
CHAPTER 31
Keesokan hari nya Hideko terbangun pada pagi hari, bahkan
terlalu pagi. Ia pun duduk dalam keadaan masih setengah tersadar.
“ Hmm, Yang lain belum bangun.”
Tiba – tiba Hideko dikejutkan oleh seseuatu di dalam selimut
yang tengah duduk memandang tembok.
Saat berbalik ternyata itu adalah Pangerann Yokohama dengan mata panda dan mata yang merah sekali.
“ Apa yang terjadi dengan mu?.”
“ Ini semua karena dirimu!.”
Hideko terheran – heran,ternyata malam itu Hideko mendengkur keras sehingga membuat Pangeran
Yokohama tidak dapat tidur malam itu, Hideko meminta maaf karena ia mendengkur
namum, omongan tidak didengar karena Pangeran Yokohama sudah tertidur di dalam gulungan
selimut.
Hideko bangun dan membuka jendela untuk merasakan udara pagi
yang sejuk, setelah itu Hideko membangun kan Sato yang tidur di sofa kamar, Kai
yang tidur di kasur, dan Yuna yang berada di lantai dengan selimut dan bantal.
Semua pun bangun, pagi ini Sato kembali lah yang memasakan
sarapan untuk mereka pagi ini. Pagi ini mereka menyantap panecake dengan madu
dan blubbery di atasnya dan tentu saja mereka tidak melupakan Pangeran Yokohama
yang masih saja tidur di dalam gulungan selimut.
Hari ini adalah hari
dimana mereka harus bersiap – siap, karena stange selanjutnya akan segera di
mulai, tepatnya tiga hari lagi.
“ Hosh, kita akan mulai berlatih dan kita akan dilatih oleh
kake Hara lagi.”
Kakek Hara pun datang , matahari sudah mulai tinggi mereka
akhirnya mulai berlatih. Mereka berlatih hingga matahari tengelam, atau tepat
nya hingga sore hari tiba. Setelah berlatih mereka beristirahat agar bisa
berlatih esoknya. Lusanya mereka berlatih kemampuan mereka mulai meningkatkan
healt dan power dari mereka.
<><><><><><><><><><><>>>><><><><<< data-tomark-pass ><><><<<< data-tomark-pass ><><><>>><><><<<< data-tomark-pass ><>><><><><< data-tomark-pass >..
Pertandingan mereka pun tiba – para finalis yang lolos
segera memasuki arena.
“ Selamat untuk empat regu yang telah meju ke babak selanjutnya, kali
ini pertandingan nya akan membara melihat perjuangan empat regu yang akan
memperebut kan maju ke babak selanjutnya, jangan kemana – mana kita akan
kembali lagi.”
Semua regu bersiap, dan kali ini regu Kagayaku akan
berhadapan dengan regu Eien no yami, regu yang tak mudah untuk dikalah kan.
Pertandingan dimulai semua orang menonton dengan gembira, karena tahun ini
__ADS_1
bukan turnamen yang biasanya kali ini lebih menarik karena adu pedang kali ini
benar – benar dasyat sekali.
Namun, di tengah – tengah turnamen langit tiba – tiba gelap,
entah apa yang akan terjadi kali ini, angin juga bertiup kencang dan beberapa
kilat menyambar arena membuat para penonton ketakutan, begiotu pula dengan
peserta ada yang berlari keluar arena, tersisa hanya Regu Kagayaku dan beberapa
angota pengaman area.
Dari arah langit yang gelap dengan awan yang mengulung tebal
datang lah seseorang mengunakan jubah yang panjang dan seperti ia adalah
seorang wanita. Dan disusul oleh tiga
orang mengunakan jubah yang juga panjang namun, berwarna putih cerah.
“ Kami tidak akan membiarkan mu pergi.” Teriak salah seorang
tersebut.
Terdengar suara seorang pria dari salah seorang di antara
mereka bertiga ‘ kembali lah jangan pergi ke kegelapan andromeda’.
Mereka sangat kebingungan sebenranya apa yang terjadi kali
ini, tak lama kemudian Yukiko, Sora, Haruto datang.
“ Ada apa ini?, kami mendengar ada kekacauan disini?!.”
Tanya Haruto.
Mereka juga sama binggung karena, mereka tidak mengetahui
apa yang terjadi. Terjadilah perdebatan entah apa yang mereka bicarakan karena
Salah satu orang tersebut turun dan memberikan sesuatu pada
mereka bahwa semua kejadian ini adalah urusan mereka, dan meminta untuk mereka
segera pergi namun, hanya Sato yang tidak diperbolehkan untuk pergi.
Sato sendiri kebinggungan kenapa ia tidak diperboleh kan
untuk pergi, Haruto, Yukiko, Sora, Kai, dan Hideko menolak untuk pergi.
“ Hmp, jika begitu bantulah kami.”
“ Baik!.”
Mereka secara tiba – tiba berpindah tempat, entah di mana
itu mereka berada di tengah hutan dengan sebuah jembatan yang menyambung pada
suatu perbatasan.
Wanita itu tertawa dengan sengat keras, dan ternyata mereka
kalah jumlah karena wanita itu memiliki bala tentara trolls yang beragam
bentuk, ukuran, dan tinggi. Para Trolls itu membawa beragam senjata mulai dari
kapak, palu thor, ikan raksasa, tongkat base ball yang di lilit oleh kawat.
Mereka berdatangan Dari arah jembatan namun, mereka tidak
dapat melewati jembatan, seperti ada barikade yang tidak terlihat membuat para
trolls tidak dapat melewati jembatan tersebut.
“Cih, itu tidak akan menghalangi ku, aku hanya ingin dirimu anakku.”
Seketika mereka sontak kebinggungan apa maksud dari wanita
__ADS_1
tersebut, APA maksudnya siapa?, Siapa?.
Wanita itu tersenyum seperti 1blis, wanita itu menunjuk kearah Sato, sontak
membuat semua heran kenapa bisa?, apa kakek Hara yang tellah berbohong pada
mereka.
Wanita itu turun menghampiri Sato, membuat semua orang
terkejut, Sato terus mundur berusaha menghindari wanita tersebut hingga ia
terjatuh.
“ Ayolah sayang, mari kita kuasai seluruh
dunia, aku hanya membutuh kan dirimu untuk membangkitkan kembali pasukan ku,
aku berjanji tidak akan mengangu teman – teman mu, aku hanya ingin dirimu
memberikan semua kekuatan mu untuku agar kita dapat menaklukan seluruh dunia.”
Salah seorang dari ketiga orang berjubah putih itu tertawa
terbahak – bahak, mereka hanya bisa terdiam menyimak perdebatan mereka.
Seketika langit bertambah gelap, begitu pula di kota angin.
<><><><><><><><><><><><< data-tomark-pass ><><><><><><><><><><><><><><>><><><><>,><><><<
Di kerajaan Elf juga terkena dampak atas semua ini, begitu
pula di kerajaan Fantasy world yaitu kerajaan Putri Seina juga terkena dampak
dari semua ini, lalu kerajaan Demi human juga terkena dampak tersebut, kekuatan
nya begitu dasyat sehingga semua terkena pengaruh tersebut dan seluruh kerajaan
mengalami kegelapan total sampai cahaya matahari tak dapat menembus kegelapan
ini, bahkan hewan tidak berani untuk
keluar dari sarang mereka, orang – orang
tidak berani tuk keluar rumah mereka karena kegelapan yang menyelemuti seluruh
kerajaan.
Wanita itu tertawa lagi kali ini ia mengatakan jika mereka
tidak segera menyerah maka wanita itu akan menhancurkan seluruh kerajaan dapat
sekali sentikan jari.
“ Apa kah wanita itu Thanos dengan sarung tangan Inviniti
stone ya?.” Bisik Hideko pada Kai dan ia berusaha menahan tawa.
Barikade itu sepertinya akan hancur tidak ada yang dapat
mereka lakukan lagi, Tiba – tiba ketiga orang tersebut mengeluarkan sebuah
segel agar wanita itu kembali ke tempat asalnya.
“ Hei – hei, ini tidak adil kalian menyerang terlebih dahulu .”
“ Termpatmu seharus bukan disini, tapi di
neraka.”
“ Eee, aku hanya ingin bermain sebentar, lagi pula disana membosankan
sekali.”
Tiba – tiba
seseorang datang dengan membawa sebuah pedang besar, siapa itu?.
“ Apa kabar
__ADS_1
semua.”