Anakku Malang ,Anakku Terbuang

Anakku Malang ,Anakku Terbuang
Bertemu Kembali


__ADS_3

Pagi pagi sekali Icha sudah tiba di kantor dan berkutat dengan Laptop nya ,,


Dengan senyum sumringah Roni menghampiri kekasih nya yang tengah sibuk dengan tugas kerjaan nya.


"Apa ada kesulitan sayang " tanya Roni lembut


"Gak ada kok yank ,,ini udah hampir kelar tinggal di revisi sedikit " .


"Kamu sudah siap ??"


Dengan menghela nafas panjang ,Icha hanya mengangguk.


Pagi itu Icha dan Roni dan Regina ada rapat di perusahaan Induk tepatnya tempat Edo suami Icha bekerja..mereka ber tiga yang menjadi perwakilan dari anak cabang perusahaan tempat mereka bekerja .


Dengan menggunakan mobil kantor mereka berangkat bersama yang di antar supir, tidak hanya mereka berdua ada Regina juga .


Icha diam termenung sembari menatap ke arah luar jendela mobil ,Roni yang paham kegelisahan sang kekasih dengan lembut meraih tangan kekasih nya yang duduk di samping nya ,dengan erat Roni menggenggam tangan Icha seolah menenangkan perasaan kekasihnya yang sedang gelisah .


Icha bukan hanya tak ingin ketemu Edo ,namun tak sanggup kalau harus mengingat kejadian yang memberikan luka batin dan fisik .Icha masih ingat betul bagaimana dia memohon belas kasihan dari suami ,bahkan Edo menyeret Icha yang tengah hamil muda hingga keluar dari perusahaan.


Mengingat nya saja sudah membuat muak dan sesak di dada ,,,


Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 2 jam ,mobil yang mereka tumpangi dengan pelan memasuki pelataran perusahaan ,,


Dada Icha bergemuruh sesakk ,,Kejadian mada lalu seolah di putar kembali tepat di depan ,Icha menarik nafas panjang dan membuang ,, sekuat mungkin dia menguasai hatinnya dari rasa trauma.


Icha ,Roni dan Regina masing masing terlihat gugup dengan perasaaan nya .Roni dan Icha seolah menjaga jarak karena mereka takut kepergok Edo kalau mereka ada hubungan ,Biar bagaimanapun mereka masih ada ikatan suami istri dan Roni menghargai nya .


Dengan nafass panjang Mereka memasuki Lobi perusahaan dan segara menuju ruang rapat ,, Roni sesekali melirik kekasih nya yang berjalan di samping nya ,terlihat raut kecemasan tanda tak nyaman..


Begitu memasuki ruang Rapat pandangan Icha beredar ,


Deggggg ,

__ADS_1


tatapan Mata Icha dan Edo bertemu ,namun Icha segera membuang muka dan mengatur nafas nya ,,Roni yang mengetahui hal itu ingin rasanya mengelus punggung kekasihnya untuk menenangkan namun tak mungkin juga ia lakukan .


Waktu rasanya berlalu begitu lama,,suasana terasa panas meski di dalam ruangan Ber AC , Roni yang terbakar api cemburu lantaran Edo yang tak berkedip memandangi perempuan yang masih ber status istri sah itu ,, Selama Icha melakukan presentasi pandangan Edo tak pernah berpaling dari Icha ,Roni yang mengetahui hal itu merasa hati nya semakin dongkol .Icha yang tampil memukai dengan balutan blazer berwarna hitam dengan lisptik merah merona menghiasi bibir mungilnya seakan menambah kesempurnaan bak primadona bagi siapa saja yang memandang nya . Bahkan jauh berbeda sekali dengan Penampilan Icha yang dulu waktu masih bersama Edo .Mungkin karena usia nya kini yang lebih dewasa sehingga Icha lebih berani mengekspresikan diri dengan make up dan penampilan ,, Setelah 1 jam berada di ruangan yang membakar sesak di dada ke dua insan tersebut ,akhirnya rapat pun selesai .Terliat pancaran lega di raut wajah Icha dan Roni .


Mereka segera beberes untuk segera bergegas kembali ke perusahaan ,,


Tak ada rasa sungkan dan canggung , dengan santai dan senyum percaya diri Edo melangkahkan kaki nya mendekati Icha yang sedang berkemas.


"Mas pangkling dek ,sekarang kamu jauhh berbeda ,jauh lebih cantik dan berisi " ,,


Roni yang mendengar langsung berdehem keras tanda tak suka ,,


Icha sama sekali tak peduli ,ia masih melanjutkan aktifitas nya .


Edo yang baru menyadari kalau Pria yang di samping Icha Adalah Roni ,pria yang waktu itu di tuduh berselingkuh dengan Icha ,mata nya langsung melotot gerammmm ...


Regina memberi kode kalau semua sudah beres dan harus segera pergi hanya di balas dengan anggukan sama Roni dan Icha .


Icha hendak melangkahkan Kaki untuk keluar ,namun lengan nya tiba tiba di tarik sama Edo ,


"Lepas kan Mas ,aku harus segera pergi ,"


"Apa gak ada kesempatan buat Mas dek " ?? ,dengan wajah dan nada memelas tanpa malu Edo memohon


Roni dan Regina segera keluar dari ruang rapat dan memberi ruang sepasang suami istri untuk berbicara ,meski dalam hati Roni gak rela namun ia harus menahan diri agar tak membuat keributan .


" Kamu jalan duluan dan tunggu di mobil Gin ",Perintah Roni sama Regina


"Kesempatan buat apa mas ,,apa belum jelas kata kata ku kalau di antara kita sudah selesai ,aku sudah berbaik hati mengijinkan kamu dan orang tua mu untuk bertemu Brillian" ,lupakan aku dan carilah wanita yang bisa membahagiakan mu"


Lalu Icha melangkahan kaki nyA dengan cepat agar terhindar dari Edo, namun Edo tak menyerah malah berlari mengejar Icha yang sudah ketakutan, Roni yang mendengar suara langkah kaki langsung berbalik badan dan menarik Icha yang di kejar Edo,


"Kamu siapa ,gak usah ikut campur urusan ku sama istri ku ",bentak Edo dengan nada kesal .

__ADS_1


"Hahhhhh istriii ,, apa kamu bilang ??? Istrii. .heii Man suami macam apa yang tega membuang anak dan istrinya dengan keadaan sadar bahkan tega berbuat kasar sama perempuan dalam keadaan hamil "!!! ,Dulu kamu menuduh Kalau Icha selingkuh sama aku ,,okee sekarang aku wujudkan ,,dan Icha sudah menjadii milikku" sekarang puas kamu ,dan aku pastikan kamu pasti menyesal karena sudah membuang anak dan istrimu ,,


Dengan menahan amarah Roni berkata lantang dan senyum menyeringaii .


Icha yang masih takut dan trauma akan kejadian di masa lalu hanya diam mematung berlindung di belakang pundak Roni,,,


"Hahhh persetannnn ,kalian memang sama sama bin*tang ,kauu dasarr wanita jal*angg ,, sudah berapa kali kau tidur dengan laki laki biad*p ini "


Edo yang sudah terbakar emosii sambil meracau tak jelas dan berbicara sesuka hati sambil menunjukk jari ke muka Icha yang sudah gemetar ketakutan.


Roni yang juga tersulut Emosi karena kekasih nya di katakan **** *** di depan matanya sudah mengepalkan tangan hendak memukul Edo ,namun Icha refleks menarik tangan Roni,dan menyeret nya pergi agar tak terjadi keributan.


Roni yang masih berusaha meredam emosi ,merangkul pundak Icha yang masih ketakutan dan melangkah pergi meninggalkan Edo yang masih meracau.


Baru bererapa langkah mereka berjalan tiba tiba ,


Brukkkkkkk


Aaakkkkk,,,,


Roni yang tiba tiba di tendang Edo dari Belakang dan tak ada persiapan langsung jatuh tersungkur di lantaii ,Icha seketika teriak melihat kejadian Yang tak ingin terulang lagi dan kini sudah terjadi di depan Mata .


Security yang mendengar ada keributan ,segera berlari menghampiri mereka dan langsung mengamankan Edo yang sudah seperti orang kerasukan ingin menghajar Roni .


Icha betul betul tak menyangka sifat temprament Edo malah semakin menjadi ,dan ini yang membuat Icha yakin bercerai sama Edo ,dengan menahan tangis dan sesak di dada bercampurr panikk Icha menolong Roni yang masih tersungkur di lantai .


Tak henti henti nya Icha juga meminta maaf kepada Roni atas ulah Edo ,,


"Hahhh Kalian kenapa ,,kok bisa berantakan kayak gini " Regina yang sedari tadi menunggu di mobill tak mengerti apa apa atas kejadian yang di alami ke dua teman nya


"ceritanya nanti saja Gin ,ucap Icha yang panik sambil memberi air minum pada Roni.


__ADS_1


Neng Icha yang jadi Rebutan 😍😍😍


__ADS_2