
Lalu ken menolehkan kepalanya kearah pintu yg didobrak secara keras, terlihat sosok pri tinggi memasuki kamarnya.
Ken : "siapa kamu!?? beraninya kamu."
Sebelum kata katanya diucapkan, hantaman keras mengarah kepalanya, tendangan dari frans...jatuh menabrak meja.
brakk!!...
Klang....pyarr!.....
Botol dan benda disekitar meja berjatuhan pecah.
Aarghhh....ken pun mengerang kesakitan, beberapa giginya terlepas.
Tidak sampai disistu, secepat kilat melakukan gerakan aneh, mengarah leher, pukk!.
Seketika tubuhnya kaku. Tidak bisa bergerak, lalu pingsan.
Frans mengalihkan pandangan, melihat wanita yg dikenalinya beberapa hari lalu, sudah terbaring dengan posisi sangat memalulan.
Tanpa membuang waktu dan banyak berpikir, dia segera mengambil sisa kain baju, mengikatnya dibagian atas tubuh michelle, memakaikan celananya walaupun sebentar kesusahan karena gerakan michelle yg sempat meronta dengan tubuh yg haus akan sentuhan.
Sampai sini frans tidak banyak berpikir, membawa michelle dipelukannya, berlari keluar.
.
Diluar bar, silvi yg melihat sekitat masih tercengang dengan keterampilan frans yg menurutnya tidak masuk akal, tiba tiba kembali cemas, sambil menunggu diluar dengan gelisah..
"Kenapa pria itu lama sekali!?."
"Apa aku lapor polisi saja?!.aduuh bagaimana ini.?"
.
Sampai di luar, terlihat frans membawa michelle dengan mengalungkan tangannya dileher, sesekali michelle bergerak tidak beraturan yg membuat frans kewalahan. sial.. Wanita ini wangi sekali, tidak tidak! apa yg aku pikirkan!?...gumamnya pasrah. Lalu mendekati mobil.dan membukanya.
Para pengawal yg terluka tidak ada yg berani mendekatinya, bocah ini mengerikan!!..lalu mereka bergegas memasuki bar, memastikan kondisi tuan muda.
.
frans : "heii nona, kenapa bengong,..cepat, bawa aku ke hotel.!!." Serunya kepada silvi.
Silvi : "ah, oh...baikllah."
Frans : "apa kamu bisa berkendara?!."
Silvi : "bisa,,tapi kenapa tidak kamu saja?!." ucapnya heran..
Frans : "lihat,!! nona ini susah sekali melepaskan, biar tidak mengganggu perjalanan lebih baik kamu saja!!."
Silvi : "baiklah." segera setelah itu mereka pergi mencari hotel.
.
Dalam perjalanan.
Silvi : "tuan, mengapa tidak membawa nona ke rumah saja? Atau ke rumah sakit?...bukankah itu lebih baik??."
Frans : "jika ke rumah sakit, apa kalian mau identitas nona ini tersebar?! Bagaimana pihak orang tua nya tau jika aku yg membawa nona ini dalam keadaan seperti ini.?!." tanya menjelaskan.
Silvi : "hmmm...baiklah, sepertinya ke hotel lebih baik."
Frans : "sudahlah, cepat sedikit."
Michelle yg sudah tidak tahanpun segera bergerak menelusuri tubuh frans dengan ganas, menciumi pipi dan lehernya.
Silvi yg melihat itu dari kaca spion seketika wajahnya memerah seperti apel.keadaan yg sangat canggung.apa yg dilakukan pria brengsek itu!!? Keterlaluan.!! berkata kesal dalam hati.
.
10 menit berlalu
.
Setelah tiba dihotel, frans menyuruh silvia membuka sebuah kamar vip, dengan keamanan terjamin.
Lalu frans keluar dari mobil, berjalan menuju kamar hotel, menutupi bagian kepala michelle menggunakan sebuah sweater dimobil.lalu menggendong ala bridal style.
.
Sesampai dikamar.
Dengan cepat memasuki toilet, mengambil air dan mengguyurnya kearah michelle, sebagai menyadarkannya.
Byurrr...
"Aagrgghhhh dinginnn!!" Teriak pelan michelle diikuti memeluk badannya sendiri, giginya terkatupkan rapat."
.
Frans : "nona, segera gantikan pakaian nona muda mu ini,..untuk saat ini, keadaan sudah aman., kamu jaga baik baik nona muda mu ini, aku pergi dulu!....ingat kunci rapat" jika tidak ada sesuatu penting."Ucap serius lalu meletakan michelle diatas kasur.
__ADS_1
Silvi : "tuan,..emmm..sebelumnya terimakasih sudah menolong kami, jika tidak ada tuan, kami sudah pasti mendapat masalah besar."ucapnya dengan tulus.
Frans : "haha,,itu masalah kecil!! Tidak usah dipikirkan oke!??."jawabnya tersenyum percaya diri.
Silvi : "kami akan mengingat jasa mu tuan,..sekali lagi terima kasih!."
Frans : "haiiih...sudahlah, yg penting nona mudamu baik baik saja bukan?!..kalo begitu aku pergi dulu." seraya berbalik.
Silvi : "baiklah."
"Ehh...kenapa nona ini?!"
"Heii lepas...
"Hiks hiks,..aku takut!! Jangan tinggalin aku!."
"Aku mohon!." gumam pelan michelle dengan mencengkeram erat pergelangan frans yg hendak pergi. Lalu memeluknya erat. Air matanya mengalir, tubuhnya bergetar hebat, seperti ketakutan dengan kejadian tadi.
Frans : "aku akan kembali!..jadi kamu sudah aman okke?!."
Michelle : "pliss... malam ini saja temani aku." pintanya memohon.
Frans menoleh ke arah silvi disebelahnya, memberi isyarat, "bagaimana ini?!" Tanya pelan frans.
Silvi yg melihat isyarat itu hanya tersenyum kecut,. "Sepertinya nona muda tertarik dengan pria ini yg menyelamatkannya, tidak biasanya nona muda seperti ini! Hah " pikirnya, jika dirinya yg mengalami kejadian tersebut juga akan melakukan hal yg sama kepada sang pangeran yg telah menolongnya.
silvi : "nona tenanglah, biar saya yg menjaga nona disini oke?!."
Michelle : "silvi kamu pergilah, tangani perusahaan sementara, apa kata para staff perusahaan nanti jika aku sama kamu tidak hadir."ucapnya memohon.
Silvi : "ini...aku tidak punya kuasa nona...bukankah itu berlebihan,!?."
Michelle : "kali ini saja silvi aku mohon, kamu rahasiakan ini termasuk ayah,..ini perintah!!." jawabnya memohon.
Silvi : "tuan, bagaimana menurutmu??! " Tanya ke arah frans yg sedang memijat keningnya,
Frans : "hehe sepertinya berdua denganmu disini menyenangkan...apa aku mendapat hadiah?!!."ucapnya tiba tiba dengan senyum konyol.
Michell : "tidak, tidak ! ..aku percaya padamu!!" Jawabnya mengangguk dengan mantap.walau masih dalam keadaan lemah.
silvi : "kamu!!..jangan macam macam!!...atau...
Michelle : "silvi, sekarang kamu boleh pergi, ingat pesanku tadi."
Silvi : "apa nona baik baik saja?!..sepertinya berdua dengan pria asing sangat tidak pantas kan??."
michelle : "aku percaya padanya, sudahlah skrg kamu boleh pergi."
Frans : "cih...frans hanya bisa pasrah berdiri mematung.
Suasana sangat canggung untuk mereka, pria dan wanita yg baru dikenalnya,berada dalam 1 ruangan,..
Krik..
Krik..
Krik..
Nafas kedua pun sampai terdengar pelan.
"Hah...apa ini yg dinamakan setelah hujan turunlah sebuah pelangi? pelangi macam apa ini?!." gumam frans dalam hati.
Michelle : "emm...sebelumnya terimakasih." ucap nya lirih, memecah keheningan didalam ruangan,seperti lalat yg berbicara,.
Frans : "hah!!...sudahlah, semua sudah terjadi...
Tidak ada jawaban dari mulut michelle.
Hiks..hikss...
Michel yg diam tiba tiba menangis sedih, menunduk dalam dalam, tubuhnya tidak berhenti bergetar.
"Haiiss..nangis lagi,,apa gadis ini hobi menangis? Atau dia trauma?? Apa yg aku lakukan?!."
Frans yg melihatnya hanya terdiam, tidak bisa berbuat apa apa, karena bingung. Sambil menggaruk kepalanya yg tidak gatal.
frans : "heii, bukankah sudah baik baik saja?!...
Michelle : "aku takutt....
Frans : "jadi..???"
Michelle : "kamu temani aku malam ini saja." ucapnya memohon dengan tampang yg menyedihkan.
Frans : "jadi aku harus bagaimana??..bukankah aku sudah disini??." ucapnya bingung.
Michelle : "kamu naiklah ke tempat tidur, temani aku sebentar..biarkan aku tertidur."
Frans : "mm..ya sudah...cepat kamu tidurlah..aku akan menemanimu." jawabnya kikuk.
Michelle : "terimakasih...
__ADS_1
Frans : "sudah berapa x kamu mengucapkan itu,..jika terulang lagi. Kamu dapat hadiah gelas.!!" Jawabnya ngelawak.
Michelle : "iya iyaa..kamu cerewet sekali."jawabnya lembut.
lalu mereka tidur berdampingan, michelle yg meraskan tubuh hangat dari seorang pria dihadapannya seketika merasa sangat tenang.lalu memeluknya pelan.
"Gadis ini sperti anak kecil, tidak disangka tampangnya yg sudah bukan abg lagi?!...apa yg aku lakukan!??."frans hanya merasa tubuhnya kaku dengan pelukan dari michelle tiba tiba.berusaha tetap terjaga walau terpaksa...
.
Malam berlalu dengan cepat.
.
.
Kriingg...kriingg...
Telpon frans berbunyi menandakan seseorang memanggilnya. Frans melihat siapa yg menghubungi diwaktu yg tidak tepat ini.
"Kriss??!...ngapain anak ini menelpon ku?!" Gumamnya bingung, lalu segera mengangkatnya.
"KETUA?!! ...dimana kamu!??." seru orang diujung sana.
Frans : "dihotel...kenapa!?." ucapnya keceplosan.
Suara ditelpon seketika hening. Lalu segera terdengar teriakan beberapa orang diujung telepon.
"Gilaa...!!
"Wah, wah wah."
"sepertinya kita akan memiliki keponakan saudaraku."
"Hahahahahaa!!." suara bersahutan diujung telepon.seketika ejekan terdengar bahkan membullynya dengan ganas." tidak disangka ketua yg mereka kenal diam diam bermain liar?!..sialan.!! tidak mengajak kita yah?!..dasar anak ini."
"Ketua apa yg kau lakukan disana?! Bukankah aku sudah memberi tahumu, sore nanti ke markas?!." ucap kriss mengejek.
"Kriss! Kau ini tidak mengerti situasi ya?"
"Sudah sudah!..ketua memang pandai sembunyikan rahasia!!"
Frans yg mendengar itu tidak terima harga dirinya dipermalukan, "memang aku pria murahan?! Sialan kalian!?."
Frans : "dasar kalian!!..pokoknya saat ini, aku tidak bisa menjelaskan keadaan, besok aku hubungi kalian lagi." tutt....
Telepon dimatikan sepihak..segera melarikan diri dari ejekan kawannya..huhh merepotkan..gumamnya merinding.
.
.
.
Ditempat lain, Bar romanceLA.
Seorang pria sedang membanting barang barang disekirar.
Prang!!...
Brakk!!!....
Dasar idiot!!..
"Sebanyak ini dari kalian, tidak bisa menghentikan 1 orang?!!"
"Dasar sampah tidak berguna!!!." bentaknya ken kepada semua pengawal.
"Tuan muda, bocah itu sangat terampil, kita semua bukan tandingannya."
"Bocah itu kekuatannya mengerikan!"
"Benar tuan." jawab para pengawal ketakitan.
Ken : "tidak peduli seberapa hebatnya!...pokoknya cari pria itu untukku!! Cepat...dasar sialan!!" teriaknya
Ken : "aku mau informasi bocah itu, sebelum besok malam!" tambahnya dengan tegas.
"Baik tuan muda." Ucap pengawal serempak, lalu membubarkan diri.
.
.
Dan....
.
.
BERSAMBUNG.....NEXT.🙌
__ADS_1
Jika suka, terus dukung like, vote dan komentar masukan, terimakasih🙏