Anakku Malang ,Anakku Terbuang

Anakku Malang ,Anakku Terbuang
Usaha


__ADS_3

8 bulan kemudian


Kehidupan Icha sudah jauh lebih tenang, Edo sudah tidak pernah menghubungi nya bahkan mendatangi ke mess Icha , hanya ke dua orang tua Edo yang sering berkunjung ke rumah Bu Yanti dan Pak Yono untuk menjenguk Brillian.


"Kamu jadi ngajuin cuti lagi Cha "??tanya mbk Ana sembari membereskan meja kerja nya yang hendak pulang


"Iya mbak jadi ,soalnya udah pengen cepet cepet masalah rumah tanggaku kelar ,biar gak jadi beban dan omonga n orang "


"Kamu yakin Edo bakal terima perceraian ini "


"Itu urusan dia mbak ,,dulu dia yang bersikukuh meminta cerai dariku ,sekarang aku kabulkan",perlakuan dia satu pun juga gak ada yang bisa aku lupakan ,masih membekas di sanubari dan soalah menari nari di pelupuk mata ku " ucap Icha Sendu


"Ya sudah mbak cuma bisa doain semoga lancar dan masalah kalian cepet selesai , lagian kamu masih sangat muda ,kamu harus bisa melupakan trauma itu dan membuka lembaran baru .Alangkah baik nya kamu segera mencari pendamping dan ayah untuk Brillian sebelum dia beranjak dewasa dan menanyakan siapa ayah nya "


"Duhh kahhh ,Mbak Ana bicara apa sihh. Lagian aku bahagia seperti ini kok mbak ,fokus bekerja untuk membesarkan Brillian, Lagi an siapa juga yang mau menerima janda ber anak 1 mbak " ,


"Echhh echhhh ,jangan salah. Jaman sekarang janda lebih menggoda lohhh ,goda Mbak Ana sambil memicingkan mata "


"Sudah sudah mbakk ,,kok malah bahas kemana mana ,mendingan cepet kelarin beberes nya agar kita bisa cepet pulang ,udah gak gak tahan badan lengket semua pengen mandi dan rebahan "


"Owh yaa ,Roni seperti nya ada rasa sama kamu ,dari cara dia memandamg kamu kelihatan banget kalau dia naksir kamu ",


"uhukkkk uhukkk ,Icha refleks kaget dengar ocehan Mbak Ana.


*****


Dengan tubuh terlentang Icha berbaring di ranjang sambil menatap langit langit kamar nya yang terbuat dari papan kayu ber cat coklat tua ... Pikiran Icha masih berkelana teringat kata kata Mba Ana ...


"Apa iya aku harus mencari pendamping lagii ,, tapi rasa nya aku masih trauma takut kalau suami ku kelak mempunyai sifat kasar dan temprament kayak Mas Edo ,tapi kasian juga Brillian, masih di dalam kandungan sudah malang nasib nya ,bahkAn sudah terlahir pun tak pernah mendapatkan kasih sayang ke dua orang tua nya ,Malang sekali nasib mu nak " tak terasa air mata Icha menetes dari sudut netra nya


Drtttt drtttt drttttt ,


[sibuk gak Cha "??? ]


[enggak ,lagi santai kenapa ?]

__ADS_1


[ada hal mendesak yang mau aku bahas ]


[soal kerjaan kah ] ??


begitulah kira nya isi pesan Roni dan Icha melalui Aplikasi Hijau ,,


Beberapa saat tak ada balasn ,Icha bangkit hendak bangkit mengambil air minum.


Tok Tok Tokkkkk ,,


Ceklekkkkk ,,


"Hahhhhhh ,Roni "!!


Icha sontak kaget ketika melihat sosok pria tinggi putih dan mata sipit di balik pintu Bilik Mess nya ...


"hemmmm ,,biasa aja dong ,kek lihat hantu aja kaget gitu " sahut Roni


"Kamu thu ngagetin ,barusan kirim pesan kok tiba tiba udah nongol aja di depan kamar ,ada apa malam malam kesini "???


"yaelahhh ,baru juga jam 8 Cha "


"Embbbb ,anuu ,emmmm "


"Ngomong yang jelas , dintanya anu anu saja "


"duduk di teras yukk Cha biar enak kalau ngobrol "


Icha menuruti permintaan Roni ,


"Denger denger kamu mau ngajuin cuti lagi yaa " ,,apa ada urusan penting "???


"Owhh ituu ,iyaa Ron aku mau ngurus perceraian ku sama Mas Edo ,biar aku gak ada beban "


Serasa mendapat angin segarr tanpa ia sadari bibir Roni refleks tersenyum ,

__ADS_1


"Mau aku temani pulang kampung ??sekalian biar aku bisa ketemu anak kamu dan orang tua kamu " ,,pasti sekarang Brillian sudah mulai aktif ya "??


"iyaa ,,sudah mulai belajar berjalan ,gak usah lahh ,tanggung jawab mu kan juga banyak di kantor ,nanti kamu ambil cuti pas Natal an saja " ...


"sebenarnya ada yang mau aku omongin ke kamu Cha ,"


Tatap Icha penuh selidik menanggapi kalimat Roni ,


"Dari awal ketemu kamu sebenarnya aku udah kagum sama kamu ,rasa itu semakin hari semakin tumbuh bersemi dengan kedekatan kita yabg sertiap hari selalu bersama ,bahkan rasa kagum sudah berubah menjadi rasa suka ,dan ingin melindungi mu ,


Aku masih memikirkan cara untuk mengungkap kan nya sama kamu ,, ketika aku sudah memantabkan hatiku untuk menyatakan nya seketika rasa itu kandas waktu aku tau kamu sudah bersuami ", sekuat hati aku berusaha menepis rasa itu ,namun semakin hari semakin besar apalagi waktu aku tau kamu sudah di sia sia kan sama suami mu ketika kamu sedang mengandung " dan sekarang aku baru memberanikan diri untuk mengungkap kan nya karena aku sudah tak mampu untuk memendam lebih dalam dan menahannya ,


" Melisa Mau kah kamu menjadi pendamping ku ???"


Panjang lebar Edo menjelas kan isi hatinya dengan nada bergetar...


Icha hanya terdiam membisu ,seakan tak percaya dengan apa yang ia dengar barusan .Baru sore tadi Mbak


Ana bilang kalau Roni suka sama Icha dan malam nya Roni sudah mengutarakan perasaan nya .Tak terasa air mata Icha pun menetes dan dengan cepat Icha menyeka air mata nya agar tak terlihat oleh Roni.


"Embbbb,,, aku akuuuu "


"Kamu gak usah buru buru menjawab Cha. Jawab kapan pun selagi kamu sudah siap , aku harap ini gak akan merubah hubungan kita , aku mau kamu tetep bersikapseperti biasanya seolah tak ada apa apa , dan jangan membenciku karena sudah lancang mengungkap kan isi hati ku meski aku tau kamu masih berstatus istri orang "


Jantung Icha berdetak tak beraturan,tanpa Roni ungkapkan sebenarnya Icha pun sudah tau kalau Roni menyukai nya ,tatapan Roni tak bisa bohong ,dari cara dia berbicara dan perhatianya ke Icha dari situ Icha tau ,dan tanpa di sadari rasa suka juga mengalir dengan sendiiri nya di hati Icha ,meski Icha berusaha menepis namun perasaan tak bisa dibohongi , Icha sadar kalau dia masih ber suami dan sudah punya anak ,Perempuan mana yang tak terpikat dengan ketampananan Pria ber ras mongolia itu ..


"Ya sudah kamu istirahat ,kata kata ku tadi gak usah di pikir kan , aku pamit dulu ya ",


Dengan tatapan tulus dan senyum manisnya Roni berpamitan sama Icha yang hendak kembali ke kamar nya .


Ketiak Roni hendak bangkit ,lengan nya sudah di cekal dengan Icha ,Sontak Roni menoleh .


" iya aku mau "


singkat ,jelas dan tegas Icha menjawab tanpa harus berfikir dan mempertimbang kan nya ,karena Icha sendiri juga sudah menaruh rasa sama pria yang duduk di depan nya ..

__ADS_1


Saking bahagia nya Roni Refleks memeluk tubuh mungil perempuan yang sudah resmi menjadi kekasih nya itu ,, seakan tak percaya akan kenyataan yang di terima nya mata Roni sudah berkaca kaca dan membelai lembut kepala kekasihnya ,


"Percayalah aku akan membahagiakanmu dan Brillian " , bisikan lembut Roni membuat Icha tak bisa berkata apa apa dan membenamkan kan wajahnya ke dada bidang Roni .


__ADS_2