Antara Pilihan Cinta Alea

Antara Pilihan Cinta Alea
Persiapan Pernikahan


__ADS_3

David sudah mondar mandir dari tadi , dia sudah memikirkan persiapan tentang pernikahan bersama Alea. Wajah David terlihat kusut beberapa kali dia menyimak Joni mengajarkan untuk ijab kabul.


"Joni, apakah kamu yakin bahwa ijab kabul seperti itu?" tanya David yang masih bingung.


"Iya bos, saya ini Muslim ya, pasti tau! oh iya bos apakah bos sudah khitan?" jawab Joni dan kini bertanya balik pada David.


"Apa itu khitan? perasaan aku baru pernah mendengarnya!" sahut David dan bertambah binggung.


"Khitan itu disunat maksudnya bos! " jawab Joni dengan malu malu menyimpan wajah yang ingin tertawa.


"Pertanyaan bodoh itu! untuk apa maksud pertanyaan itu kau tunjukkan padaku! Apakah kepala mu ingin aku pecahkan Joni!" ancam David yang terlihat kesal dengan pertanyaan privat bagi dirinya.


"Ampun bos! jangan marah! ini menyangkut kau berhubungan nanti bersama nona Alea! dalam Islam Harus dianjurkan untuk sunat apalagi berhubungan suami istri nantinya! bos mau nona Alea menolak bos!" Joni seakan acuh menjelaskan pada David padahal dia menahan tawa dari tadi.


David terlihat kesal dan merasa malu serta diremehkan,tapi dia harus berbesar hati demi mewujudkan kan keinginannya.


"Kau kira aku manusia macam apa! beruntung aku waktu kecil sudah disunat sebab mengalami kendala dalam buang air kecil, lalu aku disunat untuk anjuran dokter demi kesehatan ku! apa kau puas Joni!" wajah David sedikit merah memendam rasa kesalnya berserta rasa malunya pada Joni.


"Hahaha bos kau membuat ku gemas mendengarnya!" ucap Joni secara tidak sengaja dan membuat David marah.


"Diam kau Joni ! Jika kamu tertawa kepala mu akan aku pecahkan!" teriak David dan membuat Joni diam seribu bahasa.


Joni lupa bahwa dihadapannya adalah bosnya bukan pria tampan yang biasa, dengan sedikit tenang Joni merasa menyesal akan perbuatannya.


"Maafkan aku bos, aku tidak bermaksud begitu! mari kita belajar lagi untuk ijab kabul agar bos bisa mengucapkan secara lancar !" ajak Joni pada David.


"Aku tidak mau aku malas!" David merajuk bagai anak kecil.

__ADS_1


"Ayolah bos, apa perlu aku suruh nona Alea kesini!" Joni menatap David.


"Sungguh keterlaluan kamu Joni! ayo jangan terlalu panjang,aku sulit menghapalnya!" kata David.


"Iya bos!" sahut Joni.


*****


Alea terlihat sedih bahwa besok akan dilakukan pernikahannya dengan David. Air matanya terjatuh dan tubuhnya sedikit mulai mengurus, pikirannya membayangkan akan nasib dia dan juga Rony kakaknya. Alea sangat merindukan Rony , ada rasa. keputus asaan Alea akan takdir yang menyangkut hidupnya. Apalagi pernikahan semakin dipercepat membuat Alea bertambah murung.


Pelayan wanita datang silih berganti merawat Alea , kuku tangannya dihias dengan indah dan dia dilulur dengan aroma mawar segar. Semua pelayan tidak banyak bicara ketika melihat gadis cantik tubuhnya bagaikan kapas putih yang lembut dan rambut coklat yang indah berkilau. Sebenarnya pernikahan itu dirahasiakan hanya para pelayan yang tau , dan membuat persiapan pernikahan secara mendadak dan rahasia.


Alea hanya menurut namun sedikit pucat wajahnya hampir semalam dia tidak bisa tidur sebab dia hanya menangis akan takdir masa depannya. Leni yang merasa iba datang menyuruh para pelayan keluar dan ingin bicara empat mata dengan Alea.


"Nona Alea berhentilah untuk bersedih!" kata Leni secara pelan.


Alea melihat Leni yang terlihat bingung dan matanya mengharap agar Alea harus kuat.


"Nona, aku tidak tau betapa beratnya semua masalah mu! tapi ingatlah nona, anda harus pandai membujuk tuan David agar anda bisa memperoleh kebebasan!" Leni berusaha untuk meyakinkan Alea agar tetap kuat.


"Begitu hormatnya bajingan itu hingga kalian takut. padanya! dan lebih baik mengalah dan membujuknya dari pada kabur dari tempat ini! kak Leni, aku tidak sanggup!" kata Alea sambil meneteskan air matanya.


"Nona , anda tidak tau betapa bahayanya tuan David! kami tidak memiliki pilihan lain kecuali berkerja dan melayani permintaannya! Nona anda satu satunya gadis yang pernah dia ajak serius dan yang lain belum pernah! berarti Anda wanita istimewa bagi tuan!" kata Leni mencoba membujuk Alea.


"Aku tidak bangga akan semua itu! jika waktu bisa berputar aku ingin rubah segalanya, dan sekarang aku harus menerima kenyataan pahit hidupku!" sahut Alea yang berdiri dengan menyisir rambutnya.


"Nona, kesabaran anda akan membuahkan hasil! aku harap nona bisa merubah tuan kejalan yang lebih baik! Nona semuanya belum berakhir, ayolah nona untuk bangkit dan kuat!" ucap Leni dan lalu pergi.

__ADS_1


Alea hanya diam dan melihat gaun pengantin yang tertutup tapi terlihat indah . Gaun itu berwarna coklat keputihan dan sangat pas untuk ukuran tubuh Alea dan dengan pikirannya yang melayang akan masalah Alea tertidur pulas di tempat tidurnya.


...****************...


Rony baru saja keluar rumah ketika tubuhnya sudah mulai membaik, dia sengaja meninggalkan Sekar agar dia tidak ingin larut akan masalah dan juga perasaannya. Rony duduk dibawah pohon yang dekat dengan danau dan seseorang datang menghampiri Rony yang tengah melihat cahaya sang mentari.


"Boleh aku duduk!"sapa pria itu.


" Boleh!" jawab Rony singkat.


"Besok akan ada pernikahan adikmu bersama David!" ucap pria itu dan menutup kepalanya memakai topi dan juga mengenakan kacamata hitam.


"Apa? Alea akan menikah!" Rony terlihat kaget.


"Iya, kau harus mencegah pernikahannya!" kata pria itu.


Rony menatap seksama dan memperhatikan , kenapa pria itu ingin membatalkannya.


"Kamu siapa? kenapa kamu bicara begitu! apakah kamu musuhnya David?" tanya Rony beruntun.


"Kau tidak boleh tau aku! aku sudah lama membenci David, ini saatnya kita harus membuat kehancuran David dan membuatnya malu!" ucap pria itu.


"Apakah kamu tidak tau betapa bahayanya David! kau tidak tahu siapa yang kamu hadapi! Aku tidak bisa!" kata Rony mulai menjauh.


Pria itu mengejar Rony dan membuka kaca matanya dan menatap Rony. Rony tidak mengenalnya tapi dia adalah Kevin supir David.


"Apakah kau mau menyiksa adik mu dan membiarkan dia menikah dengan monster kelamin!" ucap Kevin memprokasi Rony.

__ADS_1


Batin Rony menjerit mendengar ucapan Kevin yang begitu memikirkan nasib Alea adiknya.


" Beri tahu aku bagaimana cara mu untuk membatalkan pernikahannya,! kau tau nasib semua orang ada ditangan ku, jika aku berani membatalkan semua itu! aku lelah dengan banyak korban berjatuhan! kau kira aku membiarkan adikku menikah dengan pria itu! aku sangat terluka, jika kamu mampu membawa Alea kerangan ku maka aku sanggup membayar mu dengan cukup tinggi!" Kata Rony pada Kevin


__ADS_2