Aku Wanita Programmer Kini Hidup Sebagai Penyihir Abadi Di Dunia Lain

Aku Wanita Programmer Kini Hidup Sebagai Penyihir Abadi Di Dunia Lain
SAYEMBARA DNA KEDUA


__ADS_3

Aku turun dari angkot, sekarang aku tiba di kota Parpan. Kota ini sangat indah walaupun diisi dengan udara yang sangat panas, ya disini sangatlah panas. Ingin rasanya aku menghamburkan busana, huehuehuehue... tapi sayang sekali, perjalananku ini tidak ada maksud seperti anime jepun, yang suka sekali menayangkan hal-hal berbau Henati atau istilahnya yaitu Fans Service gitu.


Walaupun terik matahari menyengat, aku menelusuri perkotaan secara saksama. Banyak sekali tayangan-tayangan digital yang ditampilkan di dalam kota, ya terletak di setiap sudut kota.


"Heeee.... serius nih? Televisi kah? Hmmm... mungkin saja layar lebar, ah sudahlah. Memang sangat berbeda dengan dunia yang lama ataupun dunia yang dulu. Banyak sekali perbedaan, banyak sekali perubahan"


Setelah aku berdiam sejenak, aku pun melanjutkan lagi. Berjalan sekitaran kota di jalan setapak, yang entah mengarah kemana. Aku memandangi seisi kota dengan penuh rasa penasaran, banyak video promosi ataupun iklan yang terus menerus tayang di layar lebar itu, tampak terpapang sangat jelas.


"Yah... masa sih aku cuman nonton iklan doang, hadeh kota macam apa nih... payah!"


Berjalan dan jalan lagi, hingga aku menemukan suatu tempat yang terpapang di pintu depan atas sebuah tulisan "Kafe Pelayan Imut".


"Tu-tunggu dulu... Kafe Pelayan Imut...?"


Aku menyilahkan kepalaku ke kanan nan sembari berpikir, memikirkan Kafe Pelayan Imut adalah...


"Eh... bingung aku, mungkin kalau aku masuk pasti bisa tahu. Coba dulu dah, rasanya juga mereka menjual makanan dan minuman yang enak. Mungkin aku bisa mencicipinya walaupun aku tidak merasakan kelaparan selama hidupku"


Dan aku mencoba masuk ke dalam Kafe Pelayan Imut, lalu kubuka pintu dan langsung disambut oleh si Pelayan dengan kata-kata "Selamat Datang Kembali, Nyonya! Silahkan pilih tempat duduk Anda!"... aku sangat tercengang, dalam hatiku berbisik...


"Eh... gak nyangka ada beginian di dunia ini, pertama kalinya aku kesini. Rasanya seperti mendapat hidayah baru, hehehe...."


Semua pelayan disini memang lah sangat imut dan sangat cantik, usianya bisa kuperkiraan sekisaran usia 21 tahun ke atas. Ya mereka semua dibawah usiaku yang sebelum abadi yaitu 25 tahun.


"Hmmm.... sepertinya gadis yang di sana... cukup dewasa juga, kurasa dia berusia 30 tahun-an"


Aku mengamati sekitaran Kafe ini dan aku melihat gadis itu, mungkin saja gadis sebelah sana usianya diatas 30 tahun. Lalu datang gadis Pelayan Imut menghampiri meja duduk aku....


"Halo nyonya, apakah pesanan anda sudah ada? Apa yang ingin anda pesan, nyonya?"


"Etto... aku pesan yang ini aja..."

__ADS_1


Sambil aku menunjukkan pesananku kepada gadis Pelayan Imut ini, dan dia mencatat pesananku ke dalam kertas catatan dia bawa.


"Baiklah nyonya, apakah hanya ini saja pesanan nyonya?"


Dia menawarkan untuk memastikan kalau pesananku hanya itu saja, ya dia sembari memberikan senyuman manisnya kepada...


"Sama minuman nya yang ini aja"


Lalu aku luput dari perhatiannya, aku juga memesan yang lainnya...


"Baiklah nyonya, pesanan anda yaitu makanan berupa 1 Set Nasi Goyeng Telur Pelayan Imut dengan tambahan Susu Peras Pelayan Imut. Dan minuman berupa 1 Jus Alpukat Cokelat, baiklah nyonya. Pesanan anda sudah saya terima, mohon tunggu sebentar nyonya"


Dia meninggalkan aku dengan membawa pesananku untuk dikelola oleh mereka....


"Hmmm... baru kali ini aku dilayanin orang lain, aku merasa sangat gugup sekali walaupun aku dan mereka sesama wanita..."


Aku melihat sekelilingku, sebelah sana ada pelanggan dan pelayan imut yang sedang melayani. Si pelanggan meminta kepada pelayan imut untuk melakukan atraksi atau menyihir atau sihir pesanan tersebut agar menjadi enak....


"Heee... seriuskah? Jangan-jangan mereka semua... semua pelayan imut disini bisa melakukan sihir...?"


"Eh....? Tapi kok..."


Sungguh aneh... aku tidak merasakan adanya Mana atau Magis dari si pelayan imut itu. Mungkin ini hanya suatu trik atau atraksi unik dari keunikan tempat ini, yang mana menonjolkan sesuatu yang berbeda dari kafe lainnya.


"Pfffttt... mungkin sebaiknya aku... aku bungkus saja pesananku, bisa bisa nanti aku jadi gila... kalau lama-lama aku disini"


Aku beranjak dari tempat duduk, aku berjalan menuju ke tempat kasir berada. Meminta pesananku untuk dibungkuskan...


"Halo, apa pesananku sudah selesai? Aku ingin membayarnya, tapi bisa tolong gak... aku mau bungkus saja pesananku, mau aku bawa pulang saja. Aku ada urusan mendadak..."


Sambil aku menyerahkan nomor pesanan yang diberikan oleh si Pelayan Imut itu, waktu aku memesan dari tempat duduk...

__ADS_1


"Oh... selamat datang nyonya, apa nyonya yakin untuk membungkusnya? Aku periksa dulu pesanan anda, mohon tunggu nyonya"


Akupun menunggu... dan dia memeriksa pesananku segera sambil menghitung pembayaran pesananku...


"Baik nyonya... pesanan anda segera selesai, mungkin sekisar 5 menit lagi. Mohon nyonya menunggu lagi, tenang saja. Saya sudah meminta untuk pesanan anda dibungkuskan, nyonya"


"Oh Ya! Berapa pembayarannya? Biar aku bayar langsung..."


"Oh... baik Nyonya, silahkan pindai kode bar ini untuk menyelesaikan transaksi..."


"Oke!"


Beruntung aku sudah membeli beberapa smartphone, aku memakai smartphone Sumsang Galaxy S23 Ultra karena memiliki fitur transaksi digital yang paling aman daripada smartphone lainnya. Jadi gak curiga kalau aku bisa memanipulasi semua sistem transaksi digital... ini mungkin terdengar seperti penjahat cyber, tapi mau gimana lagi... aku gak mau identitasku sebagai Penyihir Abadi menjadi terbongkar... lalu aku menyelesaikan pembayaran dengan harga yang cukup lumayan, yaitu 25 ribu nusa. 15 ribu harga untuk makanannya, sedangkan 10 ribu harga untuk minumannya.


"Oke! Pembayaran sudah aku selesaikan..."


"Terima kasih banyak Nyonya, semoga hari anda menyenangkan!"


Dia memberiku senyuman manisnya... lalu tak lama kemudian, pesananku sampai...


"Ini Nyonya... pesanan anda, silahkan!"


"Hehehe..."


Dia menyerahkan pesananku kepada aku, lalu aku segera mengambilnya dan langsung bergegas pergi keluar dari sini...


"Terima kasih atas kunjungan anda, nyonya! Sampai berjumpa lagi, nyonya!"


Aku langsung menjauh dari Kafe Pelayan Imut itu... berjalan-jalan mengelilingi kota sambil mencari informasi, akan tetapi...


("Salam sejahtera pemirsa! Kami dari studio, ingin mengabarkan suatu kabar terbaru! Bahwa kedua negara dari Rosaliya dan Liliya kini semakin memanas peperangannya, bahkan peperangan akan segera menjadi puncak terakhir mereka.)"

__ADS_1


("Baik pemirsa! Berita selanjutnya! Kami dari studio mendapatkan kabar terbaru, bahwa negara Republika Villain sudah mendeklarasikan perang terhadap kepada negara kita Republika Nusa. Pemerintahan kita sudah mempersiapkan segala cara, namun semua rencana pemerintahan kita digagalkan semua. Peperangan tidak terelakan lagi, mari para pemirsa! Untuk segera mempersiapkan diri, berpartisipasi melawan musuh kita!)"


"Eeeeeehhhhhhhh......!?"


__ADS_2