
Ketika jam kuliah mulai kosong, dengan segera fran keluar dari kampus,sambil berjalan jalan mengingat sebuah kejadian tempo hari, oke! saat ini masih ada ada waktu sebelum kembali ke markas nanti! Gumamnya,.berpikir sejenak, lalu mengeluarkan sebuah kartu nama, berencana menghubunginya......
.
.
Ditempat lain,
Gedung perusahaan Sunbeauty.group
Diruangan presdir.terdapat 2 sosok yg sedang berbicara, terlihat wajah sang presdir sangat kusut, karena banyaknya tanggung jwb besar untuk menjalankan perusahaan, ditambah tuntutan sang ayahnya yg beberapa kali kerap menjodohkan dengan sosok pria sukses, dan para pengagum yg mengejarnya, dan semua itu sudah jelas betapa cantik dan berwibawanya seorang michelle thompson. Semuanya membuat dirinya sangat tertekan akhir akhir ini, huh..masa mudaku teralihkan hanya dengan kerja, dan kerja...keluhnya.
.
,,nona, apa nona yakin akan membatalkan janji ini?.ucap sekretaris silvi.
Michelle : kamu tahu sendiri kan silvi, pria hidung belang itu terus saja menggangguku, aku tidak bisa terus terusan ditekan begini...batalkan saja!!..ucapnya tegas. Bercampur marah.
,,itu,..kalo soal itu..saya tidak punya wewenang nona...ucapnya silvi pasrah.
Michelle : biarkan saja kali ini,..jika memang menyangkut perusahaan aku yg tanggung jawab!! Ucapnya semakin frustasi.
,,..tapi nona, tuan besar sendiri yg menangani Globalseries.Group , jadi nona hanya perlu menjalankan saja,...jika dibatalkan, bukankahh akan mengacaukan usaha tuan besar, dengan begitu nona juga telah menyinggung mereka..jadi...
Michelle : '....terdiam frustasi seraya menjambak rambutnya sambil menggeleng.
Kring....kring......
Mereka menoleh, disaat suasana hati mereka sangat tertekan , dering ponsel sekretaris pun berbunyi..
Michelle : siapa..?
,,nomor tidak dikenal nona...jwb silvi.
Michelle : biarkan saja..huh!! Ada ada saja.....ucapnya mengabaikan.
Kring....kring.....dering telepon pun kembali berbunyi,
Michelle : silvi, itu siapa siih!?? coba kamu angkat, katakan kepadanya jangan menggangguku....titahnya.
,,baik nona!..
,,halo, dengan siapa saya berbicara?...jwb silvi.
,,HEEII!!...APA KAMU SENGAJA MEMATIKAN PONSELMU??..SENGAJA YA? MAU LARI DARI TANGGUNG JAWAB??...Ucap seru frans diujung sana.
,,anda siapa?!..tolong turunkan nada bicaramu tuan..ucap silvi datar
,,kamu pura pura lupa ya?!..cepat ganti rugi sepedaku yg rusak tertabrak olehmu...
,,sepeda rusak,??! Apa maksudmu! Jangan asal bicara...sebelum ucapannya dipotong.
Michelle yg mendengarnya segera merebut telephonenya, karena suaranya masih terdengar walau kecil.
,,nona, hati hati itu penipu....ucap silvi.
Michelle : biarkan aku bicara!...sambil mengarahkan ponsel ditelinganya lalu menjawab.
,,dasar, sudah berani ya,melupakan kesalahan sendiri!??...
Michelle : hallo, maaf tuan, sebelumnya yg berbicara sekretaris saya, jadi mohon dimengerti...jawabnya tulus.
,,oh oh, ternyata kamu ya orangnya,..baiklah suaramu cukup merdu juga hehee...ucap frans konyol.
Michelle : baiklah , aku akan tanggung jawab dengan kejadian lalu, tapi tuan harus membantuku ke sebuah tempat, gimana??!!...ucapnya tiba tiba.tidak tau apa yg dipikirkannya.
,,heii! Apa kamu mau menculikku? Bukankah tinggal dikirimkan lewat bank saja uangnya...kenapa aku harus mencarimu??...ucap frans bingung.
Michelle : aku hanya minta sedikit pertolongan tuan, aku janji deh akan kasih bonus!? Bagaimana??...ucapnya dengan suara menggoda.
,,kirimkan uangnya dulu, baru aku membantumu....
Michelle : tidak bisa!! Kamu hanya perlu mencari ku di sebuah kafe xxx jam 15.00 dan temui aku di sana, jika ingin mengambil uangnya...tutt.....
Setelah mematikan ponselnya lalu tersenyum licik.
,,nona, bukankah itu berbahaya!?? Jika itu perampok bagaimana?!...dan bagaimana kalo...
Michelle : sudah sudah, kamu tinggal menurut saja silvi, ini adalah kesempatan bagus...ayo sekarang kita temui tuan ken yg menyebalkan!...ucap lalu segera keluar ruangan, silvi hanya diam sambil mengekor dibelakangnya, sambil diam diam berpikir, ada apa dengan nona muda??sepertinya nona punya rencana sesuatu,..pikirnya.
.
__ADS_1
mereka segera pergi menuju kafe dimana mereka melakukan pertemuan dengan tuan ken alvaro, yg sebagai presdir Dan anak konglomerat besar, Globalseries.group. Lebih tepatnya bisa dibilang rencana kencan buta dari pada meetting. yg direncanakan sang ayah dan tuan besar ayah michelle.
.
.
Disebuah tempat, dimana frans berdiri mematung melihat ponselnya seraya mengeriyitkan dahinya kesal.
,,sialan, dimatiin??
Seenaknya saja menyuruh orang lain?!
,,apa aku harus ke tempat yg dikatakan wanita itu?! Hah baiklah, mungkin ini tidak masalah...gumam dalam hati frans,lalu segera pergi ke lokasi yg dibagikan dari wanita itu. Menghentikan taxi lalu menuju ke lokasi.
.
.
10 menit kemudian.
Disebuah kafe, terdapat 2 orang wanita berjalan dengan langkah cepat yg sedang memasuki kafe dan mencari seseorang yg sebenarnya sangat tidak ingin ditemuinya.
.
Prok prok....
Seseorang memanggil dengan tepukan tangan kecil dan melambainya. Seorang pria tampan, tinggi, putih, berisi, sedang duduk elegan disudut ruangan dekat jedela,. Ekspresinya sangat senang mengingat dirinya akan melakukan kencan dengan anak dari teman rekan bisnis ayahnya, ayah memang pengertian,hehe..batinnya berteriak keras tidak sabar menikmati kecantikan yg mempesona.
Mereka berdua pun menoleh, lalu menuju sudut ruangan, lalu duduk dengan tenang, memasang ekspresi datar,
ken : michelle, gimana kabar kamu?!! bertanya seraya menjabat tangannya dan tersenyum.
Michelle : maaf kami sedikit terlambat tuan ken,,...tanpa menjawab pertanyaan, tanpa menjabat tangannya,sangat jelas malas sekali bertemu dengannya.
Ken yg melihat itu hanya tersenyum canggung,walau hatinya berdarah,sombong juga!!sabar sedikit ken!, lihat bagaimana nanti kamu akan memohon dibawah kendaliku.
Ken : ah,..tidak tidak, aku yg terlalu cepat sampai, jadi tidak apa...jwb tersenyum.
Michelle : oke, kita langsung saja ke intinya, tuan ken,...
ken : michelle, tidak bisakah jangan terlalu kaku begini? Kita ini sudah saling kenal...
Ken : baik, baiklah...kita bahas saja tentang perusahaan, sebelum itu, bukankah lebih baik nikmati hidangan yg sudah aku siapkan bukan?!.kurahap nona michelle tidak membuatku kecewa...ucapnya tersenyum Tipis.
Michelle : baiklah, aku menghargaimu tuan ken..jwb seraya melirik silvi di sampingnya dengan memberi isyarat.
Silvi yg disampingnya hanya mengangguk pelan, artinya : sudahlah nona, hanya sebentar jadi apa salahnya. Begitulah kira kira.
Michelle yg melihat itupun sedikit tertekan, seraya mengambil gelas berisi juice jeruk, lalu meminumnya seperempat gelas.
Ken yg melihat itu tersenyum puas, menoleh kepala ke arah staff kafe dan tersenyum.
,,ini anak kemana sih!? Bukankah aku menyuruhnya menemuiku dikafe? Beraninya dia mengabaikanku?!..awas saja jika aku bertemu denganmu..ucap michelle geram dalam hati. Lalu sedikit panik.
.
.
10menit setelah menikmati hidangan berlalu dengan tenang dengan pembicaraan singkat pertanyaan tidak penting dari tuan ken.
.
Diluar kafe, berhenti sebuah taxi, lalu keluar seorang pemuda yg sedang memastikan tempat tersebut,..
Apa bener ini tempatnya,?! Sebaiknya aku cari saja, jika dia menipuku,awas saja.. hmp!! Gumam perlan frans, lalu segera memasuki kafe dan mencari sekeliling.
.
Michelle : sebentar tuan ken, saya izin ke toilet sebentar....ucapnya gelisah,lalu segera berdiri sedikit sempoyongan.
Silvi : nona!! Apa anda baik baik saja!?...
Michelle : kamu temani saja tuan ken, aku hanya ke toilet sebentar...perintahnya.seraya memegangi kepalanya yg terasa pusing.
Silvi : tapi nona....
Bruk!!.....michelle pun terjatuh.
,,Nona muda!!...tolong!! Semua yg disini Tolong!!...teriak silvi, para staf cafe yg melihat itu hanya menunduk, merasa tertekan dengan kejadian didepannya, karena mereka tidak berani ikut campur dengan urusan orang besar, bisa bisa mereka dipecat bahkan menyinggung anak orang kaya, meropotkan sekali...
Michelle pun terjatuh pingsan.
__ADS_1
Silvi yg melihat itu hanya kecewa terhadap respond para staf caffe, lalu segera menolehkan kepala ke arah tuan ken,..
,,tuan ken, bisakah anda menolong nona michelle?! Ini gawat...pintanya.panik.
Ken : hehehe,, kamu sebaiknya minggir, biar aku yg menolong nona mudamu,..sambil menggeser posisi.
Ken yg melihat itu tersenyum penuh arti, lalu segera memberi pesan kepada 4 orang pengawal yg bersembunyi didekat sana.
.
.
saat frans berjalan keliling, matanya tertuju dengan sosok yg dikenalnya. melihat itu dia heran, ada seorang pelanggan yg pingsan dicafe ini, dan semua orang tidak ada yg menolongnya, apa artinya ini?!! Sudah jelas keadaan tidak beres!...pikirnya seraya mendekat sebelum dihentikan pengawal yg mendahuluinya,
Minggir!!...
Jangan ikut campur bocah!!...ucap pengawal dengan keras.
Ken : bawa dia...!! Perintahnya
,,baik tuan muda!!...
Silvi : heii!! Tuan ken, anda jangan macam macam!!...kamu tidak bisa seenaknya.....silvi pun tiba tiba panik melihat ada yg tidak beres dengan senyum tuan ken.
,,jangan halangi kami!!...ancam pengawal disamping.
Puk.
Aaaa...aduh...silvi terjatuh karena didorong sang pengawal.
dengan cepat pengawal mengangkat wanita yg sedang pingsan dengan arahan tuan muda ken.
Frans : heii, apa maksudmu?...ucapannya terhenti sesaat ketika melihat wajah yg familier sedang pingsan dilantai, jangan jangan wanita itu ada masalah?!..apa ini yg dia maksud dengan memintanya kesini? Heran pikirnya.
ada yg tidak beres!!,.hah.., datang masalah lagi?!...gumamnya pelan. Lalu segera mengawasi perdebatan,
Silvi : kau!!...turunkan nona muda!!....
Ken : pergi!..ucapnya melangkah cepat ke luar dan memasuki mobil bersama 2 pengawal dengan cepat meninggalkan kaffe,. Sisa pengawal menahan silvi, apalah daya silvi yg hanya gadis lemah, berhadapan dengan pengawal yg terlatih hanya menggunakan sedikit tenaganya saja sudah bisa menahannya.
Silvi : lepas!!! kuberi tahu kalian!!? Dia adalah nona muda keluarga thompson, jika kalian berani bertindak macam macam....
,, berisik!! Jangan sampai aku bertindak kasar kepadamu...
,,ya benar, tuan muda kami adalah orang dengan status tinggi, jangan sampai kau mencari masalah dengan kami...ancam 2 pengawal itu dengan serius.
Silvi yg mendengar itu hanya ketakutan, tidak bisa berbuat apa apa,..bagaimana ini,!?? Berkata dalam hati Panik.
,,hah,..seorang pria yg hanya bisa menggertak gadis lemah..itu memalukan sobat. Ucap seseorang dari arah belakang.
Seketika semua orang pun menoleh ke arah sumber suara.pemuda tinggi,badannya sedikit kencang, tampan dan cukup putih,berjalan santai dengan tengil. Silvi yg melihat itu heran, siapa pemuda tampan ini,??..pikirnya.
,,kamu lagi!? Apa kamu menghiraukan ancamanku tadi??. Jawab pengawal dengan serius.
Frans : lepaskan gadis itu,..sebelum aku bertindak kasar.ucap santai,mengabaikan ancaman pengawal.
,,hehee nak, apa kamu meremehkan kami?!!..
,,dengan tubuh kurusmu itu? Kamu berani melawan kami?!! Lelucon....hahahahaa. Para pengawal pun tertawa. silvi yg mendengarnya seketika menemukan secercah harapannya, setelah itu menggelengkan kepalanya masam.
Fran : sepertinya kalian menganggap remeh aku....baiklah, kalian jangan menyesal nanti. ucapnya lalu mendekat.
,,bocah!! beraninya...pengawal pun bergegas maju menyerang dengan ganas.
Semua orang melihat itu dengan tegang, sepertinya akan terjadi perkelahian, hah, pemuda tampan itu terlalu ceroboh!
,benar, sayangnya sudah terlambat!...ucap para staff caffe menggeleng kecewa dengan tindakan frans yg menurutnya terlalu berani.
Awas!!...teriak silvi dari samping...
.
.
Dan.......
.
.
BERSAMBUNG.....NEXT.π
__ADS_1