Anak Misterius (Hidden MartialArts Technique)

Anak Misterius (Hidden MartialArts Technique)
Eps.08 Blackknife


__ADS_3

"Cari Tony sekarang, periksa kemana saja jln yg dia lewati!" Perintah Frans.


"Baik ketua!!" Jwb Kriss sang Hacker yg telah memeriksa beberapa kamera jalan raya dll.


Memikirkan perekrutan misi kemarin dia pun merasa khawatir. "Semoga saja dengan kemampuan tony dia tidak ada masalah." Gumam dalam hati Frans.


"Apa ada masalah frans?" Tanya Shelly.


"Ah tidak apa."


"Apa aku boleh lihat lihat tempat ini Frans?"


"Boleh. kau ikutlah Alex disana, karna dia lebih santai menj..."


"Ayo Shelly ikut denganku saja." Sahut Brian tiba tiba sambil menarik Shelly dari tempatnya.


"Eh Anak ini pintar sekali cari kesempatan." Gumamm Frans.


"Shelly mengangguk setuju dengan malu malu," duuh knp begini sih" Batin Shelly.


Mengikuti Brian dari belakang, membawa sekeliling beberapa ruangan terdapat arena kecil, berukuran 10m² dan beberapa sosok duduk disana.


Berhenti di samping arena sambil berbincang kecil Brian menjelaskan :


"Kakak Brian, boleh tanya sesuatu?" Tanya Shelly.


"Apa sih yg gak boleh buatmu hm?" Jawab Brian seraya mengedipkan mata genit.


"Itu..hmm..apa kalian semua tinggal dirumah ini?maksudku tinggal bersama?"


"Ooh itu ya? Bisa dibilang iya. Karena dari dulu beberapa dari kami adalah yatim piatu." Jwb nya tiba tiba merasa sedih mengingat masa lalu pertemuan antara mereka.


"Yah disini kami selalu hidup bersama Shell, kecuali Frans & Dion si pemilik bangunan ini."


"Maaf kak Brian jadi membuatmu sedihh."


"Ah tidak apa, karena kami sudah terbiasa saling support jd apapun yg kita lalui kami semua akan selalu mendukung." Jwb Brian mantap.


Shelly yg dari tadi mendengarnya pun ikut terharu, "Seorang Brian dan kawan" yg terlihat ganas pun ternyata mempunyai sisi baik jg." Pikir Shelly kagum.


Mereka berdua pun bertukar kontak wechat ahirnya berbincang canda dan tawa sesekali menceritakan kisah hidup dari teman"nya dan akhirnya ada sang pengganggu.


Bughh


Botol plastik trlempar.


"Apa apaan ini?" Sambil menengok ke belakang, Brian melihat senyum mengejek dari Vero. Dia pun berkata :


"Apa maksudnya ini? sialan!" Tantang Brian jumawa merasa hebat begitu disampingnya ada seorang gadis cantik.


"Heeii Brian sini kamu. Kita latih tanding!" Panggil Vero.


Brian merasa direndahkanpun maju menuju arena sambil berkata kepada Shelly :


"Shelly, lihat baik baik! bagaimana aku membereskan bocah itu, hahhh." Lalu menaiki arena dimana Vero berdiri gagah.


"Kakak Brian hati hati org itu trlihat serem." Bisik Shelly tertahan.


Bhahahahaaa org disekitarpun tertawa terbahak, Vero yg seram. Hehehe.


"Vero kau menakuti gadis orang tau!"


"Haha lihatlah tampangnya yg seram."


"Sialan kalian! maki Vero.


" Terima inii!"


Sambil maju menyerang dengan mukulan keras kearah Brian, pukulan yg dilapisi udara tipiss sperti adanya tenaga dalam.


Brian yg melihat itupun sedikit merinding karena spertinya Vero terlihat serius, sesaat bersikap waspada sambil menerima pukulan Vero.


Bugh bugh bugh!!


Brian bergerak dengan lincah , menghindar kanan kiri lalu Brian pun mencari kesempatan menyerang. Bughh pukulan Brian mendarat di bagian punggung, ketika Vero melakukan gerakan memutar, tiba tiba Brian kaget Vero melakukan serangan tiba tiba.


Woow..


Aahh

__ADS_1


Shelly yg melihat itu terlonjak kaget setelah beberapa menit brian sepertinya kalah.


Ah sial


Brian seketika terlempar 3meter terkena serangan mematikan Vero." Untung memakai sarung tinju, kalo tidak bisa hancur ketampananku, apa org kata nanti huh."


Beberapa menit latih tanding pun selesai dengan kemenangan Vero, keadaan Vero pun staminanya terkuras, walau bisa mengalahkan Brian yg pandai menghindar.


"Haahaa ternyata kau cukup kuat Brian."Ucap Vero


" Cihh! aku hanya tidak fokus saja tau!"


"Anggap aku percaya padamu!" Ejek Vero.


Setelah turun dari arena pun Brian dipapah Shelly dgn perhatian.


Smua org yg melihatnya pun heran, bahkan beberapa iri termasuk Vero. Hanya Frans yg tersenyum tipis, mungkin mereka cocok.


"Kakak Brian ayo aku bantu." Ucap Shelly sambil membalut luka kecil, mengelap keringat dengan perhatian.


"Trimakasih shel." Ucap Brian merasa canggung karena kalah, tapi sesaat melihat tatapan iri sekitar dia tersenyum penuh arti seolah berkata, "Lihat?? Disetiap kekalahan, pasti ada kesempatan heehee Pikirnya."


Ketua gawatt!


Kriss berlari keluar dari ruangan komputer dengan panik.


"Ada apa Kriss?"


Yg lain pun ikut heran dan merasa sesuatu terjadi.


"Tenang" jelaskan secara perlahan." Ucap Frans.


"Sepertinya aku menemukan jejak Tony, ini lihat!"


Smua org pun berkumpul melihat layar rekaman disudut utara Kota.


Pemuda perawakan tegap berambut cepak gaya militer, sedang berjalan mengendap sambil memegangi perutnya.


Smua org diam.


Yaa itu benar.


Sebelum beberapa pria sekitar 6 orang menyeretnya. Dan seketika layarpun buram.


Frans yg melihat itu pun geram, niat membunuh muncul disekitar.


"Apa yg akan selanjutnya kita lakukan ketua?" Ucap Dion.


"Cari pelakunya, diwilayah utara kota cepat!!"


"Baik ketua."


Frans masih mengingat, ciri ciri pria yg membawa pisau model gerigi disaat Tony berlari tertatih. "Tunggu aku menemukanmu!" Gumam Frans.


.


.


Flashback


"Copett! Tolong tolong!" Ucap seorang gadis seksi terlihat kasihan berteriak.


"Heii kembalikan dompet itu!"


2hari lalu Tony yg sedang balik kearah markas pun tiba" Berteriak kepada seseorang berbaju hitam, yg sepertinya sehabis mencopet. Langkahnya pun terlihat ringan. Sangat cepat menuju gang sepi.


Stelah mengejarnya pun Tony melihat sekeliling, mencari keberadaan si copet, sampai di tempat si Tony melihat org itu berdiri diam membelakanginya.


"Hey kau kembalikan dompet wanita itu."


"Jika bisa maka ambillah!!" Ucap pria misterius.


"Baiklah jangan salahkan aku jika berb...."


Seketika ucapannya terhenti. Melihat sekeliling dari berbagai arah keluar 6 sosok gangster mengepungnya.


"Apa jangan?"


"Jebakan!!"

__ADS_1


"Sialan kau wanita br******!" Memaki dlm hati mengingat dirinya tertipu.


Gangster pun menyerang tanpa aba aba.Terjadilah bentrok 1 lawan 6 . Pria misterius itupun hanya mengawasi pertempuran dengan dingin.


Teman pemuda itu ternyata lumayan jg. org yg dimaksud teman dari Frans yaitu Tony."hmm" sesekali memuji.


Beberapa saat pertarungan pun hampir selesai dimana Tony hanya mendapat luka ringan menatap sekeliling 6 org yg terkapar. Waspada.


Tiba tiba dari arah samping sosok misterius bergerak cepat menyerang dengan kekuatan penuh.


Wushh angin bertiup dari samping.


Wushh...


Wushh...


Wush...


Dengan reflek Tony menghindar kebawah belakang dgn cepat.


Wush ...bugh sreetttt.....


Crahsss...


Darah menyiprat dari lengannya stelah ratusan gerakan.


Ahh..


Crasshhh...


Ahhh...


Brengsekk!!


Sayatan ke dua nampak jelas di dadanya.


Orang misterius berjulukan BlackKnife itu menyerang tanpa memberi ruang untuk bernafas.


Tony pun terdesak walau tidak gentar terdapat luka pun tetep menyerang balik dengan tendangan 2x keras ketika dirinya terpojok.


Bugh


Brakk!!


Blackknife terpental 3 meter sebelum tony menyerang dengan tiba tiba BlackKnife bangkit melakukan gerakan kecepatan tangan.


Syuuttt syuutt..!!


2 Pisau terbang.


Wush..


1 Pisau menuju udara kosong.


Dan..


JLEBB..


Pisau terahir mengenai bagian perut.


Tony yg energinya terkuraspun memuntahkan seteguk darah dari mulutnya, mencabut kuat kuat pisau diperutnya.


Klang..


Pisau terjatuh.


"Kejar!!"


Orang misterius julukan BlackKnife pun menatap dingin kepergian Tonny. Lalu dia berbalik arah berlari melewati kegelapan.


Orang itu menghilang.


Dengan tenaga tersisa Tony berlari ke arah keramaian meminta pertolongan darurat terus bergumam ,"Ketua aku harap kau bisa membalaskan dendam ini."Uhukk'' Terjatuh didepan sebuah ruko sebelah lahan kosong.


6 preman yg terluka yg melihat itupun mengejarnya. Dan berhasil menangkapnya. Menyeret ke dalam mobil.


Dan....


BERSAMBUNG,...NEXT🙌

__ADS_1


__ADS_2