ANOTHER WORLD : A RANDOM GAME

ANOTHER WORLD : A RANDOM GAME
ACT 40


__ADS_3

Sora dan juga yang lain nya berdiskusi dalam beberapa detik yag tersisa untuk menyerang makhluk tersebut


dan menghancurkan juga perisai tersebut, baru saja Sora akan mengeluarkan senjata kaki dan juga tangan nya sangat kaku sekali bahkan hampir tidak bisa bergerak, Sora baru memalingkan wajah nya beberapa detik namun teman - teman nya sudah mengeras menjadi batu.


 "Aaa.. baiklah rencana B."


 Sora sudah merencana kan jika sampai teman - teman nya menjadi batu maka cara terakhirnya hanyalah memutuskan saraf pengelihatan nya, karena makhluk itu itu berkata walaupun mereka menutup mata tetap saja


mereka akan mengeras jika masih berada di sekitar perisai tersebut.


 "Huh, baiklah mungkin ini kedua kali nya aku kehilangan pengelihatan ku."


Saat Sora kecil ia pernah mengalami buta sementara karena sebuah insiden yang terjadi namun, seiring waktu berjalan mata nya sembuh dan ia bisa kembali melihat dengan normal. Walaupun pilihan ini memang berat namun, ini adalah satu - satu nya cara agar semua selamat dari bahaya ini. Setelah melakukan hal tersebut Sora membalut matanya dengan perban.


" Hei hei ini sudah lima puluh detik, melewati perjanjian."


 Sora pun keluar dengan kedaan nya sekarang ini, dan benar saja badanya yang asalnya kaku sekarang menjadi seperti biasa kembali. Makhluk tersebut mengagumi kepintaran nya tersebut, dan ia salut pada Sora untuk mengorban kan kedua matanya demi teman - teman nya. Namun, Sora memberi isyarat tangan untuk makhluk tersebut maju dan melawan nya seorang diri.


 " Hahah.. kau sekarang ini buta dan tidak bisa melakukan apa pun, dasar bodoh."


 Sora sedikit tersenyum, walapun ia tidak bisa melihat namun indra pengelihatan, pendengaran,penciuman, dan perasa semakin tajam,Baginya ini bukan masalah yang besar, ini sangat mudah untuk di tangani olehnya. Sora memutari makhluk tersebut sembari memutar - mutar pedang nya, untuk bersiap menyerang. Saat ia lengah Sora akan menghancurkan perisai medusa tersebut lalu mengahancurkan nya sampai berkeping - keping. Sora berlari


sekencang mungkin untuk membuat pusaran debu, sehingan makhluk tersebut tidak akan bisa melihatnya saat mengambil perisai tersebut.


Saat debu mulai tebal ia segera mengambil perisai tersebut namun, ternyata gerakan nya dapat di baca olehnya

__ADS_1


sehinga Sora di cekik dengan kuat oleh tangan nya yang memiliki kuku sangat tajam. Sora mengayunkan tuuh nya dan membanting nya sekuat mungkin agar ia mudah menyerang nya.


 " Wah.. wah..wah.. ku akui kau sangat lah pintar ya, tapi itu tidak akan berhasil."


 "BLACK BOMMER."


 Sora seketika terpental hingga mengancurkan dinding Goa, rasanya tubuhnya sudah tidak mampu bertahan lagi


namun demi teman - teman nya ia rela melakukan apa pun meski harus menyerahkan jiwa nya sekali pun. Sora langsung bangkit lagi dan memfokus kan seluruh kekuatan nya pada tangan nya. Sora mengepal tangan nya dan berlari sekencang mungkin ke arah makhluk tersebut. Namun, ternyata serangan nya dapat di tangkis dan makhluk tersebut menarik kaki Sora lalu membantingkan nya ke tanah sampai terbuatlah lubang yag sangat besar.


 Sora bertarung hanya mengunakan tangan kosong, pedang milik nya sudah terbelah menjadi dua namun hal itu tidak cukup untuk menghancurkan semangat nya. Sora mengambil patahan dari pedang nya dan berlari kembali sembari mengarah kan pedang nya ke depan. Ia kembali bisa membaca pergerakan Sora, kali ini ia mencengkam kepala Sora lalu membantingkan nya berkali - kali ke tanah. Rasa sakit yang tak tertahan kan terasa di seluruh


badan nya, namun ia terus berusaha bangkit kembali apa pun yang terjadi pada nya ia akan tetap terus berusaha hingga tetes darah terakhir pun.


 " Bagaimana kau sudah menyerah?, jika belum mari ku hancurkan tulang rusuk mu terlebih dahulu."


mengarahkan telunjuk nya pada makhluk tersebut, ia berkata bahwa ia pasti akan bisa mengalah kan nya bahkan jika harus membuatnya cedera berat pun ia tak peduli.


 "DARKNESS FIST."


 Tiba - tiba sebuah serangan menyerang padanya dan itu sangat lah tidak terduga, Sora terpental hingga menembus dinding Goa lagi.


 " Apakah ini akhir dari Hidup ku?, apakah aku bisa menikah? kurasa tidak."


 Sora pun menutup matanya dan tidak sadarkan diri, Tiba - tiba ia berada di sebuah tempat berwarna putih. Ia berfikir bahwa ia telah di surga karena ia sudah mati namun, tiba - tiba seorang pria berbadan kekar dan tinggi datang menghampiri nya. Pria itu berkata " aku bisa meminjamkan kekuatan ku." Pria itu tersenyum lalu pergi dan ia berpesan untuk mengunakan kekuatan tersebut untuk kebaikan, jika ia berani melangar maka Sora akan menerima konsekuensi nya.

__ADS_1


 Sora pun kembali pada tempat terakhir kali ia tak sadarkan diri, terlihat makhluk tersebut sedang berEvolusi


menjadi sebuah ular yang memiliki sayap burung dan juga rambut putih, berbeda dari sebelum nya dimana ia hanya makhluk yang seperti manusia namun sekarang ia menjadi sangat mengerikan.


 " Kau rupanya kembali dari kematian ya... Tapi kau akan kembali mati untuk selamanya!!."


 Sora kembali mengarahkan telunjuk nya pada nya dan mengatakan bahwa kali ini ia akan bisa mengalah kan nya. Tiba - tiba cahaya terpancar dari arah Sora yang membuat makhluk tersebut ketakutan namun, hal itu tidak bisa membuat makhluk tersebut menyerah. Kali ini gerakan nya dua kali lebih cepat dari sebelum nya dan jauh lebih cerdik dari sebelum nya. Tiba - tiba Catty muncul dan langsung melompat ke arah Sora, Catty berubah menjadi sebuah baju zirak berwarna perak dengan ekor dan juga cakar, yang membuat pergerakan Sora lebih cepat dan juga mengurangi rasa sakit yang akan di terima Sora.


 "PERINGATAN HP MU MULAI BERKURANG DENGAN CEPAT!."


 Sora menghiraukan hal tersebut dan melanjutkan pertarungan nya yang belum selesai sendari tadi. Sora yang menjadi cepat segera berlari menuju belakang makhluk tersebut dan menendang kepala nya. Perisai yang ia pegang terjatuh, karena tak ingin membuang waktu ia segera melempar perisai tersebut lalu mencakarnya namun saat itu terjadi ternyata perisai yang asli ada di dada sang makhluk membuat ia terpaksa harus mengalahkan makhluk tersebut terlebih dahulu agar mudah mencakar perisai tersebut.


 " Sora klik tombol bergambar ekor dan juga mata."


 Sora segera mengikuti perintah dari Catty, tiba - tiba ia bisa melihat layaknya seekor kucing dan juga ia dapat


mengendali kan ekornya untuk bergantung ataupun melakukan hal lainnya. Sora sangat kagum dengan teknologi tersebut, ini pertama kali nya ia mengenakan Armor sehebat ini. Ternyata ekor nya juga bisa lepas dan dapat di gunakan untuk di jadikan sebuah tongkat pemukul.


 " BATTLE STAR IN ONE, TWO, TREE GO!."


 Di atas makhluk tersebut terdapat Hp yang baru sedikit berkurang, Sora berlari sekencang mungkin dan menarik ekor nya lalu membating kan nya berkali - kali, rasanya kekuatan nya meningkat berkali - kali lipat dari sebelum nya dan juga rasa sakit di tubuh nya sudah sedikit berkurang, lalu Hp nya mulai bertambah sedikit demi sedikit namun nampaknya tetap saja tulang nya masih terasa sakit.


*


*

__ADS_1


*


 To be continue


__ADS_2