
Sepanjang perjalanan tak ada yang berbicara sepatah katapun. ,,mereka semua berkelana dengan pikiran masing masing ,, Pak Irwan hanya tertunduk lesu ,begitupun dengan Anak bungsu dan menantunya yang fokus menyetir.
Bu Yeni hanya melihat ke arah jendela ,sesekali menyeka air mata yang jatuh dari ujung netra nya .
Hanya penyesalan yang menyelimuti hati dan pikiran mereka ,andai saja waktu itu tidak langsung mempercayai kata kata Edo dan sedikit lebih bijak , mungkin mereka tak akan tersulut emosi yang akhirnya membawa ke jurang penyesalan ..
Bu Yeni masih berfikir keras,beliau memikirkan cara agar bisa di terima baik lagi oleh besannya. Di usia beliau yang mulai senja beliau hanya ingin melihat cucu dari anakk bungsunya itu.
******
" Tadi apa gak keterlaun kata kata bapak " ???
Selepas menunaikan kewajiban 3 rakaat nya ,Pak Yanti dan Pak Yono kembali membahas permasalahan tadi .
"Keterlaluan dari mana nya Bu,dengan mudahnya mereka minta kita memaklumi kesalahan anak nya yang sudah sangat menyakiti anak kita ,apa mereka pikir dengan kata maaf permasalahan akan selesai dan kita akan melupakan semuanya seolah olah tidak pernah terjadi apa apa ???"
"Istigharr pak ,nanti jantung bapak kambuh lagi loh kalau emosi terus dan tertekan "
"Astaghfirullah ,, iya buk bapak minta maaf ,luka di hati bapak betul betull teramat dalam " bahkan dengan Edo bersujud pun tak akan mampu mengobati luka bapak ,anak gadisku yang sudah aku berikan dan aku percayakan kepada laki laki yang sangat di cintainya tapi malah menerima siksaan dan penderitaan ,sungguh malang sekali kamu nakkk " !!!!
Bu Yanti hanya terdiam sambil mengusap punggung suaminya agar kembali tenang .
"Ngomong ngomong bagaimana Edo bisa tau pak kalau Brilliant itu anaknya. Bukankah dia sendiri yang sudah membuang anak dan cucu kita ??"
"Apa iya Edo sudah menyadari dan menyesali kesalahannya "???
"Betul juga ya Bu ,Coba ibu hubungi Icha ,tapi jangan langsung menanyakan hal ini ,ibu bicara basa basi dulu ,kalau suasana hatinya sedang baik ibu bisa langsung menanyakannya "
Pak Yono yang sangat menyayangi anak sulungnya itu seakan akan takut kalau pertanyaan ibunya membuka kembali luka lamanya.
*****
Drttttt drttttt drttttt ,,
Icha yang tengah bersantai dan berbincang dengan teman temanya usai melepas penat di kagetkan dengan panggilan telepon dari sang Ibu ,
Icha segera menyambar gawai yang di letakkan di teras di samping ia duduk ,
Icha segera beranjak hendak memasuki kamarnya dan memohon ijin sama teman temannya untuk menerima telpon dari ibunya .
"Hallo assalamualaikum buk "
,dengan nada ceria Icha menjawab telepon Bu Yanti
" Walaikumsalam ndok ,,apa kamu sibuk ndok ,maaf ya ibuk malam malam telepon kamu "
Setelah sekian menit Bu Yanti berbasa basi ,akhirnya Bu Yanti memberanikan diri untuk menanyakan hal yang mengganjal di pikiran dan membuat ke dua orang tua itu sangat penasaran .Bu Yanti juga menceritakan soal kedatangan Orang tua Edo dan memberitahukan dengan detail pembicaraan yang terjadi ke dua keluarga tersebut ..
"Owhhh ,, soal itu Bu . Icha gak tau bu ,Mungkin Mas Edo menyadari dan mengakui kalau Brilliant itu anaknya setelah melihat potret Lian yang begitu mirip denganya "
"Lha kok Edo bisa tau ndokk",
"Icha gak tau buk ,itu hanya spekulasi saja ,karena kemarin teman kerja Icha ada yang unggah Potret Brilliant di sosial medianya " dan semenjak kejadian itu Mas Edo seketika berubah sikap"
"Maksutnya berubah sikap gimana ndok?? ,Ibu bingung " ,
__ADS_1
Dengan nada yang agak kaget Bu Yanti meminta penjelasan dari kalimat sang anak.
Sebelum menjelaskan Icha mengambil nafass dalam ,dengan nada Lembut Icha menceritakan semua nya kepada Bu Yanti, Mulai dari Edo yang berusaha menghubunginya ,lalu datang menemuinya bahkan Edo yang bersujud meminta maaf kepada Icha dan meminta rujuk kembali dengan alasan hadirnya sang anak .
"Owhh begitu ndok , jawab singkat Bu Yanti
"Kamu yang sabar ya ndok ,jangan pernah tinggalkan sholat , minta petunjuk sama Allah agar langkahmu selalu di beri kemudahan, Ibu dan Bapak selalu mendoakan yang terbaik untuk Kamu dan Liant"
"Amin,iya Bu "
Setelah puas berbincang akhirnya Ibu dan anak itu mengakhiri panggilan telponnya .
Icha duduk termenung di tepi ranjang , Icha masih mencerna kata kata Pak Irwan dan Bu Yeni yang barusan di ceritakabn Bu Yanti .
"Kenapa sekarang kalian hadir kembali di hidupku yang sudah aku tekadkan untuk menutupnya menjadi lembaran cerita kelam ?? " gumam Icha .
Kesakitan yang sudah bertubi tubi Icha Alami seolah enggan untuk mengungkitnya , Meski selamanya luka itu tak akan sembuh tapi Icha berusaha menutupi dengan hati yang penuh keikhlasan.Selama nya juga tak mungkin Icha hidup dalam trauma dan keterpurukan.Semua yang terjadi dalam hidupnya sudah menjadi ketentuan Allah .Penyesalan dan permohonan maaf yang tulus dari Edo dan Orang tua Edo tak akan meluluhkan luka hati Icha ,Di tambah hadirnya Brilliant membuat Icha semakin kuat dan semangaat untuk menghadapi hidup .
Drtttttt drtttt .
Di tengah pikiran Icha yang berkecamuk ,icha di kagetkan dengan suara dering dari gawai .
Sekilas Icha melirik gawai dan terlintas pesan masuk Dari seseorang Yang di tuduhkan sebagai selingkuhan Icha yaitu Roni. .
Roni : [Udah tidur Cha ]??
Icha : [Belum ,ada apa ]??
Roni : [Embbb ,maaf ya malam malam aku ganggu ]
Icha : [iya ada apa ,katakan lah ]
Icha : [Aduh Roni ,ada apa sihh jangan berbelit belit dehh ,katakan saja ]
Roni : [ Embbbb,kalau boleh tau hubungan kamu sama suami kamu gimana ]
Icha : [Kenapa ]
Roni : [ aku hanya ingin tahu saja ]
sejenakk Icha tak membalass membuat perasaan Roni semakin gusar di landa kecemasan .
Roni : [ Kok gak di jawab cha ,, sekali lagi maaf ya kalau pertanyaanku membuat mu gak nyaman ,jangan membenciku atas pertanyaan konyol tadi. Gak perlu kamu jawab Cha kalau kamu gak nyaman dan ingin gak menjawab nya ] dengan emot sedih Roni kembali mengirim pesan kepada Icha lewat aplikasi hijau di gawainya.
Drtttt ,drttttt
Roni Segera menyambar gawai
[ iya gak apa apa kok ,kamu gak salah gak usah merasa gak enak ,aku dan suami ku sudah berpisah dan mau bercerai ,, ada yang ingin kamu tanyakan lagi?? ]
Serasa mendapat angin segarr Roni tersenyum Lega , Pria tampan berdarah Mongolia itu seperti menang lotre dengak jackpot fantastiss ..
[Makasih cha ,sudah menjawab pertanyaan yang selama ini mengganjal di hati ku ]
Laki laki aneh ,,gumam Icha sambil membaca pesan Roni .
__ADS_1
[Kalau tidak ada yang di tanyakan lagi aku mau tidur ] jawab Icha singkatt
[Iya selamat malam Icha ] dengan di akhiri emot senyum membuat Icha bergidik geli sembari membaca pesan tersebut .
Roni yang sudah lama memendam rasa sama Icha akhirnya berani menanyakan hal yang selama ini ia pendam .
Saat pertama kali bertemu di perusahaan ,Roni langsung tertarik dan jatuh hati sama Icha .
Icha perempuan berdarah Jawa dengan Paras ayu ,kulit kuning langsat dan wajah kalem mampu menaklukkan hati Roni yang sedang di landa kekosongan.
Roni yang baru bergabung di perusahaan tempat Icha bekerja tak berani menanyakan hal apapun tentang perempuan yang mampu mengaduk ngaduk perasaan hati nya .
Seiring berjalannya waktu hubungan mereka tampak akrab ,, apalagi ketika Roni mengetahui kalau satu divisi sama Icha membuat Roni semakin semangat bekerja dan menjalani hidup di tanah rantau yang sangat kerass ..
Rasa itu semakin hari semakin tumbuh tak terbendung ,sikap Icha yang ramah di salah artikan sama Roni ,bahkan hampir saja Roni mengungkapakan perasaan nya hingga akhirnya Perasaan Roni kandas tatkala mengetahui status Icha yang ternyata sudah bersuami .
******
"Minggu besok kamu kemana Cha ,Jalan yukkk ke pantai gituuu " ajak Mbak Ana
"Maaf mbakk ,besok aku mau tempat Mas Edo ,besok giliranku yang mememui Mas Edo mbak " .
"Cieeee yang mau bulan madu ,semangat amat "
Deggggg
Roni yang meja kerja sebelahan sama Icha sontak kagett mendengarkan obrolan mereka.
"Mas Edo siapa Cha " tanya Roni penasaran yang tiba tiba menyahut .
"Ya suaminya Icha Lah Roni ,ya kalii Icha mau bulan madu kalau gak sama suaminya "
Penjelasan Mbak Ana seakan membuat jantung Roni berhenti berndetak.
"Jaaa jaddi kamu sudah menikah Cha "?? Tanya Roni sambil terbata bata .
Icha yang tengah sibuk mengerjakan tugasnya hanya menjawab dengan deheman ..
"Kok kamu kaget gitu. Masak gak tau temen sendiri udah nikah ,Suami Icha di Kota ,dia 1 perusahaan sama kita yang penempatan nya di perusahaan Induk ,mereka memang jarang bertemu sih kadang 2 minggu kadang 1 bulan baru bertemu ,,oiyaah kamu kan termasuk karyawan baru jadi wajar sih kalau gak tau .Lagian itu kan personal pribadi ."
Roni yang masih shock hanya terdiam mematung seolah tak percaya dengan penjelasan Mbak Ana.
Mata Roni terasa gelap ,dadanya sesak ,dunia nya seakan runtuh mengetahui kenyataan kalau perempuan yang sudah singgah dihatinya ternyata sudah bersuami .Bayang bayang indah tentang kebersaam Roni dan Icha seketika Sirna ,Rasa sedih,sakit dan kecewa memenuhi hati dan pikiran nya .Ia sama sekali gak menyangka ,baru saja benih benih cinta tumbuh bermekaran kini Kandas dengan kenyataan pahit .
Hari hari Roni yang tadi nya semangat dan ceria berubah menjadi kelam ,, ia nampakk dingin dan pendiam ,itu bentuk ungkapan rasa kesedihan yang mendalam sehingga dengat sekuat hati Roni harus mengendalikan hatinya dari keterpurukan.
Meski Sudah berusaha sekuat hati menepis Rasa cinta yang timbul sebagai penyiksaan , namun perasaanya ingin memiliki dan melindungi Icha semakin hari semakin kuat,,
"Sesakit ini kah yang namanya Cinta " Batin Roni setiap kali melihat senyum manis Icha yang menghiasi bibir mungilnya .
Lambat laun Roni mulai bisa menguasai hatinya ,ia berusaha ikhlas dan rela kalau pujaan hatinya tak bisa ia miliki , memang bukan jodoh mau gimana lagi,hanya doa yang selalu ia sematkan untuk sang Doi.
Rasa yang sudah sekuat hati ia pendam kini harus bergejolak kembalii ketika mendengar berita keretakan rumah tangga Icha , di tambah berita kehamilan Icha membuat Roni semakin iba dan sedih mendapati orang yang di cintai setulus hati harus menerima kenyataan pahit dan terberat dalam hidupnya .Di tengah hamil anak pertama hanya perhatian dan dukungan yang paling di butuhkan. Icha yang jauh dari orang tua harus berjuang bekerja keras mengais rejeki .Sungguh perempuan yang kuat dan tegar .
Hanya dengan bantuan dan perhatian kecil yang mampu Roni berikan dan berharap bisa meringankan penderitaan sang Doi ,
__ADS_1
Selain Mbak Ana, ada Roni yang selalu siaga menjaga Icha dan calon bayi nya ,tak jarang pula Roni menawarkan sesuatu ,karena Roni tau orang hamil pasti mood nya berubah ubah efek hormon ,belum lagi harus ngidam dengan waktu yang tidak bisa di ketahui .
"Bodoh sekali kamu Edo ,perempuan se lembut dan sebaik Icha kamu campakkan begitu saja,di mana hati nuranimu yang tega meninggal kan istri ketika sedang hamil bahkan yang jauh dari sanak family dan orang tua " ,,Gerutu Roni dengan menahan emosi .