ANOTHER WORLD : A RANDOM GAME

ANOTHER WORLD : A RANDOM GAME
ACT 42


__ADS_3

Setelah melihat semua fitur dan mereka memperoleh informasi baru, mereka meletakan ponsel tersebut di saku. Mereka kembali menelusuri rumah tersebut dengan seksama namun, rupanya tidak ada apa pun lagi selain ponsel yang jatuh dari atas atap bukan langit.


Tiba - tiba Liontin yang di kenakan mereka berempat memancarkan cahaya berwarna merah yang sangat terang sekali dan berbunyi terus menerus.


" Bahaya Putri Seina sedang dalam bahaya."


Liontin yang di kenakan Sora mengeluarkan sebuah layar yag menunjukan saat Putri Seina memakan kue yang


mengandung obat tidur, dan kue - kue kecil berbentuk cup cake memasukan Putri Seina ke dalam sebuah kereta angsa yang di pimpin oleh seorang pemuda berambut putih dengan jubah berwarna abu, membawa Putri Seina pergi dengan begitu mudah nya. Karena para prajurit juga ikut memakan Kue tersebut yang membuat semua nya


tertidur sementara. Dan seorang wanita salah satu kesatria di kerajaan tersebut menghubungi mereka lewat liontin tersebut, dan memberi tahu mereka akan segera menjemput mereka dengan segera.


Setelah mengetahui hal tersebut mereka semua bergegas menuju ke Istana namun, tiba - tiba Ponsel tersebut berbunyi yang menandakan ada misi terbaru.


Mision Time


Kai dan Sora di perintahkan untuk menjalani misi penyelamatan Putri Seina, Haruto dan Yukiko di perintahkan untuk menemukan Pedang legenda dan Sato, Hideko akan menjalani misi penyelamatan hewan - hewan langka yang selama bertahun - tahun di kunci di sebuah tempa rahasia. Lalu Lydia seperti biasa ia selalu saja menghilang secara tiba - tiba dan tidak memberi kabar atau pun tujuan ia pergi kemana pada mereka.


Catty akan ikut bersama Sora dan juga Kai, setelah itu mereka bersiap - siap dan berpisah untuk menuju tujuan yang di berikan Ponsel tersebut.


Sora dan Kai akhirnya di antar menuju istana oleh prajurit yang di perintahkan mengantar mereka. Setelah sampai


mereka di sambut oleh para kesatria perak dan juga perunggu di istana. Tak lama kemudian seorang wanita berambut kuning yang di ikat menggunakan zirah emas dan memegang pedang yang sangat besar sekali.


" Selamat datang tuan - tuan di kerajaan kami."


Ucap nya sembari membungkuk pada mereka berdua, wanita tersebut ternyata merupakan ketua dari para kesatria


tersebut. Wanita tersebut memberikan sebuah gulungan peta pada Sora dan meminta Sora untuk membukanya.


Saat di buka terlihat sebuah kerajaan dan juga beberapa daerah lain nya. Kesatria wanita tersebut meminta bantuan mereka untuk menyelamat kan Putri Seina. Kesatria tersebut juga memberikan sebuah gelang untuk di jadikan pelacak Sora dan Kai agar tidak hilang. Ksatria tersebut mengatakan mereka harus pergi pada sebuah toko kue kemungkinan ada rahasia tersembunyi.


“ Baik kami akan berusaha sebisa mungkin.”


Kai dan Sora membungkuk lalu pergi keluar istana dan segera bergegas menuju toko kue tersebut. Sesampainya di toko kue mereka hanya menemukan ruangan kosong dengan banyak sekali kue – kue yang


sangat menggoda sekali.


Kai begitu senang, Kai duduk di depan perapian dan memakan kue namun tiba – tiba Kai menghilang begitu saja, membuah Sora sangat panik sekali dan Sora juga melihat sebuah remahan kue. Sora mengira setelah Kai memakan kue tersebut Kai hilang.

__ADS_1


Tiba – tiba saja Kai muncul dari dalam perapian tersebut, Sora sangatlah terkejut melihat Kai yang seperti tak


terbakar.


“ K-kai apa yang kau lakukan didalam sana!.”


Teriak Sora pada Kai, namun terlihat reaksi Kai yang seperti biasa saja karena rupanya api tersebut tidak panas


melainkan hanya trik tipuan. Sora pun memasuki perapian tersebut dan benar saja tidak terasa apa pun. Saat keluar dari tempat sempit tersebut mereka melihat sebuah kue cup yang kecil dan imut terlihat sedang menggelinding kan sebuah kue kecil.


Dan terlihat kedua kue itu sedang bermain – main seperti anak kecil saja, di sebrang mereka terlihat sebuah pintu


yang bertulisan di larang masuk namun, hal tersebut justru membuat mereka penasaran. Kai dan Sora pun menyelinap dia – diam menuju pintu tersebut, setelah sampai mereka menutup pintu tersebut secara diam – diam.


Dan alangkah mengejutkan nya banyak sekali ramuan – ramuan berwarna – warni dan bermacam – macam sekali. Kai melihat sebuah tangga yang dapat di geser kemana pun, Kai langsung saja menaiki nya begitu juga Sora. Sampai mereka tak sengaja menjatuh kan sebuah botol yang membuat kue – kue kecil berdatangan dan mengejar mereka berdua.


Keributan pun terjadi semua rak ramuan tersebut jatuh dan jadilah petasa warna – warni. Mereka berubah – ubah bentuk mulai dari jadi teko, sepatu, mie , sampah, pakaian dan akhirnya menjadi seorang anak kecil.


“ APAAA APAAN INI!.”


Teriak mereka berdua sembarimelihat  bentuk mereka sekarang ini dan juga wajah mereka yang berwarna warni. Kai dan Sora saling menertawakan satu sama lain karena mereka berwarna warni dan untung nya Catty tidak berubah menjadi kucing kecil. Dan untungnya semua barang mereka tidak hilang namun ya ukuran nya menjadi lebih kecil. Mereka meninggalkan beberapa barang mereka di sana agar tidak terlalu berat.


Sora bersembunyi di dalam sebuah kardus di dekat tembok sudut, setelah para prajurit pergi mereka pun keluar dan bertanya pada Catty bagaimana cara mengembalikan tubuh mereka seperti semula.


“ Nah caranya mudah! Kalian harus menemukan dua ramuan yang di miliki seorang penyihir tua dan juga Lady lake…”


Catty pun meminta peta tersebut lalu menandai lokasi kedua penyihir tersebut. Mereka pun segera bergegas menuju penyihir pertama yaitu zaga yababa yang berada di tengah – tengah danau yang kotor dan sangat bau.


“ Oi Sora aku pernah mendengar bahwa baba suka memakan anak kecil yang berkeliaran.”


Ucap Kai dengan tubuh sangat merinding dan ketakutan namun, reaksi Sora biasa saja. Mereka pun sampai di rumah Zaga Yababa, Sora mengetuk pintu rumah baba dan di sambut oleh penyihir tua tersebut


secara langsung.


“ Hei anak kecil di mana orang tua kalian.. malam malam seperti ini.”


“ Tidak ada.”


Jawab Sora dengan begitu santai sekali, Zaga Yababa mempersilahkan mereka masuk dengan senyum nya yang

__ADS_1


mengerikan. Baba menyajikan kue – kue yang terlihat sangat lezat, Kai langsung menghabiskan semua kue sendirian dan menyisakan satu buah kue untuk Sora.


Baru saja Sora akan memakan kue tersebut ponsel nya berbunyi dan mengatakan bahwa kue itu di beri obat tidur


oleh baba.


“ Anak – anak apa sudah selesai.”


Kai yang sudah mengantuk segera memasuki kamar dan tertidur lelap di kasur dan sementara Sora yang berfikir


untuk kabur karena tidak ada jendela. Dari luar terdengar suara baba yang tertawa dengan suara pisau yang sedang memotong sesuatu, Tiba – tiba Catty memberi tahu cara menyadarkan Kai yaitu dengan cara mengambilkan daun yang berada di dapur. Sora menyelinap diam – diam dan mengambil semua daun yang ada


di dapur. Sora memasukan semua daun kedalam mulut Kai hingga yang terakhir  berhasil, Kai terbatuk – batuk karena  banyak sekali daun di mulut nya.


“ Ohoookk apa kau gila aku bisa mati heh.’


“ Tapi intinya aku menyelamat kan mu.”


Ternyata baba mendengar percakapan mereka, membuat nya masuk kedalam Kai dan Sora segera mengambil sapu yang berada di kamar dan menendang jendela lalu menaiki nya.











__ADS_1


To be continue


__ADS_2