
Aduuh..
Aduh..sial..minggir!!
2 Pengawal yg tertabrak temannya sendiri seketika bergegas berdiri, sisanya menyerang Dengan ganas.
Frans melihat 5 orang yg menyerang bersamaan, ada yg tinju, tendangan, menangkap, dari samping, belakang, dikepung 5 orang
Seketika dia berlari kedepan, lalu melompat melakukan gerakan seperti loncatan, menendang dada lawan sebagai tumpuan, BUGH! Lalu salto berputar mengarahkan tendangan ke pengawal yg di bolakang secara tiba tiba dengan keras.
BRAK!!
Setelah mendarat, Dengan cepat melakukan tendangan berputar mengeluarkan angin, serangan mengenai kepala Wuzzhhh....
Brak Brak!
2 Orang lagi terlempar jauh 3 meter
Tiba tiba
Hap!! Kena kau bocah!
Pengawal terahir menangkap tubuhnya dari belakang, dengan erat, seperti mau melakukan bantingan, tapi gerakannya terhenti.
Dengan sekuat tenaga dan tekhnik, Frans menghentakan 2 siku ke perut pengawal.
BRUGH!
Lalu membalikan badan dengan cepat diikuti serangan uppercut secara keras di dagu, pengawal yg terahir melotot kesakitan, sosoknya terangkat terbang menghadap ke atas, lalu dengan serangan terakhir diiringi tendangan arah perut, seketika terlempar jauhh.
Brak!
Sosoknya berguling guling
"Waah hebat!"
"Sayang, pemuda tampan itu hebat sekali." Ucap wanita disampingnya berteriak girang.
Jeky yg melihat itu hanya mendengus masam, seketika takut, kakinya bergetat hebat.
"Sial, bocah ini kuat sekali!"
4 Pengawal yg masih bisa bertarung pun hanya berjalan mengelilingi Frans dengan waspada, "Bocah ini sangat terampil!" Gumamnya
Frans : "apa hanya ini kekuatan tuan muda Jeky, jika masih ingin bermain ayo sini maju!" Jawab nya santai.
Jeky : " Sobat, kali ini, aku yg salah, sudah menyinggungmu." Ucapnya takut tetapi dlm hatinya sangat membenci Frans, tidak mau mengakui kekalahan karena dirinya seorang tuan muda.
Frans : "Ooh cuma segini saja sudah menyerah??Hah mengecewakan!" Jwb mengejek.
Jeky : "Aku salah sobat, maafkan aku kali ini,,biarkan aku pergi oke?" Ucapnya tertekan, jika bukan karena foto itu, sudah dipastikan, pembalasan selanjutnya akan segera tiba, jadi situasi ini sangat tidak menguntungkan Jeky.
Frans : "Tidak bisa!!" Jawab tegas.
Jeky : "Kumohon saudara!?"
Frans : "Sujud 3x, lalu panggil aku kakak, cepat!" Perintahnya sambil tersenyum misterius.
Jeky : "Beraninyaa!!"
Frans : "Ya sudah patahkan 1 kakimu, lalu lupakan masalah ini. Ayo pilih!"
Jeky : "Kamu!!"
Frans : "Ingat!! Foto ini...."
Jeky : "Baik baik, aku kalah." Jawabnya kesal, bercampur malu, lalu segera mendekat, bersujud.
Kakak!
Kakak!
Kakak aku salah!
Setelah bersujud mukanya merah padam, ekspresinya sangat jelek, wanita disampingnya pun tersenyum sinis.
"Hm!! Dasar lemah! Tuan Jeky, mulai besok jangan hubungi aku lagi!" Ucap wanita itu berlari menjauh. Memalukan!
"Dasar p*****! Gara gara bocah ini, harga diriku hancur, s*****!" Geram jeki dalam hati.
Jeky : "Aku sudah melakukan apa yg kamu mau, jadi..."
Frans : "Aku peringatkan!! Aku memberimu kesempatan kali ini! Pergilah."
Jeky : "Tapi... itu...bisakah hapus foto itu??" Pintanya khawatir.
Frans : "Tidak bisa!! Ini sebagai jaminan kamu tidak akan mencari masalah denganku kedepannya. Mengerti!?"
Jeky : "Saudara, bukankah itu berlebihan?!" Jawabnya kesal.
Frans : "Enyaah!!! Teriak marah.
" Baik, baik, aku pergi.!! Jwb cepat Jeky, berlari terbirit birit, tanpa memperdulikan semua pengawal yg terluka. Lalu memasuki mobil dan menjauh.
__ADS_1
Pengawal yg melihat hanya bengong, terpaku, bingung apa yg mereka lakukan sekarang?
Frans : "Apa kalian masih ingin bermain?!"
Oh Tidak, tidak
Kabuur!
Semua pengawal bergegas kabur.
Huh...
Lumayan hari ini, setidaknya aku punya bukti untuk mengancam Jeky sialan itu hehee.
Setelah itu Frans pergi menjauh, sebelum telephone disaku berdering. Menandakan seseorang memanggilnya.
Ding ding ding....
Frans : "Halo dion, ada apa??"
"Frans, sibuk tidak?" Ucap dion telephone.
Frans : "Hahaa aku selalu santai bradeeerr, katakan?"
"Oke segera kirim lokasimu."
Frans : "Baik." Tuttt!
.
Stelah 20 menit, terlihat mobil nisan modifikasi 350z berhenti didepannya, jendela pun terbuka menampakan kepala seseorang.
Dion : "Ayo masuk."
Frans : "Oke!"
Brummm!
Mobil dengan segera melaju kencang.
.
.
Didalam mobil :
.
Dion : "Apa terjadi sesuatu?"
Dion : "Oh, ayo ke rumahku sebentar."
Frans : "Hah, selama ini aku belum pernah berkunjung ke rumahmu, rumah yg mana itu??"
Yanya Frans karena mengingat dion terlihat misterius, seperti anak konglomerat yg rendah hati, tetapi pendiam.
Dion : "Aku yakin kamu akan puas setelah melihat sesuatu nanti." Tersenyum penuh arti.
Frans : "Baiklah." Jwbnya pasrah.
.
30menit kemudian.
.
Hari pun mulai gelap.
Di suatu tempat dimana kawasan yg cukup tenang, terdapat beberapa komplek rumah megah, sperti rumah rumah konglomerat, pejabat, artis, pebisnis DLL.
Mobil mereka pun memasuki kawasan, Terdapat 1 Rumah yg sangat megah menyerupai istana, bercorak krem perpaduan putih dilapisi keemasan disetiap sudut ukiran, sangat mewah dan enak dipandang, ada kolam air mancur di tengah jalan masuk, cukup luas berbentuk melingkar, banyak ikan koi yg terlihat sangat cantik.
"Sialan, kaya juga ini bocah!?" Gumamnya masam.
Frans : "Ini rumah mu?"
Dion : "Lebih tepatnya, punya ayahku!" Jwb singkat.
Frans : "Cihh! Apa bedanya!?" Jwb Mendengus.
Dion : "Beda, karena bukan uang aku pribadi yg membuat rumah ini."
Frans : "Haha terserah kau saja, orang kaya bebas." Jwb tertawa masam.
Dion : "Bukan aku yg kaya, tapi ayahku!" Jawabnya keras kepala.
Frans : "Baik baik! Aku kalah." Jawab pasrah.
Lalu mereka berdua berjalan.
Dion : "Ikut aku."
Frans hanya mengangguk. Berjalan menuju tempat seperti garasi tapi lebih luas 3x dari garasi biasanya, lalu mebukanya.
__ADS_1
Geggg!
Wow!
"Sialan kamu dion?!! Ternyata kamu sekaya ini!?!" Berkata dalam hati.
Frans : "Wah wahh, itu mobil andalanku, tau saja kamu dion!" Ucapnya seraya berlari mendekati mobil merk lama tetapi terlihat keren, Eclipse, modifikasi, warna Abu abu Pearlescent, Velg ungu mengkilap. "Benar benar keren! Ucapnya.
Dion : " Jam 1 dini hari, kita berangkat ke kaki gunung selatan HighestCliff, banyak orang mempertaruhkan kekayaannya disana, aku yakin kamu mampu menampar mereka dengan keras." Ucap percaya dion.
Karena Frans sangat jago bermain mobil, Dia yg lumayan penggemar mobil pun punya ide mengajak Frans untuk meraup kekayaan beberapa tuan muda. "Haha orang kaya memang bebass!!"
Frans : "Hahahaahaa baik baik, lihat nanti bagaimana aku beraksi, sudah lama skali tidak melakukan drift, menarik."
Dion : "Baiklah aku sudah menjelaskan kepadamu, skrg kita masuk ke rumahku, skalian menunggu sampai dini hari."
Frans : "Baiklah."
Mereka pun bergegas masuk rumah istana itu.
.
.
Didalam rumah.
Frans : "Kenapa sepi sekali?" Ucapnya heran.
Dion : "Ayahku masih di amerika, setiap bulan hanya pulang sekali."
Frans : "Kenapa begitu?"
Dion : "Disana sudah membangun bisnis baru, jadi semua bisnis di sini hanya dikelola kakak pertama sama kakak kedua, dan orang kepercayaan ayahku." Jwb nya menjelaskan.
Frans : "Ooh begitu. Disini hanya kamu sendiri?"
Dion : "Tidak, ada tukang kebun, 3 satpam, 4 pembantu. Semua tinggal diujung sana." Jwb seraya menunjuk disebuah samping bangunan lumayan kecil.
Frans : "Aku paham."
Dion : "Kita bersantai disini sampai nanti tiba."
Frans : "Oke."
Lalu dion memasuki kamar diatas lantai 2, Frans tetap berada dilantai pertama, sambil merenung, "Apa yg kulakukan supaya membuang kebosanan ini??" Gumamnya jenuh.
Ahh
Ingat!!
"Sepertinya berbicara dengan seorang menyenangkan, hehee."
Merogoh handphone disaku, lalu mencari nomor yg tertandai simbol hati disamping bertuliskan nama Dewiku , "Hhahaa menggelikan sekali!!"
Tuutt...
Tuutt...
"Halo? Dengan siapa?"
Suara datar terdengar diujung sana..
Frans : "Selamat malam, apa benar dengan ibu erika??"
"Iya benar, dengan siapa aku bicara??" Balasnya dengan heran, "suaranya mirip orang?"
Frans : "Dengan muridmu yg telah merindukanmu, hehee."
"Ehh siapa ini??"
Frans : "Ibu dosen yg maniss! Muridmu ini merindukanmu."
"Frans!! Sopan sedikit! Oke?!" Seru org disana.
"Ada kepentingan apa malam malam begini?"
Frans : "Sudah saya katakan bu dosen manisku, hanya rindu saja memang tidak boleh?" Ucapnya konyol.
"HMp!! Dasar kurang kerjaan!! Cepat matikan, saya sibuk!"
Frans : "Eh eh...jang...."
Tutttt.....
Telephone dimatikan sepihak!
"Hah, kamu terlalu jahat dewiku!"
Dion yg melihat dari ataspun hanya menggeleng, "Menggelikan sekali!"
.
.
__ADS_1
Dan....
BERSAMBUNG....NEXT.π