Anak Malang Itu Adalah Anakku

Anak Malang Itu Adalah Anakku
episode 14 ikut lomba fisika sekolah


__ADS_3

hari ini adalah hari perlombaan fisika, amara bersiap berangkat ke sekolah. dia bangun pagi pagi. perlombaan akan diadakan di kantor gedung dekat taman kota. ini adalah tahap awal tingkat kecamatan, semua perwakilan tingkat kelas yang akan mengikuti lomba menunggu di ruangan yang sudah di sediakan sekolah. semua perwakilan akan berangkat bersama sama menggunakan mobil mini bus yang sudah di siapkan pihak sekolah.


perasaan amara campur aduk, hatinya tidak tenang, entah kenapa. amara memasuki gerbang sekolah, suasana masih sepi terlihat hanya terlihat beberapa orang yang sudah datang ke sekolah.


amara melihat jam tangannya, waktu menunjukan pukul 06.30.


amara menarik nafas dia duduk di bawah pohon di pinggir lapangan. lapangannya masih sepi, tak ada satu orang pun di sana. amara mengeluarkan roti bekalnya. di rumah dia tidak sarapan. amara memakan rotinya sambil memandang jauh ke arah lapangan.


sudah beberapa hari amara merindukan ibunya, tiba tiba dia teringat bayi malang yang dia lahirkan dalam keadaan cacat.


bagaimana keadaannya sekarang ? pertanyaan itu terus bersarang di pikirannya.


amara meneteskan air matanya, dia bingung apa yang harus dia lakukan, semuanya sungguh membingungkan.


sebenarnya amara ingin pulang ke jakarta, dia ingin melihat ibunya, melepaskan kerinduan bertahun tahun yang dia pendam sendiri.


dia teringat wajah ibunya, yang semakin menua. di usia senjanya amara tak bisa berada di sisinya.


tiba tiba lamunan amara buyar. tak terasa sekolah sudah ramai, banyak siswa yang sudah berada di sekolah.


amara melihat jam tangannya


waktu menunjukan pukul 07. 30.


amara bergegas memasuki ruangan yang telah di siapkan untuk peserta lomba.


di ruangan masih tampak sepi. hanya beberapa orang yang ada di sana, tidak hanya lomba fisika, banyak lomba lomba yang lainnya juga. amara duduk di kursi.


tiba tiba seorang perempuan menghampirinya, dia siswi kelas 12, dia tersenyum ke arah amara dan duduk di samping kursi amara.


"haii ,,,,yang ikut lomba fisika ya?" siswi itu bertanya pada amara


amara mengangguk sambil tersenyum


"aku teresa, perwakilan lomba fisika kelas 12, kamu siapa?" teresa memperkenalkan diri pada amara sambil mengangkat tangannya untuk bersalman dengan amara tanda perkenalan mereka


"oh iya ka, aku amara dari kelas 10" amara berkata sambil menyambut tangan teresa.


"kita tinggal nunggu perwakilan anak kelas 11, kayanya dia belum datang" teresa berkata pada amara sambil melihat jam tangannya.


amara hanya mengangguk


semua perwakilan lomba sudah pada datang, tampak beberapa guru yang mendampingi masing masing jenis lomba.


pa adhan menghampiri amara dan teresa

__ADS_1


"kemana satu orang lagi yang mewakili kelas11" pa adhan bertanya pada amara dan teresa


amara dan teresa saling lirik, tapi tiba tiba teresa menjawab.


"kayanya belum datang pa"


"ko bisa belum datang, bapak kan udah bilang jam 08.00 kita udah berangkat. perlombaannya akan di mulai jam 09.00" pa adhan berkata sambil menarik napas panjang


"yaudah kalian berdua siap siap dulu, kita berangkat 5 menit lagi" pa adhan berkata


saat amara dan teresa bersiap untuk pergi tiba tiba seorang siswa berlari memasuki ruang kelas, napasnya terengah engah.


"maaf pa saya telat" tiba tiba siswa itu berkata pada pa adhan


"ka daniel? " tiba tiba amara kaget melihat daniel berada di antara peserta lomba fisika.


" kenapa telat, ayo cepat cepat masuk mobil, yang lain sudah menunggu" pa adhan berkata pada daniel.


pa adhan pergi meninggalkan ruang kelas menuju mobil


daniel melihat ke arah amara dia tersenyum.


amara menundukan kepalanya.


"ayo berangkat . " tiba tiba teresa berkata,


amara masih terheran heran, dia tidak menyangka daniel yang akan mewakili kelas 11, daniel pun tidak pernah bercerita, padahal beberapa hari kebelakang daniel sering menemui amara.


amara hanya diam, pertanyaan tentang daniel mengganggu fikirannya.


siapa daniel?


tak pernah sedikitpun amara bertanya tentang daniel. laki laki pertama yang menjadi temannya di semarang.


tiba tiba perasaan bersalah menyelimuti hatinya.


amara melihat ke arah daniel yang duduk di sampingnya. dia terlihat membisu melihat ke arah luar.


"ka daniel ikut juga" amara bertanya pada daniel


"iya.. " jawab daniel sambil tersenyum


amara kembali diam, daniel terlihat aneh pagi itu, dia lebih banyak terdiam dan melamun.


" ka daniel, waktu di halte bis itu, aku minta maaf" amara mulai berkata lagi pada daniel

__ADS_1


"lupakan saja.." daniel kembali menjawab, walaupun daniel tersenyum tapi dia tidak bisa menutupi wajah murung nya.


amara kembali terdiam, dia hanya melihat gerak gerik daniel yang terlihat aneh pagi itu.


perlombaan di mulai, amara tampak dek dekan dia terlihat tegang.


akhirnya perlombaan selesai. walaupun perlombaan fisika tidak menang tapi amara sudah berusaha keras.


hari sudah mulai sore, semua perlombaan sudah selesai. para murid dan guru memasuki mini bus dan bersiap untuk pulang.


daniel masih terlihat diam, sepanjang jalan dia melamun sambil memandangi jalan di balik kaca mobil.


akhirnya mereka sampai di sekolah pukul 17.00.


saat amara, teresa dan daniel turun, pa adhan menghampiri mereka


" kalian luar biasa, walaupun kita hanya juara 3, tapi kalian sudah berusaha keras" pa adhan berkata sambil mengangkat ibu jarinya.


"iya pa, soalnya lumayan mengecoh " jawab teresa


" ya sudah kalian boleh pulang, hari sudah semakin sore" pa adhan menyuruh mereka pulang.


para siswa yang ikut lomba berhamburan, mereka bergegas pulang ke rumah nya masing masing


" mau pulang bareng" daniel berkata pada amara


"ga usah ka, aku pulang sendiri aja" amara menjawab


daniel mengangguk dan pergi meninggalkan amara


amara masih penasaran kenapa daniel bersikap aneh


akhirnya amara dan daniel pergi, mereka berpisah dan pulang masing masing.


saat mobil yang di tumpangi amara melintasi taman kota, tiba tiba mata amara tertuju pada pria yang duduk di pinggir jalan, dia melihat daniel duduk sendiri di sana.


amara turun dari mobil yang di tumpanginya..


dia menghampiri daniel..


bersambung


nantikan cerita selanjutnya


ada apa dengan daniel?

__ADS_1


jawabannya di episode selanjutnya😊


tinggalkan like dan comentnya ya


__ADS_2