ANOTHER WORLD : A RANDOM GAME

ANOTHER WORLD : A RANDOM GAME
ACT 27


__ADS_3

CHAPTER 27


1Setelah turnamen berlalu mereka menuju cafe untuk merayakan kemenangan mereka walaupun ya pertarungan mereka sedikit kerepotan saat bertanding. Ternyata cafenya tidak seperti di tokyou karena desainnya yang seperti zaman dahulu dan kuno sekali tidak seperti dalam bayangan Hideko dan Sora lakeran mereka adalah orang dari dunia laim namun, untuk Sato semua ini sudah sangat terbiasa dengan hal tersebut, mereka pun masuk kedalam dan tiba - tiba ada seorang pria dengan hudi yang menutupi wajahnya yang datang dan berkata. " Halo, kalian pasti adalah salah satu peserta dari turnamen tadi ya?".


Mereka pun menganguk, Pria itu tersenyum dan ia langsung berkata semua yang akan mereka pesan ia yanh bayar. Dengan perkataan pria tersebut mereka pun berterimakasih, mereka pun memesan makanan dan minuman setelah itu mereka makan bersama. Selesai makan mereka segera kembali keluar dan diantar oleh pria tersebut namun, mereka masih belum mengetahui identitas dari pria misteri tersebut.


Mereka pun kembali melihat- lihat kota, ternyata kota angin sangat indah diseluruh bagian kotanya terdapat berbagai jenis bunga mulai dari bunga matahari, bungga lavender, bungga angrrek, bungga mawar, dan sebagainya.


Dan ditengah - tengah kota terdapat satu buah air mancur dengan patung dua buah ikan mengeluar air dari mulutnya dan juga terdapat empat buah bangku taman disekitar air mancur tersebut dan juga ada penjual es krim. Sato pun bercermin pada air mancur tersebut karena pantulan dari air tersebut Sato bisa bercermin, dan dalam air mancur tersebut ada sebuah koin emas kecil dan Sato pun mengambilnya.


Mereka pun duduk di bangku tersebut untuk melepas penat sejenak. Di bawah terik matahari yang menyengat mereka tetap berjalan untuk melihat keindahan dari kota tersebut, dan saat mereka melihat kearah kiri mereka menemukan sebuah gang kecil dan karena penasaran mereka masuk kedalam gang tersebut dan tidak disangka mereka keluar mereka melihat sebuah rumah kaca yang dipenuhi tanaman hijau dan berbagai macam bunga yang indah, mereka seakan sedang berada di dalam hujan hijau.


Mereka pun masuk ke dalam dan didalam mereka disambut dengan lemah lembut dan ramah sekali, mereka pun diajak melihat - lihat bunga - bunga dan tanaman - tanaman yang sangat unik, Hideko dan Sora baru pertama kali melihat pohon dengan ukuran yang tidak biasa yaitu setingi mereka walaupun dilingkungan mereka sebelumnya ada pohon dengan seukuran anak SMA namun, yang ini sangatlah berbeda karena warna dan bentuk yang yang unik.


Mereka sampai di sebuah pintu dan saat dibuka terdapat hutan buatan dengan pohon - pohon yang begitu banyak dan juga terdapat sebuah danau kecil berwarna warni, danau tersebut terdapat ikan - ikan yang unik ada ikan yang berwarna - warni ada juga ikan yang menyala seperti lampu saja.


Mereka juga diperbolehkan masuk kedalam danau tersebut namun, mereka menolaknya. Setelah berkeliling dan melihat beberapa hewan yang aneh mereka pun kembali untuk melihat - lihat kota angin tersebut.


Mereka menemukan begitu banyak hal baru mulai dari manusia berkepala anjing dan juga berkepala kucing ataupun burung. Kota ini sudah seperti dalam cerita dongeng saja namun, pengalaman ini sangat menyenangkan dan juga begitu seru bisa mengetahui hal baru yang tidak dapat mereka temui di tokyou, karena di tokyou mereka tidak menemukan manusia berkepala kucing ataupun anjing. Mereka pun mulai lelah karena sendari tadi berjalan kaki membuat kaki mereka pegal - pegal.


“ Istirahat yuk” Ucap Hideko.


“ Iya” Jawab Sora dan Sato.


------------------------------------------__________________________---------------------------_________________


Sato dan Sora merasa binggung mengapa Hideko terlihat tidak lelah sedikit pun, padahal mereka baru saja menyelesaikan turnamen yang melelahkan. Hideko justru terlihat sangat senang dan tidak merasa lelah sama sekali, apa kakinya terbuat dari baja. Sepertinya Hideko juga lelah namun, ia ingin sekali berkeliling kota ini. Saat mereka sedang lengah Hideko tiba -tiba berlari entah kemana dan mereka pun mengejar Hideko.


“ Hey, kamu mau kemana?!!” teriak Sora.


Setelah mereka ikuti cukup jauh ternyata Hideko berhenti di sebuah toko seperti cafe namun, tampilan dari kafe tersebut sangat berbeda dari cafe yang pertama kali mereka kunjungi tadi. Untungnya Sato dan Sora berhasil menyusul Hideko dan tidak kehilangan jejaknya.Mereka sangat penasaran dengan kafe tersebut dan langsung memasuki toko tersebut.


Saat mereka masuk tiba- tiba ada seorang wanita langsung memeluk Sato, dan seketika ia terkejut setengah mati.

__ADS_1


“ Kakak” Teriaknya.


Sato semakin bingung karena tiba - tiba saja dan bahkan ia tidak mengenalnya. Wanita itu langsung melepakan Sato dan membungkuk untuk memninta maaf karena kesalahannya karena Sato sangat mirip dengan Kakaknya.Sato pun tertawa karena tingkah dari wanita tersebut yang begitu lucu layaknya anak kecil yang tersesat pada pusat perbelanjaan. Wajah wanita tersebut memerah karena sangat malu, siapa yang tidak malu dengan hal tersebut.


“ Oh iya selamat datang di café kami perkenal kan nama saya Nera^^” Ucap Nera.


Semua menganguk dan memberi tahu nama mereka pada Nera.


Hideko , Sora, dan Sato melihat – lihat café tersebut dan kafe nya sangat bagus dengan interior perpaduan bunga dan cat putih yang elegan seperti cafe di tokyou.


-------------------------------------------------__________________________------------------------__________-------


Saat mereka sedang menikmati kofi di kursi sofa yang begitu empuk di cafe tersebut namun,secara tiba- tiba makhluk aneh muncul dengan rambung berantakan (Kai) muncul.


“ Kalian tidak mengajaku” Teriak Kai ditelinga Hideko.


“ Hei, jangan berteriak di telinga ku… telinga ku nanti rusakk” Teriak Hideko.


Sora dan Sato melihat Kai dengan rambut berantakan.


“ Hmm, halo dek ada yang salah dengan wajah ku?” Tanya Kai kebingungan.


Hideko menghilang…


“ Ya ampun anak ini hilang kemana lagi?” Tanya Sato.


----------------------___________________________-------------------------____________________----------


# Sementara Hideko.


Ternyata Hideko sedang mengunjungi hotel teman – teman nya.


“ Yukiko chann” Teriak Hideko.

__ADS_1


Yukiko terkejut karena Hideko tiba – tiba membuka pintu kamar nya.


“ Eh, Hideko gimana kamu masuk babak berikut nya?” Tanya Yukiko.


“ Iya” Jawab Hideko.


Yukiko sangat senang sekali dengan kabar yang ia dengar.


Hideko bertanya dimana Haruto.


Yukiko hanya menunjuk ke arah kasur. Ternyata Haruto sedang tidur pulas sekali.


Hideko mengambil bantal dan melempar nya tepat di wajah Haruto.


Haruto langsung terjatuh dari kasur.


“ Hei kamu tidak ada perkerjaan lain apa selain menganguku?, Oh iya kamu masuk ke babak berikut nya?” Ucap Haruto.


“ Iya” Jawab nya.


Haruto begitu senang sekali.


Hideko mencari Kakek Hara namun, tidak ada di mana pun.


“ Yukiko dimana kakek?” Tanya Hideko.


“ Aku juga tidak tahu “ Jawab Yukiko.


“ Aku pergi dulu ya” Ucap Hideko.


“ Iya” Jawab Yukiko.


Hideko pun keluar .

__ADS_1


Dan kembali menuju hotel peserta.


__ADS_2