ANAK TETANGGA YANG BUATKU JATUH CINTA

ANAK TETANGGA YANG BUATKU JATUH CINTA
WANITAKU


__ADS_3

Sung Jae makan dengan lahap dan menaruh banyak daging di atas nasi Jie Eun.Jie Eun tidak enak dan takut orang tua Sung Jae curiga.Karena itu dari bawah meja,Jie Eun memberi kode dengan menyenggol kaki Sung Jae.


Untungnya Sung Jae segera mengerti.Tapi Sung Jae tiba tiba teringat sesuatu.


Bukankah nuna sendirian di rumah?Jin Joo jelas tadi ibu bilang menginap di rumah temannya.Apa aku bisa bersama Jie Eun malam ini???.


Sung Jae jadi gugup sendiri dengan pemikirannya,ia bahkan sampai salah mengambil gelas minuman Jie Eun dan meneguk habis air di dalamnya.


"Hei!!!!!"Teriak Ibu Sung Jae pada puteranya.


"Ada apa ibu? Kenapa berteriak? Aku kan malu,ada Nuna Jie Eun di sini.Gerutu Sung Jae cemberut pada ibunya.


"Kenapa kau malah meminum minuman di gelas Jie Eun hah!!!"Ibu Sung Jae menunjuk ke gelas yang ada di tangan Sung Jae.


Sung Jae menatap gelas di tangannya lalu melihat gelas miliknya masih utuh di meja,sedangkan gelas di tangannya yang milik Jie Eun sudah habis ia tenggak lagi isinya.Sung Jae lalu menatap Jie Eun yang tersenyum terpaksa."Ma..maaf nuna.Ini ambil saja punyaku."Sung Jae menyodorkan minumannya pada Jie Eun.


Jie Eun lekas mengambilnya."Terima kasih."Ujar Jie Eun sungkan.


Ayah dan ibu Sung Jae hanya geleng geleng melihat tingkah puteranya itu.


"Terima kasih makan malamnya bibi.Masakanmu sungguh lezat."Ujar Jie Eun sebelum pulang saat ibu Sung Jae mengantarnya sampai depan pintu.


Ibu Sung Jae mengelus lengan Jie Eun."Iya Jie Eun sama sama,lain kali berkunjunglah lagi dan ikut makan di sini.Bawa Jin Joo juga."


"Iya bibi,tentu saja.Kalau begitu aku pamit dulu.Permisi."Jie Eun mulai berbalik dan berjalan meninggalkan rumah Sung Jae.


Ibu Sung Jae masih memandang Jie Eun dari ambang pintu dan saat Jie Eun sudah masuk ke rumahnya barulah ibu Jie Eun juga masuk kedalam dan menuntup pintu.

__ADS_1


Jie Eun kembali ke rumahnya yang sepi dan sunyi itu.Terasa berbeda saat di rumah Sung Jae yang ramai dan hangat tadi.Jie Eun menghembuskan nafas dan mencoba tersenyum.Jie Eun lalu memutuskan mandi dan setelah itu bersiap untuk tidur.


Lepas mandi,Jie Eun masuk kamar dan memakai piama tidurnya.Ia beranjak ke meja rias dan mengeringkan rambutnya dengan hair drayer.


Jie Eun mulai naik ke kasurnya dan masuk ke dalam selimut.Saat ia berniat mematikan lampu kamar yang terletak tidak jauh dari sisinya,Jie Eun di kagetnya suara orang yang mengetuk jendelanya.


"Tok...tok...tok."Suara jendela kaca itu terketuk.


"Siapa itu???Apa pencuri?" Jie Eun lalu merasa was was dan memberanikan diri sambil menuju jendela itu berada.


Langkah Jie Eun yang berat dan wajah Jie Eun yang khawatir bercampur takut.Saat Jie Eun menggunakan seluruh keberaniannya untuk menyingkap tirai di kamarnya sambil menahan nafasnya dan menutup mata.


'Krekkkkk'.Jie Eun berhasil membuka tirai itu dan membuka matanya perlahan.


BLAMMMMMMM


Yang berada di balik jendela di tengah kegelapan malam itu adalah Sung Jae.


"Ashhhh,dingin sekali di luar."Sung Jae berhasil masuk ke dalam dan menggosok gosok tangannya agar lebih hangat.


Jie Eun lekas menutup jendela itu kembali sebelum ada orang yang melihat."Sung Jae,kenapa ke sini malam malam? Bagaimana kalau orang tuamu tahu?"Protes Jie Eun pada ulah Sung Jae barusan.


Sung Jae lalu menatap Jie Eun dengan serius."Nuna,aku sudah nekad kemari tentu bukan tanpa tujuan dan main main saja.Tapi aku menguji nyaliku untuk bisa menghabiskan malam ini denganmu."Sung Jae yang berada di depan Jie Eun sekarang berlaku seperti seorang pria dewasa.


Jie Eun terdiam mematung.Ia tidak tahu bagaimana harus menjawab omongan Sung Jae yang membuat seluruh tubuhnya merinding hebat itu.Sejujurnya hati Jie Eun bergetar kuat saat ini karena ia akan merelakan apapun yang Sung Jae inginkan sebagai pria dan wanita dewasa.


Sung Jae yang melihat Jie Eun diam lalu perlahan maju mendekati Jie Eun.Cukup dua langkah saja,Sung Jae sudah berada di hadapan Jie Eun.Sung Jae dengan masih agak kaku lalu memegang sebelah wajah Jie Eun dan membenamkan bibirnya yang hangat pada Jie Eun.

__ADS_1


Jie Eun menutup mata dan meresapi ciuman itu.Bibir Sung Jae yang terus memanggil kini di jawab oleh bibir Jie Eun yang ikut ******* bibir Sung Jae.


"Emhhhh...Emhhh."Itulah desahan bergantian yang keluar dari mulut Jie Eun dan Sung Jae yang terus melekat dan berpaut.


Jie Eun lalu memegang baju Sung Jae di depan dada Sung Jae.Sung Jae juga mulai mengajak dan mengarahkan Jie Eun ke ranjang sambil berus berpautan bibir tanpa mau melepaskan satu sama lain.


"Bruukkkk."Sung Jae berhasil membaringkan Jie Eun di atas ranjangnya.Sung Jae sudah berada di atas Jie Eun dan melepas sebentar pautan bibirnya dari Jie Eun.


Sung Jae memandang wajah Jie Eun dengan mata yang sendu di bawahnya.Sung Jae tersenyum,begitu juga Jie Eun yang balas tersenyum.Sung Jae perlahan mengelus wajah Jie Eun.Setelah itu Sung Jae mengecup dahi,hidung dan bibir Jie Eun sesaat dengan lembut.


Sung Jae mengangkat lagi badannya dan mulai menarik kaosnya dari belakang dan melemparnya sembarangan.Sung Jae menampakkan dadanya yang bidang dan putih bersih itu.


Jie Eun memberanikan diri tetap menatap Sung Jae.Sung Jae lalu menindih Jie Eun kembali dan membenamkan bibirnya.Sung Jae melepas satu per satu kancing baju Jie Eun dan mulai melakukan aksinya.


Perlahan rintik hujan mulai turun membasahi bumi.Saat itu juga Sung Jae dan Jie Eun berkutat dalam selimut di atas ranjang.


Jie Eun mengerang dan mendesah hebat saat Sung Jae berhasil menembus benteng keperawanannya dan memberikan Jie Eun kenikmatan yang luar biasa.


Jie Eun menatap wajah Sung Jae yang serius dan wajah memerah bercampur keringat itu.Tapi Sung Jae juga menikmati semua ini dan terkadang memejamkan matanya.


Jie Eun merangkul leher Sung Jae dan mengangkat kepalanya lalu mengecup sesaat bibir Sung Jae.


Sung Jae merasa bahagia.


Akhirnya kau menjadi milikku seutuhnya nuna.Kau telah menjadi wanitaku.Aku adalah yang pertama untukmu dan kau juga adalah wanita terakhir untukku.


Jie Eun juga merasa lepas dan bahagia setelah menyerahkan dirinya seutuhnya pada Jie Eun.

__ADS_1


Sung Jae,ini adalah bukti cintaku untukmu.Walau kau bukan suamiku tapi kau tetap yang pertama melakukannya dan aku tidak menyesalinya.Kau adalah pria yang telah membuatku merasakan indahnya cinta dan merasa di hargai sebagai seorang wanita.Kini aku akan selalu mengingatmu walau kelak entah apa yang terjadi di masa depan.


Sung Jae dan Jie Eun terus saling melepaskan diri dan di butakan nafsu malam ini.Hingga tidak ingat lagi akan status Jie Eun yang seorang isteri dan Jin Joo yang terluka karena patah hati,juga orang tua Sung Jae yang akan kecewa jika tahu tingkah puteranya yang bermain hati dengan isteri tetangganya sendiri.


__ADS_2