
Kringggg Kringgg Kringgg
Suara Alarm Membangunkan Icha dan membuyarkan mimpi yang mengiringi tidurnya ,
Dengan Mata Sembab Icha bangkit untuk segera menunaikan kewajiban 2 Rakaat .
Segala Perasaan Dan Keluh kesahnya Icha adukan kepada Sang Pemberi kehidupan.
Kepala Icha terasa pening , entah karena memikirkan masalah kemarin sama Suaminya atau kebanyakan menangis.
Sambil menyeruput Teh yang menemaninya setiap pagi Icha termenung memikirkan tiap bait perkataan suaminya kemarin .
"Baru kali ini Mas Edo Berbicara keras dan bersikap kasar, Ya Allah kenapa sekarang suami ku berubah seperti itu ,Seperti bukan Mas Edo yang aku ke kenal "Apa salah ku sama kamu Mas ?"
keluh Icha sambil menelangkupkan ke dua tangan di wajah nya .
Suasana kantor tampak sibuk seperti biasanya ,Di tengah kesibukan Icha tampak seorang Pria ber usia 25 tahun berjalan mndekati meja kerja Icha .
"Jangan lupa nanti siang jam 10 kita ada meeting dengan PT Jati Agung cha ,kamu siapkan berkas berkasnya ",1 jam lagi kita berangkat.
Suara Roni mengagetkan Icha ,
"Kita "???
Roni mengernyitkan Alis nya ,tampak bingung
"Kenapa kok kamu kaget, kan kita sudah biasa meeting bareng di luar kantor " jawab Roni enteng.
Roni Wiliam Pria Tampan berusia 25 tahun Asli berdarah Manado yang keturunan Ras Mongolia memiliki tinggi 175 cm ,berkulit putih dan mata sipit serta hidung yang mancung di tambah lesung pipi melengkapi ketampanan di wajahnya .
Tak sedikit kaum hawa di kantor nya yang menggandrungi ketampanan Roni ,bahkan berlomba lomba untuh meluluhkan hati sang Doi ,namun tak ada 1 pun wanita yang berhasil memikat hati Roni.
Roni sendiri sudah hampir setahun bergabung di perusahaan tempat Icha bekerja..
Sedangkan Roni dan icha berada 1 divisi jadi tak memungkiri kalau Roni dan Icha sering meeting bareng untuk project yang mereka garap .
"embbbbb ,, kita cuma berdua saja Ron " ,
"Iya kok kamu nanya nya aneh ,seperti kita baru pertama kali pergi meeting berdua."
Sambil clingukan Icha menggaruk nggaruk kulit kepalanya yang tidak gatal,dia bingung dan seperti enggan untuk pergi .
Seketika Icha teringat soal foto yang di tunjukkan Edo saat icha sedang kedapatan ber dua sama Roni di sebuah rumah makan ,
Icha malah melamun ,siapa yang mengirimkan foto itu ke Mas Edo , gak mungkin Mas Edo yang mengambil foto itu ,kalau dia ada di sana sudah pasti Mas Edo menegur langsung bukan malahh mengambil foto .
Memikirkan itu membuat kepala Icha tambah pusing ,Dia bingung harus menjelaskan bagaimana agar Edo sang suami tidak salah paham dan cemburu sama Roni.
"EhhHmmmm ehemmmm ,di tanya kok malah melamun", suara deheman Roni membuyarkan lamunan Icha..
Dengan malas Icha bersiap siap untuk pergi meeting sama Roni ,
"Kenapa pusing kepalaku dari tadi gak hilang hilang ",gumam Icha sambil menepuk nepuk kepalanya yang pusing ,apa mungkinn karena aku belum sarapan ,"pekiknya.
******
Di tempat Lain ,Rina yang suasana hatinya sedang bahagia karena mengetahui konflik rumah tangga Edo dan Icha tak menyia nyiakan kesempatan ituu .
__ADS_1
Dia tetep gencar mendekati Edo untuk menakhlukkan hati sang pujaan hati ,
" Nanti makan siang bareng ya mass ,dari tadi aku perhatiin murung terus ", Goda Rani
Edo yang sedang kacau tentang peliknya konflik rumah tangganya hanya acuh sama sikap Rina..
"Aku ada urusan ,kamu pergi sendiri saja ,toLak Edo halus dengan alasan ada urusan agar tidak menyinggung perasaan Rina ."
Sambil menahan kesal Rina hanya bergumam "sekarang kamu boleh menolakku ,kita lihat saja besok kamu akan bertekuk lutut memohon cinta kepadaku Edo " !!!
******
Uwekkkkk uwekkkkk uwekkkkk ,,
Sambil berjalan sempoyongan Icha bolak balik pergi ke kamar mandi ,kepalanya terasa berat dan perutnya sangat mual tak tertahan.
"Aku kenapa Ya Allah ,dari subuh perut mual tak tertahankan ,kepalaku dari kemarin juga terasa pusing",Dengan badan lemas Icha terduduk lesu di depan pintu kamar mandi.
Tokk Tokk Tokkk ,
Dengan badan lemas Icha terpaksa bangkit dan berjalan membuka pintu mess kamarnya .
"Kamu kenapa Cha ,kok pucat dan lemas seperti itu " Tanya mbak Ana ,teman sekantor Icha dan kebetulan Mess mereka bersebalahan.
Belumm sempat Icha menjawab pertanyaan Mbak Ana ,tiba tiba
Brukkkkk , Icha pingsan dan badannya berhasil di tahan mbk Ana
.Dengan sisa tenaga mbk Ana berteriak meminta tolong karyawan yang lain yang masih berada di Mess masing masingg .
*****
"aku di mana ini ,dia berhasil membuka mata dengan sempurna ,suasana tampak asing baginya ,Lalu ia menoleh ke kanan ke kiri.
"Rumah sakitt "??? Gumam Icha .
Tak berselang Lama mbk Ana dan temannya memasuki ruangan Icha sambil tersenyum ,Bersamaan dengan Langkah Dokter yang hendak memeriksa Icha
"Alhamdulilah kamu sudah sadar Cha " ,
"Aku kenapa mbak ,kenapa aku ada di sini ?" tanya Icha kebingungan .
"Apa yang di rasakan sekarang Bu ,apa masih pusing dan Mual " tanya dokter .
Icha hanya mengangguk pelan
Sembari tersenyum ramah Dokter menjelaskan ,
"Itu udah hal biasa yang di alami ibu hamil trimester pertama bu ,nanti saya kasih resep vitamin untuk mengurangi rasa mual ,Perbanyak konsumsi sayur ,buah dan air putih ,Kurangi kerja yang berat "
Icha hanya bengong dengan penjelasan Dokter,
"Maksut Dokter apa "?
"Ibu tidak tau kalau sekarang sedang mengandung dan usia kandungan ibu sudah memasuki minggu ke 5 "?
"Hamilll " icha tak percaya kebingungan dan terdiam.
__ADS_1
"Mbak aku hamilll??" tanya Icha kegirangan
"Iya cha sebentar lagi kamu akan menjadi ibu ,selamat yaa " Seraya memeluk Icha.
Suasana hati Icha tidak bisa di gambarakan, dia sangat bahagia akan kehamilannya , 2 tahun lebih ia dan suami menanti buah cinta mereka yang pertama..
Icha tak sabar ingin segera pulang dan memberitahukan kabar bahagia ini kepada suaminya ,
Icha yakin dengan kabar ini pasti Edo akan luluh dan rumah tangganya Harmonis seperti sedia kala.
Memasuki kamAr Icha segera menyambar gawai yang terletak di meja nakas sudut kamar nyaa
Tutttt tutttt tutttt
Sudah 3 kali Icha menghubungi Edo namun tak ada jawaban ,
[Mas ,angkat teleponku, ada kabar penting yang mau aku sampaikan kepadamu ]
[Apa kamu sibuk mas hingga tak bisa mengangkat telponku dan membalas pesanku ?]
[Masss]
Begitulah kira kira isi pesan Icha kepada Suaminya .
Sudah 30 menit Edo tak kunjung membalas pesan .
Sedangkan Icha dengan perasaan Gusar harap harap cemas tak sabar ingin memberitahukan kabar ini kepada suaminya.
[ Sesibuk itu kah kamu Mas ?]
Icha yang Masih lemas dan lelah menunggu balasan dari Suaminya akhirnya ketiduran di ranjang nya ..
Drttttt Drttt Drtttt ,Icha di kagetkan dengan suara gawai yang bergetar ,
Dengan mata terbelalak ,Icha segera mengangkat telpon itu ,tak Lain Edo suaminya yang Menelpon.
"hallo assalamualaikum mas ,Bagaimana kabarmu ,apakah kamu sibuk ? Ada hal penting yang ingin aku sampaikan mas ".
"Iya cepet katakan aku sedang sibuk "
,tanpa menjawab salam sang istri Edo malah menjawab dengan ketus .
"Apa ,hamill ???"
" dasar mur*han ,L*nthe ,kamu hamil sama siapa "?
"Pasti sama si Roni selingkuhanmu itu kan "
"Kalian urusi saja itu anak harammu ,aku sudah tidak peduli dan tidak mau melihatmu lagi ,jangan pernah hubungi aku "?
Dengan kata kata dan nada kasar lalu Edo mematikan panggilan teleponnya ,Tak Lupa Edo juga seketika memblokir Nomer Icha istrinya.
Begitulah kira kira jawaban Edo setelah mendengarkan penjelasan Icha.
"Astaghfirullah". ,,bagai di sambar petir di siang bolong Badan icha langsung tejatuh lunglai di lantai , "Kenapa dengan suami ku Ya Allah " ,apa salah ku padanya ,Sehingga dia begitu membenciku,bahkan dia tega tidak mengakui darah dagingnya dan mengatai anak kita anak haram "
Icha menangis sejadi jadi nya untuk meluapkan kekesalan dan kesedihan terhadap suami yang sangat ia cintai itu.
__ADS_1