
*******
"Ya sudah ndok ,kalau memang itu yang di inginkan Edo dan orang tua nya lebih baik kamu mengalah , uang bisa di cari yang penting kamu ikhlas ,sesungguhnya apa yang kita punya di dunia ini semua nya hanya titipan.Brillian merupakan harta tak ternilai dan tak akan tergantikan dengan apapun,itu anugrah dari Gusti Allah ,banyak di luaran sana perempuan yang menginginkan anak namun tidak di beri momongan sama Gusti Allah. Berikan saja uang yang di minta mereka , dan tegaskan jangan pernah datang ke rumah kita lagi ,anggap saja Brillian tidak punya Ayah ,Bapak sudah sangat sakit hatii ibarat Luka belum kering tapi mereka sudah menaburi garam ,perihh sangat perih hati Bapak " ...meski nada nya terdengar lembut namun bisa terlihat kalau Pak Yono menahan amarah karena kekecewaan dan sakit hati terhadap mantan mantu nya yang tak punya perasaan .
"Iya Pak ,maafin Icha yang selalu membuat beban pikiran Bapak Ibu " ,,ucap Icha lirih karena sudah tak mampu menahan air mata di ujung netra yang hendak jatuh .
"Kamu jangan ngomong seperti itu ndok,justru Bapak Ibu sedih kalau kamu punya beban masalah tapi di tanggung sendiri dan tidak mau berbagi sama Bapak dan Ibu kamu,itu tandanya kamu masih mengutamakan Bapak Ibu dalam setiap langkah mu ,apa tabungan mu cukup ndok untuk membayar uang yang di minta Edo dan orang tua nya ??" ,,
"Ingin rasanya Icha memeluk kalian ,kenapa setiap hari cobaan selalu datang silih berganti,, Ini rencana nya Roni Pak yang mau mengganti uang itu ,,karena Icha sudah cerita masalah ini sama dia,tabungan Icha insya Allah juga cukup kok Pak ,tapi Roni yang maksa mau bayar ",,,
"Masya Allah ,mulia sekali hati nak Roni ndok, Bapak doakan rejeki Nak Roni selalu di beri kelancaran dan keberkahan,,,Hanya Gusti Allah yang bisa membalas kebaikan Nak Roni .Namanya kehidupan pasti cobaan dan ujian akan selalu datang silih berganti ,itu bentuk sayang Allah kepada kita karena semata mata hanya untuk menguji iman kita ndok , yang penting kita sabar dan ikhlas ,serahkan semua nya sama Allah ,sesungguh nya Allah tidak akan menguji dan memberi cobaan di luar batas kemampuan kita ndok. sampaikan salam Bapak dan Ibu kepada nal Roni ,Bapak Ibu sangat bersyukur dan berterimakasih ,,
"Assalamualaikum Bapak ,ini saya Roni ,,
tiba tiba Roni menyahut Obrolan Pak Yono dengan Icha ,,
dan Pak Yono sendiri juga tak tahu kalau Roni sedari tadi duduk di samping Icha .
"Walaikumsalam ,Masyaallah nak ,kamu bisa mengucap salam " Pak Yono sontak kaget Roni yang tiba tiba menyahut dan mengucap salam ,sedangkan orang tua Icha juga tahu kalau Roni umat Kristiani"
__ADS_1
Roni yang merasa bersalah kepada Pak Yono dan Bu Yanti seolah tak mampu untuk ber cakap lebih banya lagi ,, Di benak nya masih tergamnar jelas dia sudah menghamili kekasih nya dan membuat kekasih nya harus terbaring sakit .
hhhh rasa lega menyelimuti ke dua nya , dan kini Mereka sudah saling memantabkan hati dan langkah nya untuk menuju ke jenjang pernikahan .
**********
Di sisi lain Edo nampak semakin frustasi dan terpuruk ,,dirinya tetap gak trima sudah di ceraikan sepihak sama Icha ,, namun apa boleh buat Yang Mulia Hakim sudah mengabulkan permohonan Cerai Icha. Mau tidak mau ,rela tidak rela Edo harus terima menyandang status Duda .
Meski dalam hati rasa sesak dan penyesalan selalu menghantui , namun waktu tidak bisa di putar kembali , mungkin ini hikmah dan pelajaran buat Edo agar tidak terlalu egois dan membuang sifat temprament nya , di pikiran nya masih ter ngiang kata kata Icha kalau Edo maupun keluarga nya tidak boleh menemui Brillian lagi .Sedangkan Edo sendiri sama sekali belum pernah bertemu apalagi memeluk darah daging nya yang sudah berusia satu tahun ..
Drtttt drtttt drttttt
Edo meraup kasar muka nya ,dan mengacak rambut nya kasar ,dia ingin menangis dan berteriak rasa nya .
Tokk tokkk tokkkk ,,,
"Hemmm sapa lagi ini malam malam kok bertamu " ,gumam nya . Edo yang masih malas terpaksa bangkit dan membuka pintu .
"Ngapain malam malam kamu kesini Rin " ,,, ??
__ADS_1
"embbbb ,aku cuma mau antar makan malam saja mas ,aku tau kamu dari tadi uring uring an dan pasti belum makan kan " aku cuma takut kamu kenapa napa apalagi sampai sakit ,jangan menyiksa diri juga Mas !!! ??
" Kamu gak perlu membuang buang waktu dan tenaga mu hanya untuk laki laki sepertiku Rin , kamu baik ,cerdas banyak yang jauh lebih baik dari ku yang pantas untuk menjadi pendamping mu ,lagian aku sudah duda punya anak ,dan kerjaan ku mungkin juga akan berakhir karena aku sudah sangat merugikan perusahaan,apalagi yang mau kamu harapkan dari ku "??? ,,,
Rina tak bergemingg ,,hatinya berdesir perihh ,dia sungguh tak menyangka kok sampai hati laki laki yang di sukai nya dan membuat nya rela menunggu selama ini berkata seperti itu ,, air mata Rina sudah menumpuk di ujung netra ,bibir nya terasa kelu .Tak tahu mesti mengungkapkan perasaan nya saat ini seperti apa .
Sesaat mereka hanya terdiam dan saling pandang ,, Ke dua netra mereka bertemu dan Rina menatap Edo Lekat lekat ,
"tatap mataku dan katakan kalau kamu tidak ada rasa sedikitpun padaku mas "!!!
Hhhhhh Edo menghela nafas panjanggg
"Untuk saat ini perasaan ku sudah lah tidak penting lagii ,,di pikiran ku hanya ada Icha dan anakku Brillian " ,, kamu tidak tahu bagaimana sakit nya di cerai kan sama orang yang kamu cintai ,bahkan sedetikpun aku belum pernah melihat langsung apalagi memeluk darah daging ku "
Edo dengan suara parau dan nada bergetar mengungkap kan perasaan yang menyiksa nya.
Rina yang mendengar hal itu seolah ter iris iris hati nya , kini Rina sadar kalau sifat egois nya malah menyakiti dan menghancurkan hidup orang yang di cintai nya. Rina yang susah payah menghancurkan rumah tangga Edo dan berharap Edo jatuh ke pelukan nya nyata nya salah besar .Bahkan Rina sudah tak pernah lagi melihat ada senyuman yang menghiasi wajah pujaan hatinya .
"Ingin ku memeluk mu dan ucapkan maaf, maaf kan aku Mas " ,batin Rina .
__ADS_1