Aku Wanita Programmer Kini Hidup Sebagai Penyihir Abadi Di Dunia Lain

Aku Wanita Programmer Kini Hidup Sebagai Penyihir Abadi Di Dunia Lain
KRISIS YANG SANGAT KRITIS


__ADS_3

Terjadi peperangan antara kedua kubu negara, dari Rosaliya dan Liliya. Kedua negara ini serumpun menghimpun dengan naungan nama Olenyeva, terjadinya konflik disebabkan oleh negara Liliya menolak untuk bergabung atau menyatu dengan negara Rosaliya, yang mana tujuan dari Rosaliya demi membangun bangsa dan kenegaraan yang kokoh. Maka dari itu, negara Rosaliya mendeklarasikan penyatuan ke dalam satuan dengan negara bernama Kekaisaran Olenyeva. Alur perang lebih didominasi oleh pihak Rosaliya, sedangkan Liliya mengalami beberapa aneksasi dari negara lawannya. Perang ini masih berlangsung hingga lamanya, lebih dari 5 tahun kedua negara ini masih berperang.


Di dalam gedung pemerintahan Rosaliya sedang ada diadakan rapat....


"Bagaimana ini, tuan Presiden?"


"Iya, kita harus mengalahkan Liliya dengan serangan total! Izinkan para jendral, memerintahkan mereka menyerang dengan alutista terbaru kita! Mohon pertimbangannya, tuan Presiden!"


"Ya benar itu, dengan cara aneksasi tidak akan cukup untuk kita kalahkan mereka!"


Sang presiden masih memikirkan perihal tersebut...


"Baiklah! Tapi bagaimana dampaknya? Apakah ada perubahan pandangan terhadap kita? Atau justru sebagai bumerang?"


"Tidak ada, tuan Presiden! Kekuatan negara kita lebih unggul dan canggih daripada negara Liliya!"


Lalu sang presiden menandatangani surat perintah untuk penggunaan alutista terbaru mereka...


"Baiklah! Kita gunakan alutista terbaru, cepat laksanakan!"


"Baik, tuan Presiden!"


Setelah surat perintah oleh Presiden, negara Rozaliya semakin unggul menjalankan alur peperangan mereka. Sedangkan disisi lain, negara Liliya mengalami pukulan telak. Tentara Liliya lebih sering kalah dalam peperangan, akan tetapi sumbangan bala bantuan berupa kemanusiaan ataupun kemiliteran oleh negara lain membuat alur peperangan sedikit ada perlawanan. Negara Uni Marika dan negara Uni Kerajaan adalah sebagai vendor atas pemberian bala bantuan kemiliteran kepada negara Liliya, banyak alutista dari kedua negara tersebut dikirim demi memuluskan alur perang. Bahkan bukan hanya alutista saja, melainkan para tentara dari kedua negara tersebut juga dikerahkan demi atas nama perdamaian. Alur peperangan, aneksasi yang dilakukan oleh negara Rosaliya semakin menjadi jadi. Banyak wilayah negeri Liliya direbut dan dipertahankan secara totalitas, langsung menjarah begitu banyak sumber daya lalu diangkutkan ke negera Rosaliya. Namun, presiden Uni Marika dalam pertemuan dengan para anggota kongres. Bahwa mengetokan palu, andaikan perang ini masih berlanjut lebih lama lagi, maka Uni Marika sebagai pelopor akan menyerang negara Rosaliya dengan senjata mematikan sedunia yaitu nuklir. Lalu surat ancaman dikeluarkan yang dikirimkan kepada presiden Rosaliya, bahkan meminta dan mendesak Dewan Kejaksaan Agung untuk mengeluarkan surat perintah penangkapan presiden Rosaliya karena atas kejahatan perang mereka, surat perintah penagkapan ini yang dititahkan oleh Raja dari Uni Kerajaan.


Tensi naik drastis dirasakan juga terjadi diantara negara Republika Nusa dengan Republika Villain, usut punya usut kalau negara Republika Nusa punya banyak hutang menumpuk yang dulu pernah dipinjamkan dari negara Republika Villain. Hubungan kedua negara semakin lama semakin renggang, dengan adanya surat ancaman dari Republika Villain yang menekan kepada Republika Nusa untuk segera melunasi hutangnya atau menjual beberapa aset negara. Presiden Republika Nusa menyetujui perihal pelunasan itu, akan tetapi para rakyat menolak keras walaupun para rakyat sangat mudah dibohongi oleh pemerintahannya sendiri.


.........

__ADS_1


Disisi lain, pada tempat yang berada di penghujung dunia. Berkabut, bersalju tebal yang terus menerus menyelimuti permukaan. Seorang penyihir pria muda beserta 5 familiarnya sedang berada di sana, menemukan suatu tempat aneh yang mana dapat ditinggali layaknya tempat tinggal pada umumnya, kehangatan di dalam ruangan tersebut tidak ada dua nya daripada di luar ruangan yang selalu badai salju.


"Tuanku, tempat ini tampaknya sedikit menyeramkan. Apa benar ini tujuan sang tuan?"


"Tenang saja Miyu, ini hanyalah tempat untuk bersemayam saja. Kita akan menjadikan tempat ini sebagai markas kita, sangat cocok untuk tempat persembunyian kita"


"Baiklah, tuanku. Kalau begitu, aku akan membereskan serta merapikan segala sudut"


"Ya, terima kasih Miyu"


Ras valkryie bernama Tomita Miyu, meninggalkan si penyihir yaitu tuan dari nya. Yang mana dia mencoba membersihkan tempat tersebut agar lebih nyaman dan aman untuk bertempat tinggal.


"Nah... Supersaurus, apa kamu baik-baik saja tinggal disini?"


"Tidak ada tempat yang nyaman selain dari sisi Master. Apa kata Master, aku selalu menuruti semuanya"


Mereka adalah 3 ras naga yang berbeda jenis, naga udara, naga darat, dan naga laut. Mereka membalas perkataan tuan dari mereka dengan penuh rasa puas...


"Tentu saja, tuan! Sama seperti yang dikatakan oleh Supersaurus, lebih menyenangkan bersama tuan"


Mereka bertiga memberikan senyuman senang manis karena setuju dan mengikuti kemana saja tuan dari mereka pergi dan tinggal.


"Hmm... baiklah, terima kasih Kuro, Aka, Ao"


Lalu salah satu dari familiarnya mencoba menggubris perkataan tuannya...


"Ano... permisi Yang Tuanku, apa engkau tega tidak menanyakan hal itu kepada aku?"

__ADS_1


"Oh... kamu ternyata, Argentinosaurus. Apa kamu tidak senang tinggal disini? Ada keluhan apa dari kamu? Sini coba aku dengarkan..."


"Bu-bukan begitu Yang Tuanku... justru aku sangat senang tinggal di sisi Yang Tuanku berada"


"Oh begitu yah, bagus sudah. Aku juga senang bersama kamu, Argentinosaurus"


"Terima kasih, Yang Tuanku"


Kemudian para familiarnya bertugas dan beristirahat dalam masing-masing dari kelakuan mereka, hingga saat nya nanti akan tiba pada waktunya. Dimana mereka akan keluar dari tempat persembunyiannya.


..............


Pada waktu yang sama, di tempat peperangan yang sedang berlangsung. Berlokasi di negeri Rosaliya, seorang wanita muda yang menjadi kapten satu kesatuan pasukan yang terdiri dari 300 anggota. Bersikeras terus menerus menyelamatkan pasukannya agar tidak terjadi jatuh korban atas peperangan terjadi.


"Kapten, bagaimana ini? Apa perlu kita mundur? Tentara Liliya benar-benar melakukan serangan balasan yang menyakitkan kita"


"Ya! Kita sudah kehilangan banyak tentara dari regu lain, kita tidak bisa membuat malu bagi negara kita. Ayo kita mundur! Aku perintahkan untuk Mundur!"


"Baik Kapten !!! Semuanya !!! Pasukan regu Rosiya segera mundur !!!"


Genderang mendengung, pasukan regu Rosiya menarik diri dari medan perang. Dan kemudian peperangan tersebut menghasilkan, kemenangan negara Liliya atas perebutan wilayah Karmiea.


"Apa tidak apa-apa ini, Kapten? Kita meninggalkan pertempuran dan menelan kekalahan bagi negeri kita. Sang Jendral sekaligus para pejabat dan presiden akan menggantung Kapten"


"Jangan bodoh, Levski! Jika regu kita melawan juga tidak ada hasil juga, justru kita semua terbunuh. Maka dari itu, keputusanku sangatlah tepat untuk segera menarik pasukan"


"Oh, maafkan aku Kapten"

__ADS_1


Lalu pasukan regu Rosiya menjauh dari Karmiea, bersama sang Kapten yang memiliki bernama panjang yaitu Yekaterina Nikolayevna Romanovna. Dia adalah si Kapten dari regu pasukan Rosiya, dia selalu memerintahkan pasukannya untuk mundur. Dia lebih sering mundur daripada maju berperang, kebanyakan rekam jejaknya yang tercatat menghasilkan banyak kekalahan karena si Kapten lebih memilih untuk mundur. Lalu dia diberi julukan sebagai Si Kapten Pengecut, banyak jendral mengecam kelakuan perintah dia karena lebih sering mundur juga mengabaikan perintah dari atasan ataupun Jendral. Namun, dari semua celaan serta cemoohan, nampaknya tidak tahu. Kalau regu Rosiya anggotanya masih sama saja seperti sedia kala yaitu 300 anggota, orang-orang nya juga masih sama. Yang artinya, tidak ada korban mati walaupun lebih sering menjadi garda depan. Hanya dunia yang tahu kehebatan Si Kapten Pengecut, daripada atasan dia dan negara nya.


__ADS_2