ANAK TETANGGA YANG BUATKU JATUH CINTA

ANAK TETANGGA YANG BUATKU JATUH CINTA
JEBAKAN


__ADS_3

Sung Jae dan Jie Eun saling menatap.


"Dari matanya saja sudah kelihatan,pria itu jelalatan melihatmu."Ujar Sung Jae dengan raut kesal.


Jie Eun menatap Sung Jae dengan menyipitkan mata."Kau cemburu ya."


Sung Jae lalu memperingati Jie Eun."Dia bukan pria baik nuna.Aku pernah berkelahi dengannya karena itu tadi dia segan saat melihatku.Dulu dia satu sekolah denganku dan seorang playboy.Dari caranya melihatmu tadi,aku tahu dia pasti tertarik padamu.Awas saja kalau ia berani menyetuhmu walau seujung rambut.Akan kuhabisi dia."Sung Jae dengan wajahnya yang penuh keseriusan.


Jie Eun sangat bangga memiliki pria seperti Sung Jae yang mengutamakannya."Terima kasih ya Sung Jae,kau sudah memperhatikanku."Jie Eun tersenyum manis pada Sung Jae.


Sung Jae jadi malu dan memegang rambut belakangnya dengan satu tangan."Ah nuna,bisa aja."


"Ayo ke rumahmu,nanti ibumu semakin lama menunggu."Jie Eun mulai mendekati Sung Jae.


"Nuna,boleh aku memegang tanganmu."Tanya Sung Jae penuh harap.


Tapi Jie Eun menggeleng."Tidak Sung Jae,nanti ayah dan ibumu melihat.Bersabarlah ya."Jie Eun mencoba menenangkan Sung Jae.


Mau tidak mau,Sung Jae hanya bisa menerima."Iya,tidak apa apa nuna.Aku paham."


Jie Eun senang melihat Sung Jae yang dewasa dan pengertian.Jie Eun celingak celinguk kesana kemari dan melihat kondisi cukup aman.


"Muach."Jie Eun mengecup cepat pipi Sung Jae sebelum ada yang melihat.


Sung Jae kaget dan memegang pipinya yang merona hangat setelah di kecup Jie Eun.Sung Jae lalu melirik Jie Eun yang ada di sebelahnya."Nuna."


Jie Eun lalu berjalan lebih dulu karena malu.Sung Jae juga mempercepat langkahnya.


Ibu Sung Jae meminta Jie Eun kerumah rupanya untuk mencicipi resep makanan baru yang di buatnya.


Sedangkan Jin Joo sedang ke sebuah arena billiar dan menemani kekasihnya bermain.


Jin Joo benar benar terpesona pada Do Hwan.Tapi Do Hwan yang sedang fokus bermain malah terus terfikir pada Jie Eun.Ia tidak lagi tertarik pada Jin Joo karena menemukan mangsa baru.


Do Hwa baru teringat.


Bukankah Jin Joo membawa kunci rumahnya???

__ADS_1


Itu berati hanya ada Jie Eun di rumah.Aku rasa ini bisa jadi kesempatan untukku.Tapi aku harus menyingkirkan Jin Joo terlebih dahulu.


Do Hwan menatap Jin Joo yang duduk melihatnya.Do Hwan mengangkat sebelah alisnya dan melempar senyum pada Jin Joo.


Rupa rupanya ia sudah memiliki rencana untuk membuat Jin Joo agar tidak menghalanginya.


Do Hwa memanggil seorang temannya dan membisikkan sesuatu.


"Apa yang mereka bisikkan?"Tanya Jin Joo curiga.Namun ia sama sekali tidak akan menyangka jika bisikkan itu akan menjerumuskannya malam ini.


Do Hwan meminta temannya untuk mencekoki minuman keras dan membawa Jin Joo pergi dan melakukan apapun yang dia mau.


Temannya yang sudah melihat kemolekan tubuh Jin Joo tadi tentu saja bersedia dan mau melakukan apa yang Do Hwan perintahkan.


Tidak menunggu lama,Do Hwan kembali ke kursinya dan mendekati Jin Joo.Teman Do Hwan tadi mengambil beberapa botol alkohol dan menyuguhkannya di meja.Atas rayuan Do Hwan,Jin Joo akhirnya mau menenggak minuman keras itu.


Do Hwan dan temannya tersenyum picik di belakang Jin Joo karena rencana mereka sudah berjalan lancar.


Jin Joo yang tidak kuat minum sudah teler dan mabuk.Teman Do Hwan segera membawa Jin Joo pergi dari tempat itu dan berterima kasih pada Do Hwan.


Jin Joo di bawa ke sebuah motel dan di perdaya saat dalam keadaan tidak sadar.Jin Joo kehilangan kesuciannya malam itu juga bersama pria asing yang juga teman Do Hwan.


Jie Eun tentu khawatir,apa lagi tadi Jin Joo pergi bersama seorang pria.Yang mengirim pesan itu adalah Do Hwan yang tadi meminjam hp Jin Joo dan mengambil kunci rumah Jin Joo.


Do Hwan sudah berniat jahat pada Jin Joo dan Jie Eun.


Jie Eun lalu mengutarakan keresahannya pada Sung Jae dan memperlihatkan pesan yang Jin Joo kirimkan.


"Bagaimana ini Sung Jae? Aku telepon juga tidak di angkatnya."Jie Eun sangat khawatir.


"Tenanglah nuna,kalau sampai besok dia belum pulang baru kita lapor polisi."Sung Jae mencoba menenangkan Jie Eun.


Sung Jae lalu menemui ayah dan ibunya lalu membicarakan sesuatu.


Saat kembali,Jie Eun sudah di hampiri Sung Jae dan orang tuanya.Jie Eun menatap bingung dan tidak tahu dengan apa yang terjadi.


*********

__ADS_1


Sudah pukul 1 malam.Do Hwan lalu dengan berani mendatangi rumah Jie Eun karena suasana telah sepi.


Do Hwan mulai membuka pintu rumah itu dan menatap kiri dan kanan.Setelah aman,ia segera masuk ke rumah itu.


Tidak lupa,Do Hwan mengunci lagi pintu rumah itu agar Jie Eun tidak bisa kabur.Do Hwan tersenyum iblis dan mulai mengendap mencari Jie Eun.


Setelah gagal saat menemukan kamar pertama yang terlihat kosong.Do Hwan lalu beralih ke kamar seberang yang merupakan kamar Jie Eun.


Saat ia masuk ia melihat wanita yang berbaring miring dengan rambut panjang yang ia yakini adalah Jie Eun.


Do Hwan tersenyum puas karena mendapatkan mangsanya lalu melepas jaketnya.Tidak perlu waktu lama,ia segera menyergap wanita itu dan naik ke tempa tidur.


Tapi,saat Do Hwan membalikkan badan wanita itu dan melihat wajah wanita yang ia kira Jie Eun ternyata salah.


"Kau!!!!"Do Hwan kaget bukan main.


Wanita yang ada di tempat tidur Jie Eun adalah ibu Sung Jae.


Saat Do Hwan berbalik ia sudah di hajar Sung Jae dah ayahnya.Rupanya ia sudah di jebak dan ini sudah di rencanakan.


Di rumah tadi rupanya Sung Jae sudah memberi tahu orang tuanya untuk melakukan ini demi keselamatan Jie Eun mengingat Do Hwan adalah pria berbahaya.


Karena itu Sung Jae menggunakan feelingnya dan yakin jika Do Hwan akan menyatroni rumah Jie Eun nantinya.Karena itu ia dan ibunya mengajak ayah dan ibunya bekerja sama.


Hasilnya seperti yang di perkirakan dan Do Hwan berhasil di ringkus juga Jie Eun yang selamat dari pria berbahaya itu.


Ayah Sung Jae sudah menelepon polisi.Jie Eun lalu menanyakan dimana Jin Joo berada.


"Kau kemanakan Jin Joo!!!"Tanya Jie Eun dengan penuh amarah.


Do Hwan yang di pegang oleh Sung Jae setelah di hajar tadi hanya tertawa."Jin Joo sekarang mungkin sudah di perkosa oleh temanku.Tadi kami membuatnya mabuk dan aku membiarkan temanku membawanya."


"Apa!!!!"Jie Eun tidak percaya dengan apa yang dikatakan Do Hwan dengan tanpa rasa berasalah itu.


PLAKKKKKKK.Jie Eun menampar Do Hwan dengan keras.


"Kau sudah menghancurkan hidup Jin Joo brengsek!!!!"Jie Eun histeris karena telah gagal menjaga Jin Joo.Bagaimana ia akan menghadapi suaminya nanti karena kelalaiannya.Itulah yang Jie Eun takutkan sekarang.

__ADS_1


"Tenanglah Jie Eun.Kita akan cari Jin Joo nanti."Ibu Sung Jae segera menarik Jie Eun ke pelukannya dan menenangkan Jie Eun yang menagis histeris.


__ADS_2