
" Sudah lama kita tidak bertemu."
Sudah lama sekali ia tidak bertemu dengan Pangeran Hikaru dan ia masih saja dalam bentuk hewan menyebalkan itu, namun tak lama kemudian Pangeran Hikari juga datang namun ia tidak sengaja tersandung batu, sungguh pertemuan yang sangat seru. Sora mendengar suara kebisingan di luar dan juga seperti ada lebih dari satu orang, Sora pun keluar dan saat melihat keluar ternyata mereka bertiga.
" Hei... hei.. kemana saja kalian selama ini... kurasa perjalanan kali ini akan sangat ramai ya.."
" Hahaha... memang ada siapa lagi?.. apa kah ada angota baru lagi selain anak bodoh itu."
Tiba- tiba Kai muncul dan langsung memukul kepala Pangeran Hikari, Akhirnya semua bangun karena keributan mereka berdua, dari malam yang sunyi menjadi malam yang sangat ramai dengan kembali nya mereka berdua malam ini akan menjadi malam yang sangat berisik semoga saja para hewan dapat tertidur dengan nyenyak dan tidak terngangu oleh mereka semua.
" heee ini masih malam jangan berisik, bagaimana jika hewan - hewan tergangu."
" Sudahlah Yukiko, lagi pula sebentar lagi fajar akan tiba.. dan sebaiknya kita segera bersiap -siap, ngomong - ngomong apa kalian berdua akan ikut dengan kami?."
Pangeran Hikaru dan Hikari tentu saja ikut dengan mereka, dan akhirnya perjalanan mereka menjadi sangat ramai sekali dengan anggota delapan orang, kurasa ini akan menjadi perjalanan yang sangat berisik dan penuh kenangan. Mereka pun bersiap - siap namun, Kai tiba - tiba teringat dengan kalung yang pernah ia bawa dan memberikan kalung tersebut pada Pangeran Hikaru.
Pangeran Hikaru kembali menjadi manusia bertepatan dengan fajar yang mulai terbit. Untuk pertama kalinya mereka melihat Pangeran Hikaru menjadi manusia. Pangeran Hikari seketika terkejut ternyata rubah menyebalkan itu ternyata kakak nya sendiri, pantas saja suaranya tidak asing baginya.
" Kkakak!, jadi selama ini kau menjadi rubah kecil aneh dan buruk rupa?!."
" Siapa yang kau bilang buruk rupa hahh!!"
Saat mereka berdua dengan adu mulut ternyata mereka sudah pergi dan sudah ada di depan mereka. Mereka berdua segera berlari secepat mungkin mengejar mereka, setelah berjalan beberapa menit mereka sampai ke sebuah Goa yang cukup gelap.
__ADS_1
Mereka pun mencari alat penerangan di tas mereka namun, entah kenapa tidak ada satupun alat penerangan di tas mereka, mereka hanya menemukan sebuah bola metalik yang sangat keras dan saat di lempar bola tersebut berubah menjadi sebuah robot kucing dan matanya bisa mengeluarkan cahaya yang sangat terang, nama dari robot tersebut adalah Catty dan ia merupakan ciptaan dari seorang profesor yang sangat cerdas namun, Profesor tersebut di kabarkan hilang tiga tahun yang lalu entah kemana ia pergi.
Catty pun memimpin perjalanan ia berada di depan untuk menyinari jalanan, rupanya Goa tersebut sangat lah panjang dan Catty memberi tahu pada mereka mungkin jika tidak ada halangan mereka akan keluar pada malam hari, karena Goa ini sangat lah dalam dan kabarnya dalam Goa ini ada seorang penunggu yang sangat mengerikan, mereka berharap agar tidak bertemu dengan nya.
" A apakah penunggu nya adalah hantu??"
Dari matanya ia mengeluarkan sebuah layar dengan seluruh informasi tentang monster tersebut dan Catty memberi tahu untuk waspada karena monster tersebut dapat menirukan bentuk makhluk hidup apa pun.
" Waspada lah mungkin ia meniru salah satu dari kalian, tetap waspada."
Untuk berjaga - jaga mereka mengeluar kan saja senjata mereka mungkin mereka akan melawan makhluk tersebut. Mereka pun menyusuri Goa tersebut dan di dalam Goa tersebut banyak sekali coretan kuno dan jika di perhatikan gambar tersebut seperti cerita, setelah mereka susun dan perhatikan gambaran tersebut menceritakan seorang Pangeran yang akan mendatangkan malam petaka untuk seluruh dunia dan semua orang mulai takut dan memburu Pangeran tersebut dan ternyata Pangeran tersebut memiliki seorang adik. Pangeran tersebut di tangkap oleh seorang penyihir jahat dan di tahan di suatu tempat yang jauh untuk segera di musnahkan, sehingga adiknya lah yang harus memimpin dan memikul beban yang di tingalkan oleh kaka nya.
" Jika di pikir - pikir mengapa cerita ini hampir mirip dengan cerita Putri Seina." Gumam Sora.
" Bagaimana ini!."
Kedua Hideko saling tunjuk menunjuk dan mengatakan bahwa ia yang asli namun, sangat sulit sekali membedakan mana yang asli dan yang palsu. Untung nya ada Catty yang membantu memindai tubuh dan juga DNA dari Hideko yang membuat mereka tahu bahwa Hideko yang kanan adalah palsu.
Sora mengayunkan pedang miliknya dan menyerang makhluk tersebut namun, pedang tersebut justru menembus serangan nya.
" Awas di belakang!."
Seketika Sora terpental menghancurkan dinding Goa tersebut, Goa tersebut mulai runtuh mungkin saja akan hancur, mereka segera berlari secepat mungkin dari Goa tersebut namun, Goa tersbeut seperti tidak ada akhirnya dari tadi mereka sudah berlari secepat mungkin namun, mereka seperti berputar - putar saja. Ternyata penyebab nya karena hal tersebut di sebabkan oleh kemampuan ilusi makhluk tersebut.
__ADS_1
" Apa apa an ini! kenapa kita hanya berputar - putar."
Makhluk tersebut kembali menjelema menjadi Yukiko, namunn jika makhluk itu menjadi Yukiko sangat sekali mundah untuk di tebak, mana mungkin Yukiko tidak bisa marah jika Haruto mengambil barang milik nya. Sora mencoba mengarahkan pedangnya pada makhluk tersebut namun, lagi - lagi ia di tipu oleh ilusi sialan itu.
Note: Makhluk ini merupakan makhluk yang memiliki fisik seperti manusia dan berakal juga layaknya manusia
Makhluk mengeluarkan sebuah perisai yang berbentuk seperti kepala medusa, Makhluk tersebut mengarahkan perisai tersebut kepada Hideko.
" Hideko tutup mata mu!." Teriak Sora.
Namun, sudah terlambat Hideko sudah melihat perisai tersebut sehingga membuatnya menjadi sebuah patung. Begitu juga dengan Yukiko mereka berdua tiidak bisa bergerak sama sekali, mereka yang masih tersisa bersembunyi di balik batu sembari menyusun rencana untuk menghancur kan perisai tersebut agar Yukiko dan Hideko bisa kembali seperti semula.
Namun, ternyata makhluk tersebut sangat lah cerdik makhluk tersebut, mengancam jika mereka tidak segera keluar maka ia akan menghancurkan Hideko dan juga Yukiko. Mereka sudah kebingungan harus apa, karena walaupun mereka menutup mata mereka tetap saja akan menjadi patung, bahkan sekarang tubuh mereka sudah seperti kaku rasanya, Makhluk tersebut menghitung sampai dua puluh dan jika mereka tidak mau segera keluar maka ia akan segera menghancurkan mereka berdua.
" satu, dua..."
*
*
To be continue.
__ADS_1