
Hari hari Edo lalui dengan rasa bersalah dan penuh penyesalan ,Hidupnya seakan mendadak hancur .Edo sama sekali tak punya nyali untuk menemui Icha dan meminta penjelasan.
"Aku buatin kopi ya mas ,akhir akhir ini sepertinya kamu tak bersemangat , kalau ada masalah berbagilah sama aku ,jangan di pendam sendiri" ,,,
Rina yang tak berhenti mengejar cinta Edo seakan tak mau menyerah ,meski selama ini Edo selalu mengabaikannya .
"gak usah ,,jangan ganggu aku dulu ,aku lagi pengen sendiri " jawab Edo ketuss
"Rin ,1 lagi, Mulai sekarang berhenti menggangguku ,masih banyak di luar sana laki laki yang masih lajang dan jauh lebih baik dari ku ,Dan sampai kapanpun aku tak bisa membuka hatiku untukmu ,bahkan untuk perempuan lain .
Kata kata Edo seakan menjadi tamparan untuk Rina ,
Dengan rasa kesal dan sakit hati Rina berlalu meninggalkan Edo.
brakkkkk ,,
Rina membanting pintu untuk meluapkan kekesalan hatinya.
"Tuhan ,apa yang harus aku lakukan , apakah masih ada pintu maaf untukku "?
******
"Gimana kabar lian hari ini cha??"
tanya Roni sembari menyerahkan berkas yang harus di kerjakan Icha
"Alhamdulilah baik Ron ,tadi pagi aku sudah Video call kok "
__ADS_1
"nanti makan siang bareng ya,Sudah lama kita gak ngobrol bareng "
Icha menatap Roni penuh selidik ,gak biasa Roni berbicara agak intens begitu terhadapnya
"Ngobrol gimana ,kan tiap hari kita juga sudah ngobroll "
Embbbb ,yaa emmbb
Roni salah tingkah dengan pertanyaan Icha dan segera berlalu pergi .
" Aneh banget sikap thu anak ",gumam Icha
Drrtttt drttt drttt ,
Terdengar Sebuah pesan masuk ,Icha menyambar gawai nya dan membuka aplikasi hijau
[Maaf dek ,mas mau tanya apa betul Brillian itu anak Mas ?]
[Mas tau dan mas sadar kalau selama ini mas sudah sangat jahat terhadap kamu ]
[Bolehkan mas menemuimu Dek,mas ingin meminta maaf dek,ada banyak hal yang ingin Mas bicarakan. ]
Icha yang menatap nanar pesan dari Edo hanya tersenyum getir ,
"Pertanyaan konyol macam apa yang kamu lontarkan Mas? Semudah itukah kamu ucapkan kata maaf ?? tanpa berfikir bagaimana sakit dan menderita ku selama ini ,??"
Luka yang susah payah Icha kubur dalam dalam seakan tergores Lagi .Icha yang sudah mati Rasa terhadap Edo sudah tak sudi lagi untuk memperbaiki biduk rumah tangganya , kata anak haram sampai kapanpun terpatri di sanubari Icha tatkala Edo bersikukuh menganggap Icha mengandung dengan Laki laki lain ,
__ADS_1
"Tanpa ada perasaan kamu memakiku dengan sebutan wanita Murahan dan wanita hina.
Kenapa kini kamu hadir lagi di kehidupanku setelah aku susah payah menata kembali hidupku yang sudah kamu hancurkan berkeping keping !!!"
Dengan helaan nafas panjang Icha mulai membalas pesan Edo ,
"[ Walaikumsalam ,alhamdulilah kabar ku baik ,Maaf Mas itu anakku bukan anaknya Mas ,lagian Mas sudah membuang ku dan bayiku ,bahkan meyumpahi ku agar aku dan bayiku Mati saja ,kenapa sekarang di tanyakan.Apa Mas gak malu mengakui Anak haram dari wanita hina sepertiku anaknya Mas ? Mas silahkan kalau mau datang silaturahmi .Apa surat cerai sudah mas urus ?]
Jederrrrrr ,,
seakan dada Edo terbelah membaca balasan pesan dari istrinya yang menanyakan perihal perceraian.
[Apa kamu tidak bisa memaafkanku dek ?]
[ Mas menyesal dek ,Mas tau kesalahan Mas begitu besar dan tak mudah di maafkan , tapi Mas mohon dek beri Mas kesempatan]
Dengan tangan gemetar Edo mebalas pesan Icha
[Aku sudah memaafkan mu tanpa kamu meminta mas ,memaafkan bukan berarti melupakan ]
Meski Icha sangat mencintai Edo namun perbuatan Edo sudah betul betul menghancurkan icha ,bahkan perasaan orang tua Icha .Rasa cinta dan sayang yang dulu begitu dalam seakan kini sudah mati dan sirna seiring kesakitan yang Icha alami .
Kalimat Icha berhasil menampar batin Edo ,
Edo yang menteskan air mata tak sanggup untuk membalasss ,,
"Maafkan mas dek , Mas tau Kesalahan mas sudah tak pantas untuk di maaf kan ,Mas bener bener menyesal "sambil menatap gawai Edo menahan isak tanginya ,Menyesal pun juga tak akan merubah keadaan.
__ADS_1
*****