Anak Misterius (Hidden MartialArts Technique)

Anak Misterius (Hidden MartialArts Technique)
Eps.13 Michelle thompson


__ADS_3

Selesai madi, berjalan menuju meja makan, dimana terdapat beberapa hidangan sederhana, lalu segera duduk.


Frans : "Pagi ayah, ibu."


Pak Indra : "Pagi juga nak." Jwbnya tersenyum.


Ibu Dira : "Pagi, ayo makan bersama.!


Frans : "Baik."


Mereka pun makan bersama sambil berbincang.


Suasana sangat harmonis, terlihat ekspresi bahagia diwajah mereka, tedak terasa frans seorang anak yg ditemukan dipinggur sungai, sudah seperti ini. Gumam sang ibu, sebelum ibu Dira berkata :


Ibu Dira : "Nak, apa boleh ibu mengatakan sesuatu?" Tanya tiba tiba serius. menolehkan kepalanya kepada sang suami, lalu mengangguk.


Melihat kedua orang tuanya yg terlihat serius, Frans bingung, sambil mengangguk.


Frans : "Ibu, apa ada sesuatu yg penting?"


Ibu Dira : "Begini nak, sebenarnya selama ini kamu bukan anak kandung kami, maaf kan ibu dan ayahmu ini sudah merahasiakan ini sangat lama kepadamu ibu harap kamu tidak membenci kami berdua."Ucapnya sedih, kawatir jika Frans membenci mereka.


Pak Indra : "Walau begitu, kami merawatmu seperti anak kami sendiri, kami sangat menyayangimu nak. Lihat kalung yg kamu pakai, mungkin itu nama keluargamu nak." Timpalnya.


Frans yg mendengarnya pun tidak terlalu terkejut, karna dia pikir dengan kalung tersebut, dia juga sudah mengetahuinya sejak lama, berkat bantuan Kriss, walau samar masih belum terlihat jelas. Tapi dia yakin kalau dirinya memang bukan berasal dari kota ini, pikirnya. Walaupun begitu Frans tetap menganggap mereka sebagai orang tuanya.


Frans : "Tidak apa, bu, yah. Frans paham kok, entah siapapun orang tua kandungnya, dimata Frans kalianlah orang tua terbaik, termakasih ayah ibu sudah merawat Frans dengan baik." Jawabnya tegas, tidak terlihat kebohongan diraut wajahnya.


Ibu Dira : "Syukurlah nak, kamu sudah menganggap kami sebagai orang tuamu, kami hanya khawatir jika tidak mengatakannya dengan jujur, suatu saat kamu pergi dari kehidupan kami." Jawabnya, terlihat matanya berkaca kaca.


Pak Indra : "Istriku..tenanglahh, Frans sudah dewasa, dimasa depan, dia punya kehidupannya sendiri, apapun keputusannya, kita hanya bisa mendoakan yg terbaik."


Frans : "Ayah benar bu, sebaiknya ibu tidak usah khawatir, Frans akan membuat kalian bahagia, aku janji!"


Pak Indra pun sambil memeluk istrinya dan juga Frans.


Frans : "Oiya, Frans mau keluar ke tempat teman. apa boleh pinjam motor Listrik ayah?"


Karena dikeluarga mereka hanya mempunyai sepeda motor Listrik, itupun hanya 1, karena mereka keluarga petani, dengan ekonomi yg terbilang kurang.


Pak Indra : "Boleh nak, bawalah. jam berapa kamu pulang?"


Frans : "Sepertinya malam baru pulang."


Pak Indra : "Baiklah."


Setelah itu, Frans berpamitan dengan mereka, menaiki motor Listrik, dan berlalu pergi.


.


.


Dijalan raya, sepanjang jalan Frans menikmati perjalanannya sambil bersiul santai sebelum ada sebuah mobil yg mewah dengan merk Ferarri berwarna Putih, terlihat berjalan sedikit melenceng ke arah pinggir, seperti seseorang menyetir sambil menelephon. Menyerempet dari belakang.


Brak...!!


Aduhh..


Frans pun terjatuh terjungkal ke samping, seketika dia menoleh kesal, "Jelas jelas sudah berada disebelah kiri, masih ada juga yg tidak punya!?? Sial mata?! Untung hanya luka kecil."


Frans : "Heeii! punya mata tidak!?"


Mobil itupun berhenti dipinggir sebelum sesosok wanita keluar, putih, sangat anggun, tinggi, ditambah sepatu heels warna hitam, rambut keriting gantung bergelombang sedikit kecoklatam, bisa dilihat bahwa sosoknya seperti wanita karir yg sukses. Wajahnya terlihat dingin.

__ADS_1


Frans yg melihat itu, emosinya pun sedikit menurun, "Cantik juga" Gumamnya sebelum kesal melihat sepeda listriknya.


Bagian depan motor Listriknya terlihat bengkok akibat posisi benturan ban depan berbelok.


Bagaimana ini... sial!!


Ayah bisa marah ini!


Wanita itu : "Maaf tuan! saya buru buru, apa tuan tidak apa apa?" Jwbnya sedikit khawatir.


Frans : "Lihat, sepedaku rusak!! Ganti rugi."


Wanita itu : "Baiklah, tapi waktuku sangat mendesak, jadi...begini saja, ini kartu nama saya, silahkan hubungi nomor itu, maaf tuan saya harus pergi!!" Jwb cepat menyodorkan sebuah katu nama, sambil berlalu pergi dengan terburu buru tanpa memperdulikan apa reaksi Frans.


Frans : "Heeii, tunggu!? Dasar tidak punya etika!"


Sombong sekali!


"Main pergi saja!? Huh"


Sesaat melihat kartu nama pemberian wanita itu, bergumam ," SunBeauty Group? Presdir Michelle Thompson?? sepertinya pernah dengar?!...tunggu.!"


"Keluarga Thompson?!! Hahaa menarikk." Sambil tersenyum penuh arti.


Mobil pun berlalu menjauh.meninggalkan seorang Frans yg sedang menggerutu.


.


Dengan terpaksa Frans menuntun sepeda Listriknya, melewati trotoar, sambil mencari bengkel terdekat, tanpa terasa sampai berjalan sejauh 1.5km sebelum melihat sepasang kekasih, terlihat sang pria seperti memberi perhatian kepada gadis itu, beberapa kali tertawa.


.


"Bukankah itu Bria!? Shelly?? Kenapa mereka bisa bersama? Wah wah..Sudah secepat ini?!"


"Aduhh kenapa Frans bisa disini??"


Brian pun hanya tersenyum canggung.


Frans : "Wah sepertinya ada yg bahagia nih." Sindirnya sambil bersiul pelan.


Shelly : "Ehh..itu..bukan seperti itu Frans, aku bisa jelas..."


Frans : "Sudah sudah, aku paham. Jadi Tidak masalah." Ucapnya santai.


Brian : "Eh Frans, apa kita terlihat cocok? hehee." Ucapnya dengan PD.


Shelly yg mendengar hanya malu malu, wajahnya merah seperti apel.sambil menutup mukanya dengan kedua tangan, "Aaaa! memalukan."


Frans : "Hahaa gercep juga kamu Brian! Tapi aku senang kalian bisa bersama."


Brian : "Ohh jelass, jangan panggil Brian jika tidak bisa menaklukan wanitaa..."


Aduhh...


Shelly yg disampinya mencubitnya keras.


Shelly : "Jadi, kamu sering menaklukan wanita lain?! Hm?"


Brian : "Bukan itu maksudku..hanya, Hanya kamu seorang dong Shelly ku yg maniss." Jawabnya merayu.


Shelly : "Dasar!! Anggap aku percaya kamu!."


Frans yg melihat tingkah mereka yg seperti abg kasmaran seketika tersenyum masam, mereka menggelikan sekali! "Sepertinya aku jadi Obat Nyamuk!"

__ADS_1


Frans : "Kalian lanjutlah, aku akan kembali dulu."


Brian : "Eeh kemana broo, sinilah duduk, jadi Obat Nyamuk juga boleh, hahaha!!" Tertawa mengejek.


Frans : "Sialan kamu, sudahlah aku pergi."


Brian : "Baiklah semoga harimu beruntung yah...hehe." Ucapnya sambil melambaikan tangannya.


Shelly yg disampingnya hanya tersenyum mengangguk.


"Aku senang mereka bisa bersama."


.


Di tempat lain.


.


Di Gedung.


Terlihat tulisan Gedung perusahaan SunBeauty Group, diatas bangunan yg tingginya mencapai 30meter, berlantai 20, terlihat megah, tepat diwilayah Barat Kota C.


Sebuah mobil mewah berwarna putih memasuki kawasan gedung, berhenti di depan gedung tersebut, keluarlah sosok cantik berwibawa. Ekspresinya terlihat dingin, berjalan cepat hanya menatap ke depan sesaat berkata kepada seorang satpam :


"Tolong parkirkan mobilku." Ucapnya singkat.


"Baik nona."


Setelah berjalan masuk kedalam, wanita itupun buru buru memasuki lantai 19, dimana tempat meeting perusahaan, sambil mengangguk singkat ke semua staff yg menyapa hormat.


"Selamat pagi nona."


"Selamat pagi nona."


Hmm..


Didepannya terlihat gadis sedang berlari ke arahnya, menyambut sang presdir. Seperti seorang sekretaris.


"Lagi nona muda."


"Pagi silvi, sebutkan jadwal meeting hari ini." Ucapnya singkat.


"Pagi ini ada meeting perusahaan, jam 11 bertemu tuan Richard di sebuah Cafe LevelUp, setelah itu pukul 15.00 menghadiri pertemuan dengan presdir Ken Alvaro...."


"Batalkan pertemuan dengan ken, bilang kepadanya, aku sibuk."


"Tapi nona, ini perintah tuan besar, jadi..."


"Hahh baiklah, terserah!" Jawabnya pasrah, mengingat ayahnya yg selalu menjodohkan dengan anak rekan bisnisnya, dengan alasan dirinya sudah tidak muda lagi lah, ingin segera menimang cucu lah DLL. Menyangkut permohonan sang ayah yg membuatnya tidak tega ahirnya dia hanya pasrah terhadap jalan hidupnya.


"Hah! Aku harap ayah tidak memaksa pilihanku." Berkata dalam hati.


Ting...


Pintu lif terbuka, segera menuju lantai 19.


.


.


Dan....


BERSAMBUNG....NEXT.πŸ™Œ

__ADS_1


__ADS_2