
Episode 12
"Loe jangan deket-deket sama cowo yang pake headband. Harus ok."
°°°
Al memandang mata Aiden yang terlihat serius, seperti ada yang disembunyikan.
"Emang kenapa? Itu yang paling ganteng diantara mereka ih hih. Gue kesini kan mao cari selingkuhan Ay¿"
Aiden semakin menatap tajam kearah Al dan membuatnya sedikit takut seperti orang mau disuntik, karena Al takut akan itu.
"Dengerin gue, jangan deket-deket sama cowok yang pake headband ok.
Nanti gue jeladin. Kalo cari selingkuhan yang lain aja, temen gue banyak." Suara Ayiden mulai membaik dikalimat terakhirnya.
"Oke. Gue nggak bakalan deket-deket sama tuh cowok. Tapi ntar cariin gue selingkuhan, Hahaha." Tawaan Al terdengar karena Ia merasa geli dengan kata 'cari selingkuhan'.
"Gila loe?"
"Enak aja ngatain gue gila. Gue cuma geli aja ngomong cari selingkuhan. Padahal cuma iseng doang."
Aiden memutar mata malas meladeni orang itu yang berstatus teman satu kelas.
"Sorry bro, gue nemu nih pelepah pisang."
Al mendengar itu, langsung menendang kaki Aiden hingga mengaduh kesakitan dan semua yang disana tertawa kecuali orang yang memakai headband.
"Sakit Al.." ucapannya mendramatis menunjukkan wajah cute kepada Al. Dan lagi-lagi membuat tawa pecah, karena baru pertama kali ini seorang Aiden menunjukkan ekspresi itu.
"Gue punya nama kali. Lo sebut pelepah pisang. Dasar temen gadungan. Bye."
Al yang marah kepada Aiden kemudian melangkah kakinya pergi dan dengan cepat dihadang oleh Aiden dengan kedua tangannya.
"Eits. Tunggu Al, gue cuma bercanda. Maafin gue ya ya." Hanya dibalas 'iya'.
"Tadi kata loe mao cari selingkuhan? Nih temen gue banyak. Napa malah kabur, heh." Ucap Aiden sambil melipat kedua tangannya didepan dada dan melirik Al dengan senyum kemenangan.
"Gue kan cuma bercanda. Ikan ******."
"Loe manggil gue ikan ******? Tapi loe, gue panggil sayang! Eaa.." Goda Aiden sambil mencolek lengan Al dengan genit.
"Dih najez!" Semua orang kembali tertawa terbahak-bahak karena kelakuan mereka berdua.
"Oh ya sampe lupa. Dia Alysya Putri dan. Kenalin temen-temen basket gue yang gantengnya nggak bisa ngalahin gue." Ucapan Aiden dan membuat semua orang menyorakinya.
"Huuu, ngayal loe masih gantengan kita kali." Seru salah satu dari mereka.
"Gantengan gebetan gue lah." Guman Al terdengar oleh cowok disampingnya yang sedang meminum minuman.
"Siapa?" Tanyanya dengan mengkerut dahinya.
"Dia temen kakak gue."
__ADS_1
"Umur kakak loe yang pertama atau kedua Al?"
"Yang kedua, emang kenapa?" Tanyanya pada Aiden.
"Bukan apa-apa sih, tapi emang loe tau dia udah punya pacar atau belom? Kan." Ucap Aiden membuat Al berfikir.
"Iya juga ya. Gue cuma liat fotonya dan belum pernah ketemu hehe.." cengiran Al membuat mereka melongo.
"A**r gue dapet temen kek gini ya?"
"T**l loe ya?!"
"Astaghfirullah ya Rabb!"
"Ni anak minta dikarungin biar kagak bikin gue naik nih darah."
"Suer Al. Gimana dia-nya tau kalo loe suka sama dia? Loe aja belom pernah ketemu?!"
"Tapi loe juga jangan buat gue jadi down dong, doain kek semoga dianya belom punya pacar."
"Iya iya gue doain semoga dia belom punya pacar dan bakal nikah sama loe. Puas!?"
"Huhu makasih Ay. Loe temen yang baik." Ucap Al girang dan kembali semangat.
"Udah-udah ini jadi kenalan nggak?
Oh ya kenalin, gue Zjaki. Panggil aja Jek."
"Gue Raja, hay salken dari babang ganteng."
"Kebiasaan loe pada muji-muji diri. Kek gue dong. Salam kenal dari gue Rizal, gue suka brownies. Nanti kalo gue ulang tahun boleh dong dibuatin kue brownies coklat tapi nggak pake gula. Oh ya jangan lupa kasih lelehan madu. Oke."
"LOE NGGAK TAU DIRI, B***T!!"
Seru dari Dean, Zjaki dan Aiden bersama, kemudian disusul dengan bersalaman ala mereka dan tawaan.
"B***t. Apa salahnya sih, kan gue pecinta brownies tanpa gula." Sulut kekesalan terdengar dari Rizal.
Al meririk kearah cowo yang memakai headband, dibalas tajam olehnya. Dan Al langsung memalingkan wajahnya kesamping kiri.
"Loe pasti penasaran dia siapa kan?" Ucap Dean yang meliat kejadian itu.
"Namanya Kaisar, panggil aja Kay. Dia emang gitu, cuek orangnya. Tapi dia baik kok, loe tenang aja."
Al mengangguk dan melirik ponselnya yang menunjukan pukul 17 lebih.
"Oke. Kenalin juga nama gue Alysya Putri. Gue murid baru dan satu kelas sama Aiden. Nice to meet you all."
"Emm, berhubung ini hampir petang, gue duluan ya." Ucap Al sambil berdiri menatap mereka.
"Nggak mao gue anterin Al?." Tawar Zjaki.
"Nggak makasih, apartemen gue deket kok. Oke gue duluan, Assalamualaikum."
__ADS_1
Tubuh Al yang mulai menjauh tetapi mata salah satu dari mereka tidak terlepas darinya.
"Guys. Latihan nanti malem batal. Kita lanjut hari Minggu." Ucapan Kaisar membuat mereka mau tidak mau harus mau, ya begitulah.
"Huh tugas udah selesai, emm tinggal mengkabari kakak tercinta A2, semoga tanggapanya bagus. Bismillah." Guman Al sambil membuka ponselnya.
" Assalamualaikum bang Andra, bang Andre! Lagi pada ngapain nih? Nggak kangen ya sama aku?"
"Waalaikum salam adek Abang tercinta.."
"Waalaikum salam."
"Kok ngomongnya gitu? Kita kagen kok. Cuma akhir-akhir ini banyak kerjaan aja. Ini baru selesai, kamu juga udah jam 9 lebih belum tidur?"
" Iya kita kangen kok sama kamu, jangan sedih dong ya. Bang Andre juga lagi tugas ini baru selesai mandi."
"Hehe aku kangen banget.. Aku seneng banget, disini aku dapet temen banyak dan pastinya baik sama aku."
"Alhamdulillah kalo gitu. Kamu juga punya temen hantu disana?"
"Hehe sorry bang, aku dapet 1 dia penunggu apartemen ini. Tapi tenang saja kok dia baik. Anak kecil umur sekitar 10 tahun, namanya Peter Tyler."
"Iya nggak papa, yang penting kamu jangan sampai masuk ke dunia mereka. Inget kata Ustadz Ahmad."
"Iya bang pasti inget kok. Oh ya aku udah dapet kerjaan, lumayan buat nambah pengalaman. Boleh ya?"
"Kan bakalan Abang tanggung biaya kamu, kenapa kerja?"
"Iya nanti kalo kamu capek gimana? Sekolah kamu? Katanya kamu masuk disiswa beasiswa kan. Nanti kamu kurang istirahat baby."
"Aku mau cari pengalaman bang. Dan Abang tenang aja, aku nggak papa kok. Percaya deh please.."
"Oke, tapi kalo sampe kamu sakit. Kamu harus + wajib keluar dari pekerjaan itu."
"Emang kamu kerja dimana?"
"Kerja dikantor kakaknya teman aku. Perusahaan itu dibidang penjualan skincare dan barang-barang lah semacam itu. Nanti aku baru dijelasin hari Senin besok, sekalian hari pertama masuk kerja. Tenang aja bang, barangnya halal kok. Dan setiap hari Senin-sabtu. Pulangnya jam 9 malam kalo udah selesai boleh pulang jaraknya juga deket paling 10 menit."
"Ya Allah Al.. jam tm 9? Nanti kalo pulang jam segitu belajar kamu gimana?"
"Kan bisa belajar pada waktu istirahat sekolah. Please ya bang bolehin aku kerja. "
"Huh. Ya udah yang penting jaga kesehatan dan jangan lupa istirahat makan makanan yang bergizi. Jangan makan mie instan terus. Oke"
"Hati-hati juga dijalan kalo ada yang macem-macem, tendang aja masa depannya. Udah pernah juga kan yang diajari Uncle Bagas."
"Iya Abang & Abang ku sayang. Makasih udah sayang dan perhatian sama Aly.
Udah dulu ya bang, aku ngantuk mau tidur besok sekolah. Assalamualaikum."
"Itu pasti dong kan kamu adik perempuan Abang yang paling hebat."
"Iya bang Dra, kita pasti sayang sama kamu, udah tidur sana."
__ADS_1
"Waalaikum salam my princess Aly."
*selamat malam semua..