
Rak tersebut terbuka dan dalam rak tersebut sangat lah gelap sekali bahkan tidak ada cahaya yang masuk ke dalam ruangan tersebut. Sora dan Hideko mencari penerangan untuk masuk ke dalam itu jika tidak ada penerangan mungkin mereka bisa tersandung, mereka pun mulai mencari penerangan mungkin saja ada senter atau pun penerangan yang lain seperti lilin. Setelah menemukan penerangan mereka berdua masuk ke dalam tempat gelap tersebut namun, tiba - tiba bayangan yang cepat melesat tepat di hadapan mereka.
" Siapa di sana! keluarlah cepat jangan sampai aku lempar kau dengan sepatuuuuu, keluar kaauu!."
" Hideko kau mengulang kata -kata mu, hantu nya akan pusing jika kau terus mengulang kata - kata mu."
Tiba- tiba seseorang muncul dan ternyata orang tersebut adalah salah satu peserta dari game ini, ia bernama Tomi dan ia berasal dari korea. Ternyata game tersebut sudah menyebar hingga luar negri, Tomi adalah anak yang hilang sama seperti mereka, Tomi menghilang saat sedang bermain game tersebut dan ia mengalami kejadian yang sama dengan mereka berempat.
" Perkenalkan aku Tomi, aku sudah lama terjebak di game in, dan ya aku sudah sangat berpengalaman hahahaa aku senior kalian."
" Dia berbicara apa?." Bisiknya pada Sora.
Tomi menepuk dahinya, Tomi lupa bahwa mereka seperti nya tidak mengerti bahasa korea. Tomi pun mengulangi kata - kata nya dan menghilang kan kata - kata terakhirnya namun dengan bahasa ingrris agar mereka mengerti, tanpa berlama - lama lagi pun Hideko dan Sora memperkenalkan dirinya.
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
Sementara Hideko dan Yukiko yang berakhir di sebuah gudang yang berisi alat - alat olahraga yang masih tertata rapi.
" Aaaa kenapa kita bisa berakhir di sini." Ucap Yukiko.
Haruto hanya diam dan tidak tahu harus berbuat apa, rasanya otak nya sudah berhenti merespon. Haruto dan Yukiko sudah buntuh dan tidak tahu apa yag harus di lakukan lagi selain saling tatap menatap kebingungan.
" Otak ku sudah berhenti merespon."
Haruto dan Yukiko hanya duduk dengan kebingungan, karena satu - satu nya orang yang pernah bermain game teka - teki hanya lah Sora.
__ADS_1
TIba - tiba ada seseorang yang berteriak dari luar pintu, Haruto dan Yukiko melihat keluar dan ternyata ada seseorang yang di kejar oleh orang mengunakan topeng babi. Orang yang mengejar tersebut melihat pada Yukiko dan Haruto,seketika mereka saling tatap menatap.
" Apakah kita harus lari?."
" Sudah jelas bodoh!."
Haruto dan Yukiko berlari sekencang mungkin dan saat mereka melihat ke belakang ternyata orang tersebut mengejar mereka, larinya sangat cepat sekali. Mereka berdua mencoba berlari sekencang mungkin, Yukiko menyempatkan untuk memotret orang tersebut namun, saat di lihat nickname dari orang tersebut tidak terlihat.
" AAAA rasanya sudah seperti di kejar impostor, kita harus cepat melaporkan orang tersebut Yukiko ayo kita ke lapangan untuk melaporkan mereka."
" Tapi apa ini tidak terlalu mudah? Jika ini adalah game teka - teki kenapa sang pembunuh terlalu menonjol? tungu - tungu kita harus menemukan Sora dan Hideko terlebih dahulu, mungkin mereka mengetahui beberapa hal."
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
Kode tersebut adalah " 54151."
Sora kode ini bukan lah kode, melainkan nama orang yang di tulis mengunakan angka jika di baca mengunakan huruf " Saisi". Tomi seketika mengingat sesuatu, ia ter ingat pada wanita yang merupakan salah satu host dari permainan tersebut.
Tomi menjelaskna pada Hideko dan Sora bahwa ini merupakan permainan jebakan. Karena sudah mengetahui siapa pelaku nya mereka segera melapor. Mereka menekan tombol yang berada di tengah lapangan tersbeut.
"Tombol telah di aktifkan, para pemain silahkan berkumpul di tengah lapangan."
beberapa saat kemudian para pemain sudah mulai berdatangan, begitu juga para host tersebut. Tiba - tiba sebuah pangung muncul di tengah lapangan, Tomi seketika menaiki pangung tersebut dan mulai menjelaskan.
" Saya Sora dan juga Hideko, telah mengetahui pelakunya yaitu Nyonya Saisi yang merupakan salah satu host dari permainan ini, ternyata cukup mudah ya kalian ternyata menjebak kami dan membuat kami saling menyalahkan satu sama lain."
__ADS_1
Tiba - tiba seorang wanita muncul dan menepuk tangan. " Wah, wah,wah.... ternyata kau pintar juga, teka - teki ini sangat mudah ihooo... namun, baru kalian pecahkan saat ini sunguh naif... Ya jadi sebagai balasan nya kalian boleh pergi dan kami akan menungu kalian lagi di game selanjutnya sampai jumpa."
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~`
Hideko, Sora , Yukiko dan juga Haruto akhirnya kembali di game Gemu no sekai, mereka ternyata di beri potongan terakhir sehingga mereka dapat melanjutkan perjalanan mereka.
" Ya ampun kamu sangat mengawatirkan kalian."
Sora pun menjelaskan yang terjadi tadi namun, untung nya mereka hanya terjebak tidak terlalu lama. Agar tidak membuang - buang waktu lagi mereka pun segera memasukan potongan terakhir tersebut.
" Welcome to red forest."
Mereka pun segera keluar dari maze tersebut dan melihat hutan yang hampir keseluruhan nya berwarna merah, sampai rumput nya pun berwarna merah. Mereka juga melihat hewan aneh lainnya dan ada juga ikan terbang yang berwarna merah putih,Haruto tiba - tiba di tabrak oleh ikan tebang tersebut.
" AWAASS KAU IKAAANN AKAN KU MASAKKK!!!."
Mereka tertawa dengan perilaku Haruto yang nampak seperti anak kecil tersebut. Mereka menemukan sebuah aliran sungai, mereka pun meminum air tersebut agar tidak haus di pertengahan jalan, dan mereka juga mengambil air tersebut untuk persediaan.
Tak terasa matahari sudah tenggelam, karena sudah malam mereka memutuskan untuk mendirikan tenda di tengah padang rumput. Di padng rumput tersebut banyak sekali kunang - kunang bertebangan namun, kunang - kunang tersebut memancarkan cahaya merah yang sangat terang menderang yang menerangi malam mereka.
Sebelum tidur Sora memasakan makan malam untuk mereka, karena jika tidur dalam keadaan lapar tidak akan tidur dengan nyenyak. Setelah selesai makan malam mereka pun masuk ke tenda masing - masing, mereka pun mengistirahat kan mata dan tubuh mereka untuk perjalanan besok hari.
Malam ini sunguh senyap sekali bahkan tidak ada suara angin atau pun suara hewan - hewan. Hideko tidak bisa tidur, di dalam tenda terlalu panas dan juga sempit karena ia tidur bersama Yukiko, seketika suasana berubah dan juga kunang - kunang hilang, bulan juga tertutupi oleh awan sehinga menjadi gelap. Lalu tiba - tiba sebuah bayangan melesat dengan cepat di belakang Hideko, dan bayangan tersebut melesat kembali di depan Hideko, ia seketika terdiam saat mellihat sosok bayangan tersebut. Hideko tersenyum saat melihat orang tersebut, sudah lama ia tidak bertemu dengan nya.
" Kau rupanya.."
__ADS_1