu kemarin. Ia tidak terima di campakkan begitu saja saat gelora di dalam tubuhnya tengah membara.


Moscow, Rusia.


Via kembali ke atas menuju kamarnya dengan membawa susu untuk Zeline. Wanita itu menghapus air mata yang masih tersisa agar Maureen sahabatnya tidak mengetahui bahwa ia baru saja menangis.


"Zel, ini susunya sayang," ucap Via kepada putri kecilnya yang langsung di sambut dengan sumringah oleh Zeline. Bocah kecil itu langsung menyambar gelas yang di berikan oleh sang ibu.


"Pelan-pelan sayang." Via berusaha mengingatkan sang buah hati agar lebih berhati-hati.


Zeline tertawa, bocah itu belum terlalu mengerti apa yang di maksud dengan kata hati-hati yang di ucapkan oleh ibunya. Bocah tersebut malah mengoyangkan gelas yang kini berada di tangannya.


Via sendiri tak memperhatikan, wanita itu kembali teringat akan berita yang ada di televisi tadi. Berita yang mengabarkan bahwa Ziga suaminya tengah makan malam mesra dengan seorang wanita. Walau ia telah memutuskan untuk meninggalkan pria itu, tidak dapat di pungkiri jika ia masih sangat mencintai Ziga. Hanya egonya lah yang membuat wanita itu memutuskan untuk pergi dan meninggalkan suaminya.


"Zeline, jangan!" pekik Maureen ketika bocah itu menumpahkan susu yang masih agak panas ke atas kakinya membuat bocah tersebut berteriak kesakitan dan akhirnya menyadarkan Via dari lamunannya.


*********


Terimakasih telah membaca AKU MENCINTAIMU 2 dan terimakasih juga untuk yang telah memberikan like, coment dan juga votenya.


Oh iya Ay mau kasih tahu bahwa cerita tentang si kembar Aiden dan Zeline yang telah dewasa sudah up loh.


Cerita mereka ada di Extra Chapter TAKDIR CINTA season 1, jadi buat kalian yang ingin tahu tentang kehidupan si kembar silakan baca di sana. Semoga kalian suka 😂😂😂


Ay cuma minta kalian jangan lupa untuk like jika selesai membaca karena satu like kalian sangat berharga bagi kami para penulis.

__ADS_1


Salam sayang dari Ay si Author recehan 😘😘😘


__ADS_2