Anak Misterius (Hidden MartialArts Technique)

Anak Misterius (Hidden MartialArts Technique)
Eps.01 Desa mata angin


__ADS_3

BAB 1.Negara ZAMBRUD, provinsi tengah, kota C Highestcliff.


Beberapa wilayah sebagian tempat masyarakat biasa dunia sekuler, masyarakat bela diri tersembunyi, dan gangster di berbagai tempat. Itulah keseimbangan berdirinya Nergara Zamrud dan masing masing tanpa mencampuri urusannya, walau terkadang beberaa Gengster kerap membuat ulah kpd warga stempat.


Dipinggiran sungai desa Mata Angin.


Pukul 18.00 dimana hari sudah mulai gelap, Sebuah mobil sedan hitam berhenti secara mendadak dipinggir sungai besar Desa Mata Angin.


Keluarlah 4 sosok berbaju putih berbadan tegap, salah 1 diantara mereka usia paruh baya , pandangan tajam sambil membawa kotak kardus tebal. Berjalan menuruni jalan arah sungai yg terpencil sambil menghela nafas berat mengingat masalah internal dikeluarga mereka, dan beberapa aksi pembunuhan diwilayahnya menyebabkan tuan besarnya terpaksa memutuskan untuk mengamankan bayi tersebut. Dalam kondisi bahaya.


"Kita berhenti diujung sana! " Perintahnya


"Baik. " Jwb sang anak buah berbaju putih sambil meletakan disudut yg menurutnya aman daerah semak sungai, dibawah jembatan besar yg lumayan tinggi.


"Kita letakan disini!"


"Kuharap tuan muda kecil bisa bertahan, maafkan aku tuan muda kecil."


"Semoga saja aman."


"Kita pergi dari sini, sbelum orang itu mengejar kita."


"Kalau saja kita tidak membawa tuan muda kecil, akan kuhabisi orang itu ketua!!"


"Benar, kita terpaksa terhadap keselamatan tuan muda kecil."


"Cepat pergi dari sini!."


Sambil menghela nafas berat, meletakan kotak tsb dan ada guratan kecemasan diwajahnya. Menuju mobil dan bergegas berlaju kencang.


Beberapa saat setelah itu.


Malam pukul 20:30


Seorang Bayi didalam sebuah kardus tebal beralaskan selimut tebal dipinggir bebatuan sungai, bayi trsebut memakai Kalung Liontin HATI Bertulisan" ANDERSON."


Dimana seorang pria paruh baya berumur 40th sedang memancing dimalam hari mempersiapkan alat alat, sedang mengawasi setiap daerah sungai


Pak Indra : "Hmm..cuaca malem ini lumayan bagus untukku mancing, semoga hari ini aku beruntung."


"Eh tunggu?"


"Knp Ada kardus dibalik bebatuan besar dibawah semak pinggiran sungai?"


"Huh org jaman skrg banyak yg tak beretika! Bisa bisanya buang sampah di wilayah asri!?? Siall." Pak indra menghela nafas panjang sambil brjalan mnuju kardus dibalik bebatuan


Sampai ketika mengangat kardus tsb Pak Indra terkaget!


"Sial knp didalam kardus ini ada gerakan??"


Karna penasaran sambil membuka sampai terlonjak kaget Pak Indra berkata :


Pak Indra : "Ya Tuhan!! Knp ada bayi di dlm kardus?! & ini apa?! Kalung? Anderson?." Gumam pak indra.

__ADS_1


Pak indra terburu buru membawa Bayi tsb ke rumahnya sambil membatin :


"Hmm Aku harus membawa bayi ini ke rumah dlu sblm ada org yg melihatku! " Pikirnya .


Sesampai dirumah


BRAKKK..!!


Pintu ditendang terbuka oleh pak Indra hingga pintu reyot pun rusak!.


Pak Indra : "DIRAA!? KELUAR SEBENTAR!"


Ibu dira pun keluar sambil mengerutkan kening heran.


Ibu Dira : "Knp teriak"!? tak bisakah kau sabar?"


Pak Indra : "Ini gawat!!"


Ibu Dira : "Gawat apa!! Apa kau tidak liat? Kau telah merusak pin.....eh"


Ketika ucapannya terhenti ibu dira tidak kalah kaget pak indra sambil membuka kardus berisi bayi lakilaki mungil tembam.


Bayi itu telah tertidur pulas dengan tenang.


Pak Indra Sambil menatap sekeliling waspada keluar halaman ketika kondisi aman, sambil menutup pintu rapat , biar tetangga tak ada yg melihatnya.


Pak Indra : "Istriku aku menemukan bayi ini dipinggir sungai. Dan ini sangat lucu istriku!!?"


Ibu Dira : "Suamiku apakah kita akan merawat Bayi ini?"


Pak Indra : "Kita bisa saja merawatnya bersama apapun yg terjadi! Sblm org tuanya menemukan bayi ini!!"


"Aku harap sampai suatu saat org tua anak ini menemukan anak ini mengerti??"


Ibu Dira : "Baiklah...sesuai nama kalung itu anak ini kita lasih nama Frans..yah Frans Anderson! ." Jwbnya sambil tersenyum sambil mencubit pipi bayi yg sedang menggeliat gemas.


Sepasang suami istri paruh baya berusia 40th itupun saling mengangguk dan tersenyum bersyukur.


19th kemudian.


Hari demi hari berlalu, tanpa terasa sudah 19th pun berlalu cepat. Bocah yg dipanggil Frans tsb menginjak dimasa remaja. Perkembangan frans begitu cepat mengingat kecerdasannya beberapa kali kerap naik tingkat sewaktu sekolah dasar, hingga memasuki universitas kebangkitan No 01 Kota C.


Perkembangan desa desa setempat yg dulunya asri skrg sebagian berubah total menjadi pemukiman yg padat, dengan hiruk pikuk perkotaan, riuh suara deru mesin kendaraan dimana mana dan cukup macet.


Dijalan setapak yg sempit loncatlah bocah berumur 19 th brnama Frans , ia pun buru buru loncat dari pagar setinggi 1.5meter berlari kencang.


Hap..


"B*****k!! Kemari kau s****n!!!" Teriak 3 Preman kampung wilayah tsb sedang mengejarnya.


"Hei kemana anak itu??!"


"Itu dia...kejarr!!"

__ADS_1


Frans : "Hehee sudah kuduga akan semenyenangkan ini." Gumamnya sambil terus berlari menyusuri jalan.


"Biarkan untuk saat ini kabur adalah pilihan terbaik." Gumamnya


Frans pun terus berlari kencang menyusuri kawasan jln setapak melewati komplek warga kumuh pinggiran kota, sambil bergaya menunjukkan simbol jempol kebawah ketika dari jauh terlihat preman yg mengejarnya murka.


Sambil trsenyum smirk kebelakang preman yg mengejar, "Dasar payah gumamnya." Setelah itu secepat kilat berbelok 2 kali ke gang sempit hingga bayanganya pun tak terlihat.


"Hah bukannya tadi ke arah sini!??"


"Tidak, ke arah sana!."


"Tadi mana yg benar sialan!."


Preman : "S***** itu anak!! Kita kecolongan."


"Jhon..klo begini kita bisa mampus dimarahi tuan jacob.!? " Jwb si Jarack.


"Benar apalagi uangnya kita sudah menikmatinya, bagaimana ini??!! " Jwb Si Rudi.


Gluk!


"Tamatlah kita saudara."


Mengingat Tuan Jacob ketika marah itu sangat mengerikan menurut rumornya. Membayangkan saja membuat bulu kuduknya berdiri.


"Awas saja kau bocah!! Jika aku melihatmu habis kauu!!!." Gumam si Jhon ketua preman tsb sambil berbalik pergi. Gergumam kesal.


"Apakah pemimpin pusat bercanda?! Memberi misi sampah sprti ini??."


"Jika tidak mengingat pemimpin pusat gengster yg disegani memberi perintah, aah masa bodoh dengan pekerjaan sprti ini, msih mending bersantai dengan beberapa wanita dimarkas." Memikirkan ini saja membuat jengkel ketua preman ..Sial! Gumamnya pelan.


"Kita pergi saja, huh hanya bocah kecil saja membuat kita repot! Apaan. Cabutt!!"


"Baiklah." Jawab serempak 3 Preman


Villa Keluarga Smith


Dikawasan villa pribadi mewah daerah tengah Kota C HighestCliff, di taman villa sseorang pria paruh baya yg sedang membaca koran dengan santai, sambil mendengarkan beberapa sosok melaporkan kejadian sebelumnya, hingga ahirnya pria paruh baya itu berekspresi jelek.


Tuan Jacob marah!


Gawatt


Prakk!!


Koran ditangannya pun melayang.


Aduhh..


Sambil memarahi beberapa sosok yg menunduk kesal. Tetapi hanya diam. Berjalan mondar mandir seraya memaki kesal .


NEXT EPISODE DITUNGGU YAH๐Ÿ™Œ

__ADS_1


__ADS_2