Anakku Malang ,Anakku Terbuang

Anakku Malang ,Anakku Terbuang
Kehancuran Rumah Tangga


__ADS_3

Usia Kandungan Icha Sudah Memasuki Minggu ke 16 ,Edo masih Tidak Memberi kabar dan enggan menemui Icha ,Hari hari berat terpaksa Icha lewati seorang Diri .


Bahkan calon bayinya seakan mengerti ,Icha sekalipun tak pernah merasakan namanya ngidam layaknya ibu hamil muda pada umumnya .


Pagi itu Minggu yang cerah ,Icha bertekad untuk pergi menemui Edo , Sepanjang perjalanan hanya rasa cemas yang menyelimuti ,Setelah menempuh perjalanan 2 jam akhirnya Bus yang Membawa Icha Berhenti di depan Perusahaan Edo bekerja .


Dengan Niat dan Bismillah Icha melangkahkan Kaki menuju Mess sang suami ,sesekali mengelus perut yang memulai membuncit Icha menghela nafas .Seakan ragu akan tindakannya ,Icha termenung di depan pintu kamar sang Suami .


Icha mengangkat tangan hendak mengetuk pintu namun urung ia lakukkan,


Icha mendengar langkah kaki dari dalam seakan melangkah menuju pintu ,


Ceklekkkkkkk


"Mas Edo "


"Lohh ,kamu ngaa ngapainn di sini " dengan suara terbata Edo kaget dengan apa yang ia lihat " .


"Aku ingin menemuimu Mas ,Kita perlu bicara " ,


"Tak ada yang perlu kita bicarakan ,Hubungan kita sudah selesai "


"Siapa maassss di luar " ,teriak Rina dari dalam kamar .


Icha sontak kaget seolah tak percaya ada wanita lain di kamar suaminya ,


"siapa itu mas , kenapa ada perempuan di kamar kamu " tanya ICha dengan nada bergetar penuh selidik .


deppp deppp deppp , suara langkah kaki Rina yang hendak menyusul Edo .


Seakan kaget dan malu ,Rina tampak canggung seperti maling yang kedapatan mencuri ayam ,


Meski mereka belum pernah berkenalan namun Rina tau kalau perempuan hamil yang di hadapannya itu Istri dari laki laki yang menjadi pujaan hatinya .


Bahkan Rina Dalang dari kehancuran rumah tangga Edo dan Icha ,


Dia yang dengan kejam memfitnah istri Edo itu agar Edo meninggalkan Icha, Rina yang sudah di butakan obsesi dan cinta seakaan membutakan hati dan pikirannya ,sehingga muncul Ide jahat untuk memisahkan Edo dan Icha .


Dia berusaha menggali kesalahan Icha ,namun tak ia temukan ,Hingga dia teringat kalau ada kawan yang kebetulan 1 kantor dengan Icha.Dari situ Rina menyuruh temannya untuk mencari celah agar Icha memiliki kesalahan dengan Iming Iming Rupiah Pastinya .

__ADS_1


Kebersamaan Icha Dengan Roni seakan menjadi pendukung bagi kawan Rina untuk menjadikan senjata aksi jahatnya .


Potret demi potret ia abadikan di gawai pribadinya ,,


Sambil menatap Potret yang di dapatnya ,Rina sangat tersenyum Puas , Tanpa pikir panjang langsung ia forward ke gawai Edo .


"Kamu pergi dulu Rin ,ada masalah yang perlu aku selesaikan "


Tanpa menjawab Rina Melangkahkan kaki meninggalkan sepasang suami istri itu .


"Siapa wanita itu mas ,kenapa ada di dalam kamar Mas Edo "


Edo diam tak bergeming, Icha yang Pikirannya campur aduk hanya menundukk ,tanganya ******* ***** ujung bajunya.


Rasa takut ,Sedih ,kecewa ,sakit hati menjadi satu .


"Itu bukan urusan kamu , Apa yang ingin kamu katakan cepat katakan "


"Kenapa kamu seperti ini Mas , apa salahku sehingga kamu bersikap seperti ini ,setiap hari aku menunggu kabar kamu namun gak pernah sekalipun kamu memberi kabar "


Tanpa rasa bersalah Edo malah tersenyum sinis ,


Jedarrŕrrr ,Bagai di sambar petir siang bolong ,


Jantung Icha seakan berhenti berdetak ,Tubuhnya terkulai lemas .


"Aaa aappa mass ,ceraiii?? "


"Astaghfirullah ,sadar mas ,aku sedang mengandungg Mas ,ini darah dagingmu ,apa salahku kenapa kamu sekejam itu ".


Dengan sekuat tenaga Icha bangkit dari duduknya dan berhambur memeluk kaki suaminya yang berdiri membelakangi nya .


"Aku mohon maass jangan katakan itu mass ,kita bisa bicarakan baik baik"


"Tak ada yang harus di bicarakan, semua nya sudah jelas ,kau urus saja anak harammu bersama selingkuhanmu " jangan pernah menemuiku lagi ,enyah kamu dari hadapanku !!"


Sambil meraung Icha memohon kepada suaminya untuk tidak menceraikannya ,


"Kamu salah paham mas ,apa yang kamu tidak seperti yang kamu pikirkan ,dengarkan penjelasanku dulu Mas ,aku mohon "

__ADS_1


"Sudah Lepaskan ,sekarang cepet kamu pergi dari sini sebelum emosiku tambah meluap"


Icha sama sekali tak mengindahkan perkataan Edo ,Icha semakin erat memeluk kaki Edo dan terus memohon .


Edo yang sudah di penuhi Emosi dan amarah malah semakin membenci Icha ,Bahkan Edo tak segan segan menendang Icha hingga icha jatuh tersungkur ..


Brugkkkkk ,,Auchhhhh pekik Icha.


"Ampun mas ,sakit mas " Icha meringis kesakitan sambil mengelus perutnya yang terjatuh di lantai akibat tendangan Edo .


Edo yang sudah kalap bergegas menyeret Icha keluar dengan kasar ,tubuh Icha yang mungil sudah tak kuasa untuk melawan bahkan menahan amukan Edo ,bahkan Edo tak segan menampar Icha yang dari tadi hanya menangis meraungg ..


Plakkkk plakkkk ,,


"Kamu bisa diam gak " !!!


"arghhhhh ampun mass",


icha benar benar merasakan kesakitan ,tangan mungilnya mengusap pipi nya yang memerah akibat tamparan Edo .


Icha terduduk Lemas di depan gerbang Perusahaan ,Dia benar benar tak percaya dengan apa yang barusan ia alami .


Tidak hanya batin nya yang terluaka ,namun Lahirnya juga tersiksa .


Dengan tangis terisak isak Icha terduduk lemas di tanah , dia seolah tak peduli dengan tatapan aneh orang yang berlalu lalang di depanya .


Berselang beberapa saat setelah hati nya lebih tenang ,dengan sisa tenaga dan hati yang sangat hancur Icha berusaha bangkit dan berjalan menyebrangi jalan untuk menunggu bus yang akan mengantarkan nya pulang kembali ,pandangan nya nanar sembari meninggalkan tempat yang memberi nya cerita pilu dan Luka teramat dalam .


Pandangannya terasa kosong ,Dunia nya seakan runtuh ,hanya sakittt dan sakitt , namun ia harus kuat demi calon bayi yang ia kandung .


Icha sudah berada di dalam bus ,, perutnya yang terasa nyeri seolah melupakan sejenak kejadian yang barusan menimpa nya ,


"Ya Allah kenapa dengan perutku , kenapa rasa nya keras dan terasa nyeri sekali ",Lindungi aku dan bayiku Ya Allah " ,Gumam Icha sambil mengelus elus pelan perut nya ,


Mungkin akibat benturan keras di perutnya sehingga menyebabkan kram dan nyeri di perut .


Icha hanya termangu melihat ke arah jendela bus yang ia tumpangi ,pandangan nya kosong , Ia sangat shock atas pukulan berat yang di alami .Seumur hidup baru pertama kali mendapatt perlakuan buruk. Lebih sakit nya luka itu di dapAtkan dari suami yang sangat ia cintai.


Hhhhhh ,,hanya helaan nafas yang mengiringi perjalanan Icha waktu itu ,tak mungkin juga Icha menangis tersedu sedu untuk meluapkan rasa sakit yang ber campur aduk dan tak bisa di ungkapkan dengan kata kata .

__ADS_1


__ADS_2