
Sinar mentari menembus celah celah bilik kamar Icha dan menggugah dua insan yang terlelap pulas dan sedang di mabuk asmara ,
"Bangun sayang"
,, Icha yang masih demam perlahan mengerjapkan mata nya yang masih berada di pelukan sang kekasih .
"hemmmm " tanpa menjawab Icha hanya berdehem sambil mengeratkan pelukan nya dan Roni meyambut nya .
"Aku gak kemana mana sayang" ,,
kebetulan hari itu hari Minggu jadi sejenak mereka berlibur melepas penat setelah 1 minggu penuh bekerja .
"Badan kamu masih demam??" tanya Roni lembut sambil memeriksa kening Icha .
Lagi lagi Icha tak menjawab hanya deheman saja,
Roni yang tau kalau kekasihnya ingin bermanja manja gak banyak bertanya lagi dan mengecup lembut kening Icha .
Cuppp ,Roni kembali mengecup bibir mungil kekasih ,Icha yang masih merem dan enggan membuka mata hanya pasrah menerima perlakuan kekasih nya
Cium*an Roni turun ke leher jenjang Icha ,dan menghujani cium*an yang sudah di penuhi g*irah cinta . banyak kismark memenuhi leher dan dada Icha sebagau tanda kepemilikan.
Sesekali icha melenguh dan mendes*h nikmat , karena perlakukuan Roni yang menggugah n*fsunya
"Boleh sayang "??????
Icha hanya membalas dengan senyuman tanda mengiyakan.
Tangan Roni sudah bergerilnya di dad* kekasih nya dengan menyes*p dan memainkan nippel yang sudah mengeras karena di penuhi g*irah .
Foreplay yang cukup lama membuat Roni sudah tak sanggup menahan g*irah nya, milik Roni yang sudah memberontak ingin menrobos milik kekasih nya .
Pergulatan hampir 1 jam membuat keduannya menerima pelepasan ber samaan .
__ADS_1
Tubuh mereka terkulai lemas dengan benda intim yang masih menyatu ..
Roni yang sangat mencintai kekasih nya hanya tersenyum puas bahagia sembari meraup wajah Icha yang di penuhi keringat akibat ulah nya .
Milik mereka masih menyatu dan Seakan enggan berpisah ,Roni yang di atas Icha dengan bibir yang menempel dan mengec*p lembut
"Maukah kamu menikah denganku "
Diatas ranjang Roni melamar Icha ,, Tanpa ada jawaban hanya senyum dan air mata yang menghiasi wajah Icha .
"Aku akan mempertanggungjawab kan perbuatan ku ,Segera urus perceraian kamu agar kita dapat segera menikah " ,
Icha hanya mengangguk pelan dan memeluk erat kekasihnya yang masih menindih nya .
Roni bergegas bangun mengambil handuk dan menggendong tubuh mungil kekasih nya untuk membersihkan diri ke kamar mandii ,,
Tokk Tokk Tokkk ,,
Berkali kali Mbak Ana mengetuk pintu namun tak ada sahutan ,,mbak Ana segera membuka gagang pintu ,
pandangan beredar ke sudut ruangan ,namun tak menemukan sosok Icha maupun Roni
"Kemana mereka " gumamnya
Mbk Ana berjalan kebelakang ,dan samar terdengar suara obrolan kecil dengan gemercik air .
"Astaga " sambil menutup mulut dengan ke dua tangan ,
Mbk Ana hanya bergudik geli dan segera memutar badan untuk keluar dari ruangan yang membuat perasaan nya dag dig dug ,
"Telpon Brillian geh ,aku kangen yank ,sekakian aku nau ngobril sama orang tau kamu bolehh ,hmmmm??? "
Icha mengangguk senyum dan segera menyambar gawai nya
__ADS_1
Hampir 20 menit Icha mnegobrol basa basi dengan ke dua orang tua nya dan sesekali mengajak Brillian berinteraksi karena Brillian sudah mulai bisa berbicara ,
Icha memberanikan diri untuk mengutarakan niat nya yang hendak mengenalkan Roni dan meminta restu .
"Embbbbb ,Pak ,Buk Icha mau minta maaf kalau Icha sudah banyak mengecewakan bapak dan ibuk "
"Kamu ngomong apa sih ndok ,jawab Pak Yono kalem .
"Icha mau ngomong hal penting Pak ,Bu ,tapi Bapak dan Ibu jangan marah yaa " tatap Icha memelas.
Pak Yono hanya saling pandang dan terlihat penasaran di balik layar gawai .
"Embbbb Icha mau ngenalin seseorang Pak , mungkin bapak dan ibu kaget secepat ini icha sudah dekat dengan laki laki lain pdahal Icha juga belum resmi bercerai dengan Mas Edo ,ku harap Bapak dan Ibu memberi Restu hubungan kami "
Icha yang masih takut dan khawatirr akan keputusan nya hanya tertunduk lesu .
"hhhhhhh ,"
"Bapak dan Ibu tidak melarang apapun yang membuat mu bahagia ndok ,, bapak senang kalau kamu bisa membuka hati dengan laki laki lain ,yang penting dia tulus menyayangimu dan ikhlas menerima statusmu dan Brillian , Kalau menurutmu dia baik Bapak dan Ibu pasti merestui dan mendoakan kalian ,tapi ingat pesan Bapak kamu madi berstatus istri Edo ,kamu harus bisa menjaga marwah kamu sebagai istri dan perempuan.."
Pak Yono berbicara panjang lebar dan tidak mengetahui kalau Roni ada di samping putri nya .
Deggggg ,,jantung Icha seolah berhenti berdetak mengingat kejadian tadi malam dan tadi pagi dengan kekasih nya .
Roni yang sedari tadi duduk di samping Icha ,mengenggam erat tangan kekasih nya yang terlihat raut sedih dan memahami apa yang di rasakan nya .
Icha segera mengalihkan gawai nya ke arah Roni yang dengan setia menunggu untuk berbiaca dengan Pak Yono dan bu Yanti .
Icha berlalu pergi memberikan ruang kepada Roni untuk berkenalan dengan orang tua nya dan meminta restu .
Karena ketulusan hati nya terhadap Icha dan Brillian dengan mudah Roni mampu meluluhkan hati calon mertuwanya .
Bahkan Roni sudah mencertikan semua nya mulai tentang pindah keyakinan,ras dan keluarga nya yang sudah menerima Icha dan Brillian.
__ADS_1
"Alhamdulilahh ,,Bapak dan Ibu ikut terharu. Bapak titip Icha , jaga baik baik putri Bapak "
Ada rasa sesak mendengar kalimat Pak Yono ,Roni yang merasa bersalah karena sudah meniduri Icha yang masih belum resmi bercerai dan belum menjadi kekasih halal nya .