
Ting Tong
Bel rumah Jie Eun berbunyi.Jie Eun yang baru saja selesai berkemas dapur setelah memasak tadi lekas membuka pintu itu.
"Hai,"Ibu Sung Jae langsung tersenyum pada Jie Eun.
Jie Eun setengah menunduk tanda hormat,"Halo juga bibi."
"Namaku Han Soo Hee."Maaf baru menyapa dan membalas pemberianmu waktu itu."Ujar ibu Sung Jae sambil menyodorkan manisan yang di bawanya pada Jie Eun.
Jie Eun menerima dengan sungkan."Tidak usah repot repot bibi."
"Aku tidak repot Jie Eun.Aku senang memiliki tetangga yang baik sepertimu.Kuemu juga sangat lezat.Hari minggu nanti tolong ke rumahku dan ajari aku cara membuatnya ya."Ibu Sung Jae rupanya tertarik ingin belajar membuat kue bersama Jie Eun.
Jie Eun tentu tidak enak menolak,namun Jie Eun juga belum bisa melupakan kelakuan Sung Jae waktu itu padanya.
"Iya bibi,aku akan mampir hari minggu nanti."Jie Eun menerima ajakan ibu Sung Jae dan berencana membawa Jin Joo agar Sung Jae sibuk dengan Jin Joo.
"Baiklah,sampai jumpa hari minggu nanti ya."Ibu Sung Jae setelah itu pamit pulang.
Di kediaman Sung Jae.
Sung Jae dan Jin Joo duduk di ruang tamu.Namun wajah Sung Jae sangat kusut karena moodnya yang kacau balau.Apa yang di omongkan Jin Joo bahkan tidak masuk ke telinganya.
"Sung Jae,Sung Jae?"Jin Joo memanggil Sung Jae berulang kali karena sepertinya lebih asik melamun di banding mendengar ocehannya.
Apa dari tadi dia tidak mendengarkanku??!!Jin Joo sedikit kesal dengan memunculkan senyum terpaksanya.
"Maaf,tadi aku sedang tidak fokus Jin Joo."Akhirnya Sung Jae menyadari jika ada manusia yang bicara padanya.
"Tidak apa apa,aku mengerti."Jin Joo tetap sabar walau sebenarnya memendam kesal.
Karena itu ia memutuskan pulang saja daripada berusaha tanpa hasil.
"Kenapa dia!!! Apa yang dia lamunkan!! Percuma saja aku berdandan cantik seperti ini."Jin Joo terus mengamuk karena ulah Sung Jae yang tidak memedulikannya tadi.
__ADS_1
Jie Eun aneh melihat Jin Joo yang sudah pulang dan berbaring di sofa dengan kedua tangan yang di silangkan ke dada.Ia lalu memutuskan bertanya.
"Jin Joo,ada apa? Kenapa cemberut begitu??"
Jin Joo lalu menatap Jie Eun dan bangun dari baringnya."Kakak,ayo duduk di sini."Jin Joo menepuk kursi kosong di sebelahnya pertanda menyuruh Jie Eun duduk di sampingnya.
Jie Eun menuruti mau Jin Joo dan duduk disampingnya."Ada apa Jin Joo,coba ceritakan?"
"Sung Jae,saat aku ke rumahnya dia malah melamun dan tidak satupun mendengar omonganku.Aku seperti di abaikan dan tidak di anggap."Jin Joo merengek kesal pada Jie Eun karena ulah Sung Jae tadi.
Jie Eun tersentak.
Apa Sung Jae begitu karena aku?Apa dia juga sama kefikiran seperti aku.
Mendadak Jie Eun merenung dan terdiam.Jin Joo juga melihat perubahan sikap Jie Eun lalu mendorong pelan lengan Jie Eun
"Kakak,"Jin Joo memanggil Jie Eun mencoba memanggil kesadarannya.
"O...."Jie Eun tersentak kaget."Iya,apa Jin Joo?"
Jin Joo malah semakin bad mood dan menghembuskan nafas berat."Di sini juga sama saja,kau juga mengabaikanku bicara."Jin Joo putus asa dengan malam yang penuh cuekan ini.
"Kau mau kemana Jin Joo?"Jie Eun merasa tidak enak karena mengabaikan Jin Joo tadi.
"Sudahlah,aku kekamar saja.Aku akan curhat dengan teman temanku di room chat."Jin Joo berlalu dengan raut yang semeraut.
Jie Eun malah semakin resah.
Sung Jae pasti kefikiran sekarang.Ia tidak akan konsen belajar dan itu semua karena aku.Apa yang harus aku lakukan?Aku memang bodoh dan terlalu polos.Sung Jae pada awalnya hanya berniat menolongku tapi aku malah berfikiran bukan bukan dan membuatnya juga berbuat lebih jauh.Itu semua salahku.
Jie Eun menyalahkan diri dan memeluk bantal sofa itu.Sebenarnya ia ingin sekali duduk dan bicara berdua dengan Sung Jae untuk mengatasi semua kesalah pahaman ini.
Di sekolah hari ini,Sung Jae yang masih dengan suasana hati yang amburadul sangat mudah memanas.Ia terlibat perkelahian pada teman sekelasnya hanya karena teman sekelasnya tidak sengaja menyenggolnya saat berjalan.
Sung Jae tidak terima dan tanpa basa basi langsung menghajar temannya itu dengan bertubi tubi.Sung Jae melampiaskan semua kemarahannya.
__ADS_1
Jin Joo yang tidak jauh dari TKP berusaha melerai pertengkaran Sung Jae dan murid pria itu.Tapi pacar pria yang dihajar Sung Jae salah kapra dan mengira Jin Joo juga membantu Sung Jae menghajar pacarnya.Buntutnya pacar pria itu malah berkelahi dengan Jin Joo.Jin Joo yang emosi tentu saja meladeni perkelahian itu.
Setelah itu,4 murid yang berkelahi tadi di panggil ke ruang guru.Wali mereka masing masing juga sudah di hubungi untuk datang.
Jie Eun yang mendapat telepon dari sekolah tentang Jin Joo yang terlibat perkelahian segera bersiap dan pergi kesekolah Jin Joo dengan menggunakan taxi.Jie Eun sangat panik dan takut Jin Joo terluka.
Ayah dan ibu Sung Jae juga bergegas ke sekolah Sung Jae setelah mendapat telepon itu di tengah kesibukan mereka.
Di ruang guru,Jie Eun melihat Jin Joo yang rambutnya acak acakan tapi ia merasa lega karena Jin Joo tidak terluka.
Berbeda dengan Sung Jae yang menatap Jie Eun saat ini.Sung Jae mendapat beberapa pukulan yang membuat wajahnya lebam.
Jie Eun tidak berlama lama melihat Sung Jae dan lekas menghampiri Jin Joo.
"Kau tidak apa apa Jin Joo?Mana yang sakit? Jie Eun mengecek Jin Joo dan setengah panik.Jie Eun juga merapihkan rambut Jin Joo yang acak acakan itu.
Jin Joo memerhatikan wajah Jie Eun yang mencemaskan dan sangat khawatir padanya itu.
Padahal dia cuma ibu tiriku,tapi kenapa dia benar benar khawatir pada anak badung sepertiku.Dia tidak memarahiku dan malah khawatir padaku.
Jin Joo tersentuh dengan sikap ke ibuan Jie Eun."Aku tidak apa apa kak."Jin Joo mencoba tersenyum.
"Syukurlah."Jie Eun sangat lega dan tersenyum.
Selang beberapa menit,orang tua Sung Jae datang.
"Sung Jae"Ibu Sung Jae langsung berlari menghampiri anaknya.
"Wajahmu kenapa nak? Ya Tuhan."Mata ibu Sung Jae berkaca kaca dan air matanya hampir tumpah melihat puteranya yang babak belur itu.
Di sekolahnya dulu,Sung Jae tidak pernah terlibat perkelahian seperti ini.Saat di kabari tentang ulah Sung Jae hari ini tentu saja orang tuanya panik bukan kepalang.
Terlebih Sung Jae tetap diam dan tidak mau berbicara sepatah katapun saat di tanya.
Jie Eun memerhatikan Sung Jae dari jauh.Jie Eun sangat terpukul karena ulah remaja itu.
__ADS_1
Kenapa kau malah seperti itu Sung Jae.Kita tidak dekat dan tidak saling mengenal tapi kenapa sepertinya kau memiliki perasaan padaku.Padahal kau tahu aku sudah menjadi isteri orang.Kenapa kau membuatku sangat terganggu.Sebenarnya seperti apa kau memandangku Sung Jae???
Jie Eun masih belum mengerti dengan Sung Jae yang sejak awal sudah menyukainya walau tahu ia sudah milik orang lain,yatim piatu dan hanya gadis biasa.Tapi perasaan Sung Jae sangat kuat.Perasaannya pada Jie Eun sangat memengaruhi hari harinya.