Anak Misterius (Hidden MartialArts Technique)

Anak Misterius (Hidden MartialArts Technique)
Eps.05 Mulai Pergerakan


__ADS_3

"Bang Jay bisa tanya sesuatu??"


"Oh frans ya, ada apa ??" Jwb bang Jay seorang pedagang Mie Streetfood daerah pinggiran Kota C, beliau yg sudah menjalani profesi itu sejak beberapa th pun hafal kehidupan kota sekitar. Dia jg Bisa bela diri mengingat kehidupan kota tidak sesimpel dari luarnya yg mewah. Bang Jay bisa dibilang teman jg karena beberapa kali kerap bertukar informasi, berbincang kecil sebagai pelanggan lama kedai tsb.


"Saat aku kabur kemarin apakah ada yg mencariku diwilayah ini ??" Tanya Frans.


"Apa gangster yg berpakaian hitam ,total 3 orang?? " Jwb bang Jay


"Benar." Jwb Frans sambil mengangguk paham seraya memikirkan sesuatu.


"Kamu tenang saja Frans mereka akhir" ini jarang lewat daerah ini sprti biasa. jd lupakan." Ucap bang Jay santai.


Dia pun paham Frans yg berkarakter santai kadang konyol pun pandai bertarung. Jd dia sdikit sedikit mngerutkan kening, "Ada masalah apa ini anak?" Gumamnya.


"Baiklaahh klo begitu makasih infonya, dan pesan Mie porsi besar 1 bang." Jwb Frans.


"Siap Frans. Tunggu sbntar!"


Dimalam hari, Disisi lain daerah, Villa mewah Keluarga Smith, diruang tamu seorang pria paruh baya sedang merencanakan sesuatu kepada beberapa org berseragam hitam, berbadan kekar tampang sangar. Dia sendiri dibuat pusing oleh anaknya Boby mengingat harus membalaskan dendam utk Frans yg berani memukulinya sampai terbaring dirumah sakit. Tuan Jacob berkata :


"Cari anak itu untukku, beri dia pelajaran dan jgn sampai gagal!!" Titah tuan Jacob.


"Tuan tenang saja, tidak tau kah gengster GagakMalam selalu menerima perintah sesuai permintaan tuan?? Hehee."Jwb pria tubuh besar yg sprtinya seorang ketua.


" Sesuai perintah??! S****n Lelucon!!." Bantah kesal tuan Jacob mengingat tempo hari gagal menangkap bocah tengik Frans yg menurutnya lemah.


"Heheee kalo itu kesalahanku tuan, kali itu bocah itu gak akan loloss! " Ucap ketua Gengster tertawa canggung sperti harga diri Geng Gagak tidak ada lagi. "Cuma menangkap cecunguk saja bawahanku tidak bisa,sialan aku yg kena marah!!" Gumam dlm hati.


"Ingat kali ini jgn mengecewakanku!! Pergilah!" Suruhnya.


"Baik tuan." Jwb pria sangar.


Di sebuah Club malam bernama BAR Romantic kawasan pinggiran Kota terdapat cabang perkumpulan Genster, Frans berjalan santai memakai Hoodie hitam, sambil melirik sekeliling mengawasi org berseragam hitam berlambang burung, sambil mengintari club yg terdapat banyak preman, wanita malam dan beberapa org berjas rapi huru hara.


Dipojok ruangan ruangan berkumpulnya Gengster GagakMalam sedang diskusi, karena disinilah mereka sering bertukar informasi kecil.


"Apa benar ketua menyuruh kita menangkap seorang mahasiswa ingusan itu??"


"Yg benar sajaa, apa ketua sudah lupa kemampuan kita??"


"Heii kecilkan suaramu, jika ketua dengar bisa gawatlah kita!"


"Ketua datang...!!"


Beberapa Preman" itupun menyambut ketua berbadan kekar sangar dengan menyanjung yg sambil memeluk dua wanita sekaligus, terdapat rokok dimulutnya tersenyum miring." Hmm sangat menyenangkan" Gumamnya


"Ketua!! apa hari" mu menyenangkan ahir" ini hehe."


"Aah ketua kita memang pandai menikmati hidup."


"Kita iri!"


"Iya iri...


" Kalian tenanglah, jangan ribut! aku mau kasih tau sesuatu kepada kalian." Perintah ketua


"Apa ada masalah ketua??"


"Bukannya kesini untuk bersenang??"

__ADS_1


"Sialan kauu, senang apaan?!"


"Gara gara kalian bertiga aku kena omel tuan Jacob. Hari ini harus tangkap bocah itu. Huh menyebalkan skali!"


"Ketua terlalu menganggap serius boc...


PLAAKK!!


DIAM!!


"Aku menyuruhmu mendengar, jangan meremehkan target!!"


Ketua gangster menampar salah satu anak buahnya yg kerap membantah dengan meremehkan target yg menurutnya hanya seorang mahasiswa, Menunduk sambil mengusap pipinya yg merah akibat tamparan keras.


Tiba tiba saja dibalik pintu masuk Bar Club terdapat sosok yg familiar memakai Hoodie hitam berjalan santai sambil menatap mereka, membuka Hoodie.


"Itu dia!?"


"Sialan, kamu ternyata...


" Ketua dia org nya!!"


"Bukannya sembunyi malah cari mati?! Hah begini lebih baik tanpa aku harus mencarimu." Ucap ketua berbadan sangar.


Beberapa preman yg mengetahui itupun bergegas berlalri kedepan menangkap sosok tersebut.


"Heei nak, skrg tampar wajahmu 50x dan bersujudlah!!"


"Benar! akui kesalahanmu, Kalo kami puas,akan melepaskanmu."


"Hanya 11 orang lemah menantangku!?" Jwb Frans dingin sambil mundur perlahan mengawasi tempat aman.


"Beraninyaaa!!"


3 preman maju memblokir kanan kiri depan Frans supaya tidak melarikan diri, preman bagian depan menyerang langsung menggunakan tinju, preman kanan kiri mengawasi kaburnya target, mengingat didepannya hanya bocah lemah yg omong besar.


Gerakan menghindar cepat ke bawar kiri Frans melakukan serangan balik.


Bang!


Bang!


Dua pukulan langsung, mengarah dagu bagian bawah secara keras, sbelum preman itu terbang skalian terdapat Tendangan bagian perut menyebabkan terpental 3 meter jauhnya menabrak dinding, darah mengalir dari mulutnya.


"Brengseek!! Tangkap itu."


"Sialan beraninyaa....


2orang bergegas mengepung disusul beberapa preman mengelilinginya, dikursi sang ketua pun bergumam " Hmm lumayan juga bocah!!" Senyum smirk sambil memeluk 2 wanita disampingnya.


Preman yg menyerang kanan kiri pun maju menyerang secara bersamaan dengan tinju menuju dada, satu lagi tendangan mengarah kepala Frans.


Frans bergerak cepat menangkis tinju dengan siku, gerakan ke bawah menyapu kaki preman yg menendangnya, secara cepat hingga terjatuh sambil menyerang preman yg meninjunya dengan tendangan melompat mengenai kepala lawan.


Bugg


Brak!!


Wushhh...

__ADS_1


Brak!!


Dua preman sekaligus tersungkur bersamaan, preman yg menendangnya sebelum bangkit berdiri , Frans melayangkan tendangan mengarah dagu


Uhuk.!


"Sialan"


"Kuat sekali ini bocah!!"


Ketua gengster yg sedang menikmati pertarungan kecil pun seketika berwajah muram ,segera memberi perintah.


"TANGKAP DIAA..!!"


"Hajarr!!"


Haahh...


"Kuhabisi kau bocahh!!"


"Brengsek kau bocah beraninya menyerang kami?!"


"Kalian inging menyerangku, tp melarangku menyerang?! Lucu!!" Jwb Frans dingin siap siaga menyambut 7 orang gangster yg tersisa. Dan dia pun terkepung.ada yg menangkap, serangan tinju, Tendangan.


Sambutan serangan secara bersamaan ini hanya membuat Frans menggeleng pelan. "Huh masih batas wajar. " Gumamnya.


Mundur perlahan menangkis beberapa serangan, bergerak cepat ke kiri, kanan zig zag . Pukulan mengarah rahang, dada, perut terahir tendangan yg menciptakan angin tipis terlihat mata telanjang.


Wushh... Braakk!!....


Aduh..


Uhuk!!


"Sialan bocah ini pandai bertarung!! " Gumam preman lain sambil waspada, tetapi Frans sudah bergerak cepat menuju ke arahnya melakukan serangan dadakan, melompat dengan menendang secara memutar mengeluarkan angin.


Wushh....!!


Bug


Bug ...bug ....bug!!...


Ahhh..


Ahh ...


Brak!!


Semua sisa preman terlempar 3 meter sambil memegangi kepala mereka yg berdarah akibat tendangan yg menurutnya fatal.


Ketua yg melihat ini pun melotot, membuang rokok dimulutnya, mendorong wanita disampingnya. Sesaat wajahnya tidak sedap dipandang. Berlari menyerang Frans yg menurutnya bocah ini tidak bisa diremehkan.


"Bajingan kau bocahh!!"


"Sepertinya aku meremehkanmu!" Ucap ketua gengster sambil menyerang dengan pukulan yg menurut pandangan frans itu sudah lumayan terlatih.


Wush..


Bergerak menuju Frans dan...

__ADS_1


BERSAMBUNG , NEXT...πŸ™Œ


__ADS_2