ANAK TETANGGA YANG BUATKU JATUH CINTA

ANAK TETANGGA YANG BUATKU JATUH CINTA
BAB 1


__ADS_3

22 tahun yang lalu,seorang wanita paruh baya menemukan seorang bayi perempuan di tengah kemelut kebakaran.Orang tuanya tidak bisa di selamatkan dari bencana kebakaran itu.Namun sebuah mukjizat karena hanya bayi kecil itu yang selamat.Saat itu wanita yang menyelamatkan si bayi kebetulan melintasi area kebakaran dan melihat seorang petugas pedam kebakaran menggendong bayi kecil yang masih berusia sekitar 4 bulan itu.Si pemadam kebakaran yang seorang pria bingung bagaimana menghentikan tangis bayi kecil itu,tangisannya sangat kencang dan memilukan seolah tahu dan paham ia sudah kehilangan kedua orang tuanya.Bayi itu juga mungkin merindukan tangan lembut ibunya.


Wanita yang melintas itu merasa iba dan terpanggil lalu mendekati petugas pemadam kebakaran yang menggendong bayi kecil itu.Dengan penuh keraguan,ia mencoba menggedong bayi itu di tengah suasana yang riuh dan heboh akibat kebakaran besar itu.


Si petugas yang bingung cara mendiamkan bayi itu lalu mempersilahkan si wanita untuk menggendong bayi yang ada di tangannya.


Si bayi yang merasakan kelembutan tangan wanita itu lalu berhenti menangis dan terdiam.Melihat hal itu,wanita itu seakan terpanggil untuk merawatnya dan membesarkan si anak.Padahal,pada awalnya sang wanita penyelamat ingin mengakhiri hidupnya dengan melompat dari jembatan sungai Han.


Ia ingin bunuh diri karena tidak tahan dengan hidupnya yang sangat sengsara.Suaminya selingkuh dan menceraikannya,ia juga tidak bisa memiliki anak karena mandul.Di tambah lagi ia tidak punya sanak keluarga dan orang tua karena mereka semua telah lama meninggal karena musibah bencana alam di kampung halamannya dulu.Tapi,saat ia sudah di ambang keputus asaan itu bayi ini menyadarkannya,si bayi yang masih kecil itu saja tetap bertahan di tengah bencana besar yang di hadapinya demi bertahan tetap hidup tapi ia yang lebih tua malah berpingkir pendek dan ingin mengakhiri hidup yang berharga ini.


 


Wanita bernama Shin Min Ah itu lalu merawat bayi kecil yang ia gendong itu.Min Ah bahkan mengadopsinya dan menamainya Song Ji Eun.Jie Eun adalah anak pertama yang ia asuh,selanjutnya Min Ah membuka sebuah panti asuhan kecil.Hatinya tergerak untuk menyelamatkan anak anak yang kurang beruntung seperti Jie Eun.Agar mereka bisa merasakan kasih sayang walaupun tidak lagi bersama orang tuanya.


 

__ADS_1


Kini Jie Eun dewasa sudah berusia 22 tahun.


Ia tumbuh menjadi gadis cantik yang cerdas dan baik hati.Senyuman Jie Eun adalah yang terbaik di panti asuhan ini.Dengan deretan gigi putih dan bibir tipis merah muda yangn indah.Jie Eun hanya lulusan SMA,karena pihak panti asuhan tidak mampu menguliahkannya.Panti asuhan sendiri terkadang mengalami defisit dan hanya mengandalkan bantuan finansial dari para donatur untuk membiayai panti asuhan itu.Walau begitu,Jie Eun tidak kecil hati karena tidak bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.Jie Eun ikut mengurus panti asuhan juga anak anak di panti yang sudah ia anggap seperti saudaranya sendiri.


Namun,seorang donatur panti bernama Min Tae Ha sepertinya tertarik pada Jie Eun.Setiap datang ke panti itu,ia akan memberi Jie Eun hadiah dan perhatian yang lebih.Min Tae Ha bukanlah orang asing,dia adalah donatur tetap panti asuhan itu selama 10 tahun terakhir.Tae Ha sendiri adalah duda beranak satu yang berusia 35 tahun.Istrinya sudah meninggal karena tumor otak 5 tahun yang lalu.


Ia juga memiliki anak perempuan berusia 18 tahun yang masih kelas 3 SMA bernama Min Jin Joo.


Tae Ha adalah politikus yang sangat ambisius dan ingin menjadi wakil rakyat.Saat ini ia juga sudah mencalonkan diri sebagai gubernur dan melakukan segala cara agar mendapat simpatisan agar terpilih.


Tae Ha yang sudah menduda cukup lama memiliki perhatian lebih pada Jie Eun.Sadar tidak sadar,Jie Eun juga menyadari tatapan Tae Ha padanya.


Namun,Tae Ha malah mengutarakan niatnya yang mengejutkan pada kepala panti asuhan tersebut.


Ia dan kepala panti itu berada di ruangan atas untuk berbicara empat mata.

__ADS_1


"Nyonya Min Ah,sebenarnya ada sesuatu yang ingin aku sampaikan."Tae Ha cukup gugup dengan raut tegang dan jari yang saling menyilang di bawah.


"Katakan saja tuan Tae Ha,bukankah kita sudah cukup mengenal.Jangan sungkan..Bicarakan saja."


Tae Ha menajamkan matanya dan membuat raut serius."Begini nyonya,aku ingin sekali mempersunting Jie Eun.Aku rasa aku tertarik pada gadis baik hati itu.


Aku juga sudah cukup lama menduda,keseharianku agak kurang tanpa adanya seorang isteri yang mengurusku dan anakku Jin Joo.Jie Eun sepertinya tepat untuk mengisi posisi itu.Terlebih,ia juga sudah biasa mengurus anak anak di panti asuhan ini.Aku yakin,dia akan menjadi isteri yang baik.


Kepala panti asuhan itu merasa agak resah dengan raut tidak tenang.."Begini tuan Tae Ha.Kalau perihal itu,aku harus merundingkannya dulu bersama Jie Eun.Aku tidak punya hak untuk menentukan dan memutuskannya.Kami perlu berunding dan aku juga tidak bisa memaksanya.Ini terlalu mendadak.


Min Ah agak tidak enak karena tiba tiba membahas perihal ini.Apalagi ini menyangkut hidup anak asuhnya yang sudah seperti puterinya sendiri.


Tae Ha juga merasa tidak nyaman karena telalu kentara mengutarakan niatnya yang serba mendadak itu.Karena itu Tae Ha membiarkan kepala panti asuhan itu berunding dulu dengan Jie Eun dan tidak perlu tergesa gesa memberi jawaban.Setelah itu,Tae Ha pamit pulang dan pergi meninggalkan panti asuhan itu.


Sebenarnya,Tae Ha ingin menikahi Jie Eun bukan karena ia benar benar tertarik atau jatuh hati.Melainkan ingin meraih simpati dan suara baik dari para koleganya agar mendapat dukungan politik.Di mata kolega kolega partai temannya pasti Tae Ha sangat dermawan dan rendah hati karena mau menikahi gadis yatim piatu yang berasal dari panti asuhan.Itulah niat bulus Tae Ha sebenarnya.

__ADS_1


Ia tega ingin memanfaatkan Jie Eun yang polos dan lugu itu demi kepentingan politiknya.Tae Ha akan berusaha agar dapat mewujudkan itu semua.


Di akhir pembicaraannya tadi dengan kepala panti asuhan itu ia berjanji akan terus menjadi donatur tetap panti asuhan dan memperbesar lagi panti asuhan itu dengan menambah bangunan baru juga menyumbangkan alat alat elektronik seperti beberapa tv,ranjang tidur yang baru dan mesin cuci yang bermuatan besar untuk panti asuhan itu.Tae Ha benar benar ingin mengambil hati orang orang di panti asuhan itu demi melancarkan jalannya.


__ADS_2