Alysya

Alysya
Episode 10


__ADS_3

Episode 10


"Gila kan tuh Al. Orangnya kek baik, Eh mulutnya pedes"


"HAHAHA"


"HAHAHA.."


"Gue kira Al tadi langsung marah loh"


"Diluar ekspektasi eneng.."


"Loe belum tahu sikap Al sepenuhnya."


"Ho'o, bener tuh"


"Lha gimana?"


"Kelas kita membuat perjanjian untuk jujur bos"


"Iya, kita udah tau masalah Al, masih ada yang kurang ya?"


"Gue yang ngasih tau!"


"Nggak! Gue aja."


"Ihh ikhsan, nggak yang ngasih tau gue."


"Udah deh suit siapa yang ngasih tau."


"Diem. Gue yang ngasih tau tentang Al!."


Seru Sam dan semua diam tidak ada yang berbicara.


"*Al itu bisa dibilang bad or good.


Baiknya dia jadi guru les untuk kita. Misal kaya ada pelajaran yang kita nggak paham, pulang sekolah ngajarin kita semua.


Trus kita nyontek sama Al, sekarang Al ada disana jadi kita ngerjain sendiri. Beruntung loe pada bisa dapet contekan. 2 hari ini nilai kita sekarang menurun, a**r.. dan kita harus semangat yekan. Hem..


Kalo buruknya itu, Al sering berantem sama cabe versi t*i. Yang suka ngehina Al. Wah langsung dibogem dong. Dan Al pernah diskors 3. Dia nginep dirumanya Salsa. You know-lah. Untung aja beasiswanya kaga dicabut."


"Iya. Itu tadi masih untung kaga berantem fisik*."


"Mungkin Al pencitraan. Masa baru masuk 3 kali udah diskors. Kan nggak lucu haha.."


"HAHAHA.."


"HAHAHA"


Mereka semua teman Al, dari Barat ke Selatan. Al dan Peter? Mereka tidur, karena jam kosong sebab gurunya sakit. Itu suatu keberuntungan bagi yang mau sih. Hehe


Bel sekolah berbunyi, dan mereka langsung menuju parkiran.


"Gue duluan guys, mau interview dulu. Doain moga lancar dan keterima".


"Yoi lah. Nanti kalo gajian jan lupa traktir nongkrong. Ye!"


"Pikiran loe cuma nyari gratisan.


Tapi gue juga mau sih."


"Huuu.. "


"Bentar Al gue punya pantun nih.."


"Budi anak Bu Tutik."

__ADS_1


"Cakep.."


"Kepasar Abang beli roti".


"Cakep.."


"Eh-Neng Al yang cantik, jalanya hati-hati!"


"Apa-apaan. Garing pantun loe, bagusan dikit lah!"


"Suka-suka gue dong. Mulut juga mulut gue. Daripada loe kaga bisa pantun


Wlee.."


"Hahaha.."


"Haha.. loe bisa aja. Thanks, tenang gue bakal traktir kok.


Traktir air putih."


"Dirumah mah banyak kali Al".


"Iya gue bakal traktir. Assalamualaikum. Bye."


Lampu lalu lintas berwarna merah


Al menghentikan motornya. Ia melihat hantu yang tengah duduk dipinggiran


jalan.


Pandangannya yang tajam itu menatap jalan yang kosong.


Dari dilihat penampilan dari wajahnya pucat dengan kaos, celana pendek lusuh disertai bercak merah dan gitar kecil dipegangnya. Seperti menandakan Ia seorang pengamen jalanan.


"Mungkin pengamen itu kecelakaan.


Huh. Moga aja kagak nyari tumbal, tapi kenapa nggak tenang?"


Sesampainya dicafe Al sudah ditunggu kedatangannya oleh Keyra.


"Assalamualaikum.Permisi, Kak Keyra ya?" Tanya Al dengan sopan.


"Waalaikum salam. Iya.


Kamu Alysya Putri?" Ucapnya Keyra sambil berdiri. Dan mengulurkan tangannya kearah Al.


"Iya kak, saya Alysya Putri". Jawab Al sambil menyambut tangannya Keyra.


"Oh, silahkan duduk. Kakak tadi sudah pesenin kamu minuman, tunggu sebentar ya".


"Makasih Kak. Aduh jadi ngerepotin".


"Kakak udah lama nunggu ya?" Lanjutnya pada Keyra.


"Kamu beneran mau kerja dikantor saya?" Ucap Keyra serius menatap Al dengan membuka laptopnya.


"Saya siap!" Al memang sudah terbiasa dengan tegas.


Pelayan datang memberikan pesanan dengan ramah dan kembali ketempat.


"Silahkan isi CV kamu dengan baik."


CV itu menggunakan bahasa Inggris, untung Al memahami arti dari CV itu.


Awalnya Al gugup karena ini baru pertama kalinya Ia dihadapkan dengan lembaran dihadapannya, tanpa belajar sebelumnya dan Al hanya berbekalan niat untuk bekerja mencari pengalaman.


"Baik. Apakah kamu sudah siap diminta wawancara (interview) sekarang?"

__ADS_1


"Saya siap."


"Alysya Putri. Jawab pertanyaan saya dengan jujur."


"Tell me a little about yourself."


"Perkenalkan nama saya Alysya Putri Handojho. Saya lahir pada 25 Juli ***, Jakarta Barat. Saya bersekolah di SMA negeri 01 ***, Jakarta Selatan dan mengambil jurusan MIPA."


"Mengapa kamu ingin bekerja di perusahaan ini dan mengapa kami harus memperkerjakan kamu?"


"Karena saya ingin mencari uang untuk kebutuhan saya sehari-hari dan saya bisa membantu Anda memajukan perusahaan ini."


Al menjawabnya dengan tegas tetapi Ia ragu. Karena Ia menjawab tanpa pikir panjang.


"What are you strengths and you weaknesses?"


"My strength, i do every task with discipline and assertiveness and i can understand the job, adapt well.


My weakness, there is no."


Ucap Al mantap dan tegas dalam setiap kata.


"Wow. Good."


"What does succes mean to you?"


"Succes is living with happiness."


Helaan nafas menurun setelah mengucapkan kalimat itu, terdengar oleh lawan bicara.


Keyra melihatnya hanya salut. Karena ia mendapatkan jawaban yang menurutnya jarang sekali ia dengan dari pelamar pekerjaan sebelumnya. Good Al, batinnya.


"Ada pertanyaan yang ingin disampaikan?"


" Iya ada. Jika saya diterima dipekerjakan ini. Apakah saya bisa bekerja part time? Karena saya pagi hingga menjelang sore bersekolah."


"Boleh saja. Karena banyak juga karyawan yang masih melanjutkan studinya. Jam berapa kamu pulang sekolah Al?". Tanya Keyra.


" pukul 15:00 Kak. Itu keluar dari sekolah. Jarak dari sekolah ke apartemen hanya menempu kurang lebih 15 menit. "


"Baiklah, kamu pukul 16:00 harus sampai dikantor. Dan kantor tutup itu pukul 21:00, jadi nanti kamu pulang pukul sembilan ya.


Karena juga jaraknya sekitar 10 menitan juga. Oh, dan juga kalau sudah selesai kerjaannya sebelum jam 9, juga nggak papa. Nanti bakal ada yang mengawasi dan membimbing juga, jadi kamu jangan takut dan khawatir. Oke."


"Kak berapa gaji dalam 1 bulanya?"


"Emang kamu minta gaji berapa?" Goda Keyra pada Al dan hanya dibalas senyuman.


"Haha. Tenang aja, gaji wajib bersih pajak PPh, itu diatas Rp.2.500.000., itu yang karyawan baru. Nanti ada yang menjelaskan saat dikantor. Kakak kan jualan produk, nah nanti kamu juga bisa menjualkan produk itu juga dengan sosial media. Itu akan jadi tambahan juga, tetapi sesuai harga asli dari produk itu. Mengerti?


Kalo kurang jelas nanti akan dijelaskan lagi disana.


Dan selamat kamu, saya terima diperusahaan saya. Minggu depan hari Senin kamu datang ke alamat ini. Kalo udah sampai didepan kantor kamu hubungi saya. Oke" ucap Keyra panjang lebar tambah sudut menjelaskan.


"Saya diterima kerja? Alhamdulillah.. terimakasih kak Keyra, sudah menerima saya. Alhamdulillah.."


"Iya sama-sama. Nanti kamu kerjanya yang teliti dan tegas.


Kakak pulang duluan, karena masih ada pekerjaan lainya. Sampai ketemu hari Senin Al. Assalamualaikum."


"Iya kak pasti. Semangat 45 hehe..


Waalaikum salam"


Perginya Keyra, Al masih tidak menyangka bahwa ia diterima kerja dan meminum minumannya, hingga teringat Peter.


"Peter udah makan belum? Ah gue juga laper. Beli geprek aja deh, ini juga udah sore. Semangat Alysya Putri!"

__ADS_1


*udah lama ga up..


huhu..


__ADS_2